Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Pedestrian bagi Pengguna pada Kawasan Jalan Braga Bandung Utami, Varina; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Braga merupakan Kawasan wisata terkenal dan sering dikunjungi di Kota Bandung. Banyaknya bangunan heritage dan pusat komersial membuat Kawasan ini ramai pengunjung, terutama pejalan kaki. Pedestrian menjadi peran yang penting untuk mendukung kenyamanan pengguna dengan fasilitas yang disediakan, misalnya pengadaan tempat duduk, jalur penyandang disabilitas, dan fasilitas pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jalur pedestrian yang berkaitan dengan EPH berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 Tahun 2014 serta persepsi pengguna. Dengan demikian dapat mengetahui sarana dan prasarana yang sesuai. Metode penelitiaan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, survey lapangan dan observasi ke Lokasi studi, serta kuesioner yang diberikan kepada responden. Hasil dari penelitian ini adalah Pedestrian Jalan Braga menurut standar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 Tahun 2014, seperti tempat duduk, dimensi trotoar, marka, rambu, signage, Area penyebrangan, keberadaan vegetasi, tempat sampah, dan lampu penerangan sudah memenuhi standar. Namun perlu diperhatikan mengenai pagar dan ramp yang belum ada. Peran pemerintah dibutuhkan agar dapat lebih aktif dalam menampung aspirasi baik itu kritik ataupun saran dari Masyarakat, terutama pengunjung pada Kawasan Jalan Braga. Keluhan pengguna dapat dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan untuk di kemudian hari.
Evaluasi Placemaking The Hallway Space terhadap Teori Project for Public Spaces Kusumo, Satrio Bimo; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan konsep placemaking pada The Hallway Space, Bandung, sebagai upaya menghidupkan kembali ruang publik yang terbengkalai di lantai dua Pasar Kosambi. Dengan mengacu pada kerangka The Place Diagram dari Project for Public Spaces (PPS), Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk implementasi placemaking di lokasi lain, guna menghidupkan kembali ruang publik yang terbengkalai. Penelitian ini mengevaluasi elemen seperti aksesibilitas, kenyamanan, keragaman aktivitas, dan interaksi sosial melalui metode deskriptif kualitatif berbasis observasi langsung dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip placemaking telah berhasil diterapkan, mentransformasi The Hallway Space menjadi ruang publik yang inklusif, nyaman, dan mendukung kegiatan sosial, budaya, serta ekonomi. Secara keseluruhan, The Hallway Space telah menetapkan placemaking sebagai strategi efektif dalam menciptakan ruang publik yang fungsional dan berdaya guna. Kesimpulan ini memberikan pemahaman tentang pentingnya placemaking dalam upaya menghidupkan ruang publik yang terbengkalai di lokasi lain.
Evaluasi Purna Huni Ruang Belajar Kolaboratif di Gedung A Sekolah YPJ Kuala Kencana Pramesti, Dyah Ayu Graita; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah YPJ Kuala Kencana sudah berdiri sejak 1997 sebagai sekolah modern yang berada di Mimika, Papua. Dikawasan Sekolah YPJ Kuala Kencana terdapat Gedung A yang berfungsi sebagai fasilitas belajarmengajar. Gedung tersebut sempat digunakan tetapi pada akhirnya tidak bisa digunakan secara maksimal karena beberapa faktor. Maka, perlu adanya evaluasi hingga menemukan aspek-aspek apa yang perlu dipertimbangkan untuk adanya perbaikan maupun penambahan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Ruang Belajar Kolaboratif yang ada di Gedung A Sekolah YPJ Kuala Kencana agar dapat mengetahui kesesuaian ruang belajar untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan metode kualitatif-deskriptif dengan mengkategorikan aspek teknikal, fungsional, dan perilaku. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Evaluasi Klasifikasi Ruang Belajar Kolaboratif dan Evaluasi Purna Huni di Gedung A YPJ Kuala Kencana ditemukan hal yang perlu adanya perbaikan dan penambahan fasilitas.
Evaluasi Taman Cibeunying Bandung sebagai Ruang Publik Ramah Anak Puspita, Pratiwi Indah; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik ramah anak merupakan elemen penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara fisik, sosial, dan emosional. Namun, banyak taman kota di Indonesia, termasuk Taman Cibeunying Bandung, belum sepenuhnya memenuhi standar ramah anak. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana taman tersebut mendukung prinsip ruang publik ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Taman Cibeunying berdasarkan pedoman RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak), meliputi aspek kemudahan, keselamatan, keamanan, kesehatan/kebersihan, dan kenyamanan .Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan observasi langsung dan analisis skoring. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian taman sebesar 32,34%, dengan aspek kenyamanan memiliki skor tertinggi, sedangkan aspek keamanan dan kesehatan/kebersihan memerlukan perbaikan signifikan. Kesimpulannya, Taman Cibeunying belum memenuhi kriteria ruang publik ramah anak secara optimal. Diperlukan perbaikan fasilitas inklusif, pencahayaan, sistem pengawasan, dan elemen edukasi untuk meningkatkan kualitas taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
Kajian Akademik Pengembangan RDTR Desa Benangin I berbasis Optimalisasi Keterkaitan Mata Pencarian Utama Masyarakat Mujahid, Alif Luqman; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan instrumen dalam perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan keseimbangan antara kebutuhan ruang dan keberlanjutan kehidupan masyarakat. Desa Benangin, dengan karakteristik mata pencaharian utama penduduknya yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan, maka membutuhkan pengembangan ruang yang mendukung kelangsungan sektor-sektor tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam pengembangan desa dengan pertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi lapangan dan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama tim teknis RDTR ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain RDTR yang berbasis pada keterkaitan mata pencaharian utama dapat menciptakan integrasi yang lebih baik antara ruang hunian, ruang produksi, ruang pelayanan, dan ruang hijau sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan desa.
Kajian Ergonomi Ruang dan Tata Letak pada Warung Nasi Tangkar Abah Ading Harjono, Bima Aji; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tata letak dan ergonomi ruang pada Warung Nasi Tangkar Abah Ading untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dan efisiensi kerja karyawan. Dengan metode kualitatif, penelitian ini mencakup observasi langsung terhadap pola pergerakan, penataan furnitur, dan pengelolaan zona ruang. Hasilnya menunjukkan bahwa tata letak eksisting telah memenuhi beberapa standar dasar ergonomi, seperti zonasi ruang yang jelas, namun masih terdapat kendala pada dimensi furnitur yang tidak ergonomis dan jalur sirkulasi yang kurang efisien. Rekomendasi meliputi optimalisasi jalur karyawan dan pelanggan, penyesuaian furnitur sesuai standar ergonomi, serta penggunaan teknologi desain untuk simulasi tata letak. Implementasi perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, produktivitas karyawan, dan menjadi contoh bagi UKM dalam menciptakan ruang yang efisien dan ergonomis.
Evaluasi Kriteria Green Construction pada Proyek Konstruksi Gedung (Studi Kasus: Revitalisasi Eks Pabrik Gula X di Karanganyar) Solikin, Mochamad; Qomarun, Q; Wicakssono, Oki Bagus
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2021: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.985 KB)

