Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Bimbingan Konseling Pada Anak Usia Dini Zakia Nasution, Annisa; Br. Sembiring, Juraidah; Hayati, Rafiqah; Nasution, Fauziah
Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/altahdzib.v2i2.221

Abstract

Guidance and counseling for early childhood is an assistance effort carried out by teachers/supporters for early childhood so that children can grow and develop optimally and be able to overcome the problems they face. The research was carried out in a qualitative manner using a literature study approach. Research results: Through counseling, children are taught skills that enable them to become independent individuals, able to make decisions, and be responsible for their own actions. The main objective of providing guidance and counseling is to anticipate or take preventive action against the emergence of problematic behavior. Of course, prevention will be much easier than cure. This principle will also be applied in counseling guidance in the Early Childhood Education environment. In other words, preventing problem behavior in children is much easier than treating problem behavior in adults.
Upaya Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini Sembiring, Juraidah Br.; Nasution, Annisa Zakia; Hayati, Rafiqah; Nashfati, Fadiah Dian; Nasution, Fauziah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 12 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15709944

Abstract

Interpersonal intelligence in early childhood is important to support children’s ability to socialize, cooperate, and build healthy social relationships. This type of intelligence is not innate but can be developed through early stimulation, especially by teachers in educational environments. This study uses a literature review method to examine the role of teachers in developing children’s interpersonal intelligence. The findings show that teachers can stimulate children’s interpersonal intelligence through social activities, empathy learning, communication development, positive reinforcement, and collaboration with parents.
Pemanfaatan Insektarium sebagai Media Edukatif untuk Materi Klasifikasi Serangga pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Naman Teran Lestari, Atikah; Qarni, Waizul; Syafira, Della Putri; Ardilla, Ovi; Anggara, Rizki Bob; Khairani, Dwi; Putri, Rimsa Desela; Juraidah, Juraidah; Umam, Khairul; Sabila, Rika Nazwa; Hayati, Rafiqah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.689

