Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantukan Geogebra untuk Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Siswa: IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUKAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Musa’ad, Faida; Musa’ad, Faija; Setyo, Arie Anang; Sundari, Sundari; Trisnawati, Nika Fetria
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023): Volume 6 Nomor 1 tahun 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v6i1.2319

Abstract

This study aims to increase students' interest in learning by using a problem-based learning model and assisted by the GeoGebra application. This type of research is pre-experimental. The research sample was taken from class VIII students of junior high school. Based on the research results, it was found that 72.2% of students were in the upper middle category and the average student response to the use of the Geogebra-assisted PBL learning model reached an average of 3.46 and the average result of learning implementation was 3.71 with a positive category. The results of the N-gain analysis show that the statistical value is respectively 0.865 with a ''P Value (sig)'' of 0.278 because the ''P Value (sig)'' is more than 0.05 indicating that the N-gain value comes from the normal population and the results of hypothesis testing where the t-value is 8,517 with a P-value <0.30 (sig.2-tailed)) 0.00 so that it can be stated that the P-value is smaller than the significance level, which is 0.30 so that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus experiments using the problem-based learning model with the help of Geogebra are effectively applied
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantukan Geogebra untuk Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Siswa: IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUKAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Musa’ad, Faida; Musa’ad, Faija; Setyo, Arie Anang; Sundari, Sundari; Trisnawati, Nika Fetria
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023): Inovasi Teknologi, Psikologi Belajar, dan Adaptasi Pembelajaran Matematika di E
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v6i1.2319

Abstract

This study aims to increase students' interest in learning by using a problem-based learning model and assisted by the GeoGebra application. This type of research is pre-experimental. The research sample was taken from class VIII students of junior high school. Based on the research results, it was found that 72.2% of students were in the upper middle category and the average student response to the use of the Geogebra-assisted PBL learning model reached an average of 3.46 and the average result of learning implementation was 3.71 with a positive category. The results of the N-gain analysis show that the statistical value is respectively 0.865 with a ''P Value (sig)'' of 0.278 because the ''P Value (sig)'' is more than 0.05 indicating that the N-gain value comes from the normal population and the results of hypothesis testing where the t-value is 8,517 with a P-value <0.30 (sig.2-tailed)) 0.00 so that it can be stated that the P-value is smaller than the significance level, which is 0.30 so that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus experiments using the problem-based learning model with the help of Geogebra are effectively applied
Khilafiyah Dalam Fikih Islam: Studi Literatur Perbandingan Mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali Musa’ad, Faija; Sawal, Masyita; Miro, Abbas Baco
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7828

Abstract

Penelitian ini membahas khilafiyah dalam fikih Islam dengan membandingkan empat mazhab utama: Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Khilafiyah sendiri merujuk pada perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam menetapkan hukum syariat, yang lahir dari proses ijtihad. Fokus utama tulisan ini adalah pada faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya perbedaan, ciri khas metodologi masing-masing mazhab, serta dampaknya terhadap kehidupan keagamaan umat Islam. Artikel ini menggunakan pendekatan studi pustaka, menganalisis literatur fikih klasik dan kontemporer secara deskriptif dan komparatif. Hasil studi menunjukkan bahwa khilafiyah tidak terjadi secara kebetulan. Perbedaan ini muncul dari cara para ulama memahami nash Al-Qur’an dan Sunnah, sikap mereka terhadap sumber hukum tambahan, serta cara mereka mempertimbangkan tujuan hukum Islam. Mazhab Hanafi terkenal dengan penggunaan qiyas dan istihsan, sehingga hukum mereka sangat fleksibel, terutama dalam masalah muamalah dan persoalan sosial ekonomi. Mazhab Maliki berbeda, mahzab ini menekankan praktik penduduk Madinah dan maslahat mursalah, sehingga pendekatan mahzab ini relevan untuk hukum sosial dan kebijakan publik. Syafi’i membangun metodologi usul fikih yang sangat sistematis, menonjolkan kekuatan dalil, sehingga memberikan kejelasan dan konsistensi, khususnya dalam praktik ibadah. Sedangkan Hambali lebih mengutamakan nash dan atsar sahabat, membatasi penggunaan rasio, sehingga kerap dijadikan rujukan dalam masalah yang membutuhkan kehati-hatian tinggi terhadap teks syar’i. Penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan mazhab bukan pertentangan prinsipil dalam Islam. Justru, perbedaan tersebut menunjukkan kekayaan metodologi hukum yang saling melengkapi. Memahami khilafiyah dengan tepat membawa banyak manfaat: umat Islam dapat memilih pendapat hukum yang sesuai dengan kondisi, menjadi lebih toleran terhadap perbedaan, dan terhindar dari konflik agama akibat pemahaman yang sempit. Pada akhirnya, studi perbandingan mazhab memberikan dasar akademik dan praktis untuk mengembangkan fikih yang kontekstual, fungsional, dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariat Islam.