Transformasi digital dalam pendidikan menuntut lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan teknologi secara optimal, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Arab yang memiliki karakteristik khusus dalam pengembangan keterampilan berbahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab di MA Darul Huffazh serta menganalisis peluang dan hambatan implementasinya di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 68 siswa sebagai partisipan melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara kolaboratif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab mampu meningkatkan keterlibatan siswa dari 48% menjadi 76%. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan kemampuan memahami materi, khususnya dalam penguasaan mufradat dan qira’ah melalui media digital interaktif. Meskipun demikian, implementasi teknologi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur, akses perangkat, serta variasi kemampuan literasi digital siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR efektif dalam mendorong optimalisasi teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab, namun memerlukan dukungan berkelanjutan dari institusi.