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran yang berbasis benda nyata sangat penting untuk mempermudah pemahaman konsep biologi, khususnya materi klasifikasi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan praktik pembuatan insektarium kepada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Naman Teran sebagai media edukatif dalam pembelajaran IPA. Kegiatan dilakukan selama enam hari melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Penyuluhan meliputi pengenalan jenis-jenis serangga, teknik pengawetan sederhana, serta penyusunan insektarium. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa antusias dan mampu membuat insektarium sederhana dari serangga yang dikoleksi di lingkungan sekitar sekolah. Media insektarium yang dihasilkan berfungsi membantu siswa memahami ciri-ciri morfologi dan pengelompokan serangga sesuai klasifikasi. Dengan demikian, penyuluhan ini berkontribusi meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa terhadap konsep klasifikasi serangga.
Konsep Dasar Negara dalam Sistem Kenegaraan Hayati, Rafiqah; Nasution, Annisa Zakia
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia, wacana tentang geopolitik muncul sebelum terjadinya Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Wacana itu adalah kejadian saat ir.soekarno memberikan pidato di hapadan semua orang tepat pada tanggal 01 Juni 1945, pembahasan itu mengenai Pancasila yang sebagai dasar negara Indonesia. Hingga sekarang, Pancasila masih menjadi dasar negara yang harus dipegang teguh oleh bangsa Indonesia. Pancasila mempunyai konsep dan prinsip dasar sebagai dasar negara yang dikaji dalam kajian sejarah, dari kelima aspek yang sudah tertera itu, tidak ada salahnya kita sebagai bangsa Indonesia mengamalkan nilai-nilai yang diberikan oleh leluhur kita. Dan dari kelima aspek tersebut, banyaknya isi yang terkandung dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, agar apa yang sudah tercantum, bukan hanya sekadar tulisan biasa, namun memiliki makna yang terdalam bagi siapa saja yang melakukannya dengan niat yang besar. Ketika bangsa mengamalkan setiap nilai yang terkandung dalam Pancasila, maka akan tercipta hubungan masyarakat yang sesuai dengan cita-cita para leluhur. Dalam konsep negara juga termasuk apa saja asas kewarganegaraan yang harus ditertibkan. Sebagai bangsa Indonesia, hak dan kewajiban harus terpenuhi, sebagaimana yang sudah tercantum dalam UUD 1945.
Penerapan Program Parenting untuk Meningkatkan Kemampuan Orang Tua dalam Deteksi Dini Perkembangan Anak Br. Sembiring, Juraidah; Hayati, Rafiqah; Sabila, Rika Nazwa; Khadijah, Khadijah; Nasution, Homsani
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam deteksi dini perkembangan anak, yang merupakan salah satu faktor kritis dalam memastikan tumbuh kembang anak optimal. Banyak orang tua yang belum memahami tahapan perkembangan dan tanda-tanda peringatan yang memerlukan intervensi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang: (1) implementasi program parenting di lembaga pendidikan anak usia dini, (2) pengaruh program parenting terhadap kemampuan orang tua dalam deteksi dini perkembangan anak, dan (3) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas program parenting dalam meningkatkan kompetensi orang tua dalam deteksi dini perkembangan anak.Kajian teori yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari konsep program parenting, konsep perkembangan anak, konsep deteksi dini perkembangan, dan peran orang tua dalam pemantauan tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan cross-sectional study. Data dikumpulkan menggunakan teknik kuesioner dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah orang tua peserta program parenting di lembaga pendidikan anak usia dini dengan jumlah sampel 50 responden.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) program parenting secara signifikan meningkatkan pengetahuan orang tua tentang tahapan perkembangan anak dan metode deteksi dini, (2) orang tua yang aktif mengikuti program parenting menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengobservasi dan mengidentifikasi keterlambatan perkembangan pada anak mereka, (3) program parenting memberikan keterampilan praktis kepada orang tua dalam menggunakan instrumen skrining perkembangan dan mengetahui kapan harus mencari bantuan profesional, dan (4) dukungan berkelanjutan dan kegiatan tindak lanjut setelah program parenting diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi orang tua dalam deteksi dini perkembangan anak.
PERANG UHUD: DITINJAU DARI FAKTA SEJARAH Basri, Muhammad; Fitriani Munthe, Aulia; br. Sembiring, Juraidah; Hayati, Rafiqah
Khidmat Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v1i2.355

Abstract

Sejarah merupakan hadiah terbesar umat terdahulu kepada generasi penerusnya. Sebab di dalamnya terdapat banyak hikmah-hikmah sejarah untuk bekal mengarungi kehidupan, agar generasi penerus dapat menjalankan kehidupan dengan baik dan tidak terjebak mengulangi kesalahan yang sama. Pendidikan Islam merupakan lembaga atau sistem pendidikan yang dikembangkan dari dan disemangati atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam seperti contoh ajaran yang terkandung dalam sejarah Islam. Perang adalah hubungan permusuhan antara dua negara, termasuk agama, suku, dan bangsa. Dalam kamus bahasa Indonesia, perang juga berarti pertarungan dengan senjata. Perang Uhud adalah perang kedua setelah perang Badar yang dimenangkan oleh kaum Muslim. Dengan banyaknya tokoh Quraisy yang meninggal dalam perang Badar mengakibatkan tersulutnya dendam dari kaum Quraisy terhadap kaum muslim. Perang Uhud terjadi pada tahun ke-3 H. Pertempuran ini terjadi di Madinah. Selain adanya dendam dari kaum Quraisy terhadap kaum Muslim, ada banyak hal yang menyebabkan terpecahnya peperangan ini. Di antaranya adalah hasrat kaum Quraisy untuk menghancurkan islam dan membunuh Rasulullah SAW. Pertempuran tersebut melibatkan 1.000 tentara Islam di bawah pimpinan Nabi Muhammad Saw. bagian. Mereka menuju Uhud, namun hanya 700 orang yang berhasil sampai ke ladang Uhud. Sebab sebanyak 300 orang kembali ke Madinah di tengah jalan atas anjuran pemimpin munafik Abdullah bin Ubay. Trio pasukan pagan dari suku Quraisy