Abstract

Konstruksi merupakan salah satu sumber kerusakan lingkungan. Salah satu upaya mengurangi dampak lingkungan akibat kegiatan konstruksi adalah dengan konsep green construction. Bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proyek menerapkan green construction, pengaruh biaya dan manfaat yang diperoleh dari konsep green construction, serta mengetahui bagaimana keuntungan yang diperoleh dalam menerapkan konsep green construction. Menggunakan teknik pengumpulan data dengan pengamatan langsung, wawancara, dan dokumentasi. Evaluasi green construction dilakukan dengan menggunakan sistem penilaian Model Assessment Wulfram I. Ervianto Versi 1.2 – tahun 2015 (1). Hasil penilaian mendapatkan nilai 14,95 dari 21,92 atau 68,20 %. Green construction tidak menambah biaya pelaksanaan pada kontrak kerja proyek design and build tetapi memberikan manfaat yang baik bagi pengurangan dampak lingkungan akibat kegiatan konstruksi dan lebih hemat untuk diterapkan pada proyek konstruksi gedung.
Penerapan Metode CPM pada Simulasi Penjadwalan Ulang di Pembangunan Proyek Gedung Parkir Instalasi Rawat Jalan (Studi Kasus RS X Kota Semarang ) Prasojo, Sudono Mukti; Solikin, Mochamad; Qomarun, Q
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.383 KB)

Abstract

Terjadinya ketidaksesuaian antara jadwal rencana dan realisasi di lapangan yang dapat mengakibatkan pertambahan waktu dan pembengkakan biaya pelaksanaan. Masalah dimulai dari perencanaan proyek yang ditargetkan selesai pada akhir bulan desember 2018 akan tetapi beberapa permasalahan antara lain adanya keterbatasan lahan yang akan dibangun, pelaksanaan pengecoran hanya boleh dilaksanakan pada malam hari (pukul 19.00 WIB – 05.30 WIB), terjadi kemunduran dalam pelaksanaan penyelesaian pekerjaan konstruksi hingga pertengahan januari 2019. Dari data time schedulle pelaksanaan bahwa sisa progress untuk menyelesaikan pekerjaan sebesar 29,814 %. Penelitian ini bertujuan Mengidentifikasi masalah dari pelaksanaan proyek dan Menganalisis pemilihan waktu penjadwalan ulang dengan simulasi penjadwalan ulang pelaksanaan proyek pembangunan gedung parkir IRJA RS X Kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu analisis jaringan kerja CPM untuk menganalisis jalur kritis. Hasil simulasi penjadwalan ulang metode CPM dengan MS Project pada sisa waktu 54 hari kalender maka lintasan kritisnya yang didapat pada jenis Pekerjaan Mekanikal Dan Elektrikal karena jenis pekerjaan tersebut satu rangkaian pekerjaan yang tidak bisa ditunda serta membutuhkan penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu lembur untuk menyelesaikan tepat waktu.
Evaluasi Keandalan Bangunan Gedung Pertemuan Sasana Manggala Sukowati dan Gedung Kartini (Studi Kasus Gedung Pertemuan di Bawah Pengelolaan Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen) Sulistyono, Aribowo; Solikin, Mochamad; Qomarun, Q
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.767 KB)

