Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KINERJA OPERASIONAL SIMPANG TAK BERSINYAL BATU MERAH - MARDIKA Maitimu, Anthoneta; Wairatta, Frets Axl; Kakaly, Sulastri
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2776

Abstract

Simpang tak bersinyal Batu Merah-Mardika Kota Ambon perlu di analisis tingkat kinerja operasionalnya. Kapasitas dasar jalan, perilaku lalu lintas, volume arus lalu lintas, beragam jenis kendaraan, hambatan samping yang tinggi, pertumbuhan perekonomian maupun perniagaaan menjadi penyebab utama kemacetan sering terjadi. Untuk mengetahui kinerja opersional simpang maka perlu dilakukan penelitian atau analisis pada simpang tak bersinyal Batu Merah – Mardika Kota Ambon .Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data arus lalu lintas, hambatan samping, kecepatan,geometrik jalan serta jumlah penduduk. Data kemudian dianalisis menggunakan MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) Tahun 1997 dan MS Excel. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Kesatrian pada jam puncak pada hari Rabu 31 Juli 2024 pukul 17.00 – 18.00 WIT memiliki DS = 2.16 dengan Qtot = 5573 C= 2575 dengan hambatan samping yang sangat tinggi serta kecepatan rata-rata 11.76 km/jam dan Jl. Rijali – Jl. Mutiara pada jam puncak 17.00 – 18.00 WIT dengan DS= 2.14 per arus lalu lintas 5585 smp/jam dan kapasitas sebesar 2613 serta hambatan samping yang sangat tinggi. Faktor yang mempengaruhi kinerja operasional simpang adalah tingginya hambatan samping, besarnya volume arus lalu lintas dari kapasitas simpang yang tersedia, banyaknya pelanggaran lalu lintas seperti melawan arah dan parkir pada badan jalan.  
Perencanaan Dinding Penahan Tanah pada Ruas Jalan Dr. J. Leimena. Hative Besar Kota Ambon: The Planning of Retaining Wall on the road of Dr. J. Leimena Hative Besar in Ambon City Tuasuun, Fanny; Maitimu, Anthoneta; Latar, Sjafrudin
LITERA: Jurnal Ilmiah Mutidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): LITERA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The road of Dr. J. Leimena, which is in Hative Besar Village, Ambon City, is one of the provincial roads affected by landslides caused by high intensity rain and strong winds that hit Ambon City, which caused damage to the retaining walls and also caused damage to Several buildings belonging to residents are located around the retaining wall, so repairs and re-planning of the damaged retaining wall are needed. The design of this retaining wall uses a gravity type wall and uses theory and empirical formulas according to Rankine to calculate active earth pressure and passive earth pressure on the retaining wall as well as terzaghi regarding the bearing capacity of the soil. The results of planning the dimensions of a retaining wall using a gravity type retaining wall with a height (H) = 5 m, bottom width (B) = 3.5 m, top width (T) = 0.8 m and Df = 0.83 m. The safety factor obtained from retaining wall planning is that the wall is stable against shear forces with a value of 2.6 > 1.5 (safe) and the wall is stable against overturning forces with a value of 2.6 > 1.5 (safe).
Analisis Penanganan Kelongsoran Lereng Ruas Jalan Leahari-Hukurila Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon Maitimu, Anthoneta; Thenu, Rivalino Narada; Latar, Sjafrudin
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i6.643

Abstract

Ruas jalan Leahari-Hukurila yang terletak di kota ambon tepatnya di kecamatan leitimur selatan Kota ambon pada STA 00+000-STA 03+850 dengan panjang 3850 meter,ada 2 titik yang kerap mengalami longsor yakni yang pertama pada STA 03+150-STA 03+180 dan titik ang ke dua pada STA 03+750-STA 03+790  karena hujan lokasinya berada di daerah lereng,bukan hanya longsor saja bebatuan besar juga kerap terlepas hingga jatuh di jalan.hal ini menjadi hambatan bagi masyarakat,sebagian masyarakat juga takut untuk melewati kawasan tersebut karena sangat bahaya apabila tiba-tiba terjadinya longsor di daerah lereng. Data primer yaitu sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data, cara yang digunakan untuk mengumpulkan data primer adalah interview,p engamatan, observasi, dan dokumentasi. Perhitungan volume longsor sebesar 2,400 m3,dengan peralatan utama yang digunakan adalah excavator dan dump truck. Excavator tersebut mempunyai produktivitas  630 m3/hari untuk 1 unit dan 1,890 m3/hari untuk 3 unit, dengan waktu penyelesaian pekerjaan dalam waktu 2 hari . dump truck tersebut memiliki kapasitas produksi 12,769 m3/jam dengan waktu penyelesaian 6 hari untuk longsor 2,400 m3. Lokasi kedua memiliki voleme kelongsoran 20,400 m3 dan juga  menggunakan  excavator dan dump truck produktivitas excavator tersebut sebesar 653,62 m3 /hari untuk 1 unit, 1.307,24 m3/hari untuk 2 unit , dan waktu penyelesaian pekerjaan selama 16 hari dump truck mempunyai kapasitas produksi 11,857 m3/jam dan menyelesaikan  tugasnya dalam waktu  6 hari selain itu wheel loader di perkenalkan dengan kapasitas produksi 299,82 m3/jam ,menyelesaikan pekerjaan dalam 7 hari untuk tanah longsor seluas 20,400 m3.