Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Keterampilan Berbahasa Inggris Melalui Kegiatan Pertemuan Bahasa Inggris Amin, Fatimah Hidayahni; Luhriyani, Seny; Asfah, Indrawaty; Hanafie, Nurharsyah Khaer; Amirullah, Amirullah
Humanis Vol 23, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v23i1.62554

Abstract

Abstrak. This training aims to equip and train practical, active and interactive English language skills through English meetings for students at UPT SPF SMPN 40 Makassar, especially those who have an interest and desire to improve their English language skills. The activities carried out in this training were English Meeting and English Fun Day. The methods used are socialization, discussion, consultation, briefing, and group games. This training lasted for approximately four months. The results of this training show that students feel more interested in learning English which is packaged in English meetings with active, interactive, educational, and fun activities, and the material is appropriate to their daily lives. Through these two activities, students can explore and hone their English language skills, especially listening and speaking skills, and can add a lot of knowledge related to the material discussed Abstract. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih kemampuan berbahasa Inggris secara praktis, aktif dan interaktif melalui pertemuan bahasa Inggris bagi siswa di UPT SPF SMPN 40 Makassar, khususnya yang mempunyai minat dan keinginan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah English Meeting dan English Fun Day. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, diskusi, konsultasi, pembekalan, dan permainan kelompok. Pelatihan ini berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa siswa merasa lebih tertarik untuk belajar bahasa Inggris yang dikemas dalam pertemuan bahasa Inggris dengan kegiatan yang aktif, interaktif, mendidik, menyenangkan, dan materinya sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kedua kegiatan tersebut, siswa dapat mengeksplorasi dan mengasah kemampuan berbahasa Inggris khususnya kemampuan mendengar dan berbicara, serta dapat menambah banyak pengetahuan terkait materi yang dibahas.
Implementasi Hukum Dalam Penyalahgunaan Obat Tramadol Pada Remaja Ningsih, Nur; Dhahry, Irsyad; Hanafie, Nurharsyah Khaer
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v9i1.343

Abstract

This study aims: (i) To find out how far the implementation of legal provisions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima district. (ii) To find out the appropriate sanctions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency. This research method uses a type of qualitative research with a descriptive approach, the data sources used are primary and secondary data, using observation, interview and documentation data collection techniques and using source triangulation analysis techniques. Research results show that, (i) Implementation of legal provisions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency is conducting counseling related to the provisions of the Narcotics and Health Law, as well as holding religious activities and placing banners containing the crime of Narcotics Abuse, which already includes including Tramadol medicine, involving Bhabinkamtibmas, village heads, community leaders, religious leaders, youth leaders and community elements. (ii) Appropriate sanctions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency, namely the Narcotics Unit and the Bima Regency Health Office put juridical emphasis and implementation of health regulations. As explained in article 197 below: If a person deliberately produces or distributes and trades and uses illegally, for his actions, the alleged perpetrator is subject to Article 196 in conjunction with Article 197 of Law Number 36 of 2009 concerning Health with a penalty of 10 to 15 years in prison and also in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics namely in articles 111 to article 121. Thus the efforts made by the Bima Regency government have been quite optimal.
Tinjauan Yuridis Tanggung Jawab Terbatas Perseroan Perorangan sebagai Badan Hukum Sumarlin, Muhammad Ikzhan; Hanafie, Nurharsyah Khaer; Firmansyah, Firmansyah; Muhtar, Muhtar
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.71335

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tanggung jawab terbatas (limited liability) dalam perseroan perorangan sebagai badan hukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalisis apakah implementasi tanggung jawab terbatas (limited liability) pada perseroan perorangan sebagai badan hukum sudah sesuai dengan prinsip entitas terpisah (separate entity). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab terbatas (limited liability) dalam perseroan perorangan sebagai badan hukum tidak sejalan dengan prinsip entitas terpisah (separate entity) yang pada dasarnya merupakan prinsip yang membentuk tanggung jawab terbatas pada perseroan. Karena kedudukan pemilik perseroan perorangan merupakan pemegang saham sekaligus direksi dalam perseroan perorangan. Kedudukan pemilik sebagai pemegang saham sekaligus direksi dalam perseroan perorangan membuat kepentingan perseroan perorangan dengan kepentingan pemegang saham dalam hal ini pemilik merupakan dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Sehingga tanggung jawab terbatas dalam perseroan perorangan hanya akan mempebesar kemungkinan perseroan perorangan dimanfaatkan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi, yang pada akhirnya menyebabkan perseroan perorangan dan pihak ketiga yang memiliki hubungan hukum dengan perseroan perorangan mengalami kerugian.