Abstract

Pembangunan nasional bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat secara adil dan merata, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai makhluk sosial dalam menjalani kehidupan dan penghidupan yang lebih baik. Bangunan Gedung berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus. Dalam menjamin kelangsungan dan peningkatan kehidupan serta penghidupan penghuninya serta mewujudkan bangunan gedung yang fungsional, andal, berjati diri serta seimbang, serasi dan selaras dengan lingkungannya perlu adanya suatu pengaturan yang menjamin keandalan bangunan gedung. Keandalan bangunan gedung adalah keadaan bangunan gedung yang memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan bangunan gedung sesuai dengan kebutuhan fungsi yang telah ditetapkan. Kondisi bangunan gedung yang runtuh sebagian atau seluruhnya akibat kegagalan struktur sebagai dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam seperti angin kencang, gempa bumi, tanah longsor, perubahan fungsi dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai tingkat keandalan bangunan gedung pertemuan di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen. Serta untuk mengetahui hal-hal terkait rekomendasi-rekomendasi dan pertimbangan kegiatan penyempurnaan bangunan gedung yang harus dilakukan. Dalam hal ini adalah Gedung Pertemuan Sasana Manggala Sukowati (SMS) dan Gedung Kartini. Pemeriksaan keandalan gedung meliputi kegiatan pengamatan visual serta alat ukur apabila diperlukan. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) hanya digunakan sebagai cara untuk menyusun bobot tingkat kepentingan dan prioritas antar komponen-komponen gedung. Dengan urutan tingkat kepentingan/prioritas adalah komponen keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan Selanjutnya perhitungan keandalan gedung dihitung berdasarkan Permen PUPR No.27/PRT/M/2018 meliputi kelengkapan administrasi, kelengkapan gedung, analisis kerusakan dan perhitungan nilai tingkat keandalan gedung. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut nilai pemeriksaan keandalan bangunan yaitu Gedung Pertemuan Sasana Manggala Sukowati 94,49% dan Gedung Kartini 97,22%. dikategorikan andal, perlu dilakukan penyempurnaan dalam penyimpanan arsip-arsip pembangunan gedung baik secara fisik maupun elektronik. Selanjutnya perlu disediakan Ruang Laktasi dan dipertahankan anggaran pemeliharaan rutin/berkala tiap tahun.
Evaluasi Kinerja Supply Chain pada Konstruksi Gedung Sekolah dengan Menggunakan Pendekatan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Supply Chain Tiang Pancang Pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta) Herawaty, Shinta Putri; Nugroho, Munajat Tri; Qomarun, Q
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supply chain berperan penting dalam proyek konstruksi, kinerja supply chain yang optimal dapat meningkatkan efisiensi proyek, menghemat biaya, serta mempersiapkan perusahaan dalam menghadapi perssaingan antar rekanan. Penelitian ini dibatasi untuk mengevaluasi kinerja supply chain pada tiang pancang dan bertujuan untuk mengidentifikasi bobot pengaruh setiap kriteria SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain tiang pancang menggunakan metode AHP, pengukuran kinerja supply chain dilakukan menggunakan metode SCOR versi 11, hasil dari pengukuran kemudian dilakukan identifikasi dan memberikan saran perbaikan terhadap kinerja supply chain yang rendah. Hasil penelitian kinerja SCOR yang diperlukan dalam pengukuran kinerja supply chain tiang pancang pada proyek pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta adalah Perfect Order Fulfillment (POF), Order Fulfillment Cycle Time (OFCT), Upside Supply Chain Flexibility (USCF), dan Overall Value at Risk (OVR). Bobot pengaruh Perfect Order Fulfillment (POF) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 25%. Bobot pengaruh Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 29%. Bobot pengaruh Upside Supply Chain Flexibility (USCF) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 23%. Bobot pengaruh Overall Value at Risk (OVR) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 23%. Kinerja supply chain pada proyek Pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta dengan menggunakan metode SCOR versi 11 adalah 9,479.