Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR PANTAI TANJUNG KAJUWULU DI KOTA MAUMERE SEBAGAI BAHAN PENGGANTI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON Olivania, Yohana Ekadita; Andaryati, Andaryati
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4267

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan pasir pantai sebagai bahan pengganti agregat halus dan belum ada uji kelayakan materialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton menggunakan pasir pantai sebagai bahan pengganti agregat halus. Pasir pantai yang digunakan adalah pasir pantai Tanjung Kajuwulu yang terletak di Desa Magepanda Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur. Pasir pantai Tanjung Kajuwulu dipilih karena ketersediaannya yang melimpah, biaya yang lebih murah serta jarak pengambilan yang dekat. Penelitian ini juga menggunakan pasir gunung sebagai pembanding yang berasal dari Kota Lumajang. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan ukuran 15 cm x 30 cm sebanyak 27 sampel dengan 3 jenis pasir yaitu pasir pantai tanpa dicuci, pasir pantai dicuci dan pasir gunung. Perhitungan mix design menggunakan metode DoE (Department of Environment) dengan menetapkan faktor air semen 0,5 dan menggunakan 100 persen pasir pantai. Pengujian kuat tekan dilakukan pada beton umur 7, 14 dan 28 hari. Hasil pengujian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan Beton dengan pasir gunung menghasilkan kuat tekan sebesar 44,09 MPa pada usia 28 hari, lebih tinggi dibandingkan beton dengan pasir pantai. Penggunaan pasir pantai Tanjung Kajuwulu tanpa pencucian menghasilkan kuat tekan sebesar 37,93 MPa, sedangkan setelah pencucian meningkat menjadi 39,84 MPa, menunjukkan kenaikan sebesar 5,03 persen. Beton dengan pasir pantai yang dicuci mencapai 90,36 persen dari kuat tekan beton dengan pasir gunung, sehingga pasir pantai yang dicuci layak digunakan sebagai alternatif agregat halus.
Analysis of Alternative Substitute Materials for Concrete Production Using Word Cloud Andaryati, Andaryati; Suharso, Akbar Bayu Kresno; Raharja, Danang Setiya; Saurina, Nia
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.26434

Abstract

Concrete is a construction material whose use continues to increase every year. This need is based on concrete forming materials, especially cement, which has experienced quite a large increase. Word cloud is a system that creates visualizations of words by emphasizing the frequency of occurrence of related words in written discourse. This research uses the text mining method with the help of Word Cloud and Term Document Matrix to analyze 76 articles as a dataset that discuss various concrete substitute materials including husk ash, dry bamboo leaves, construction waste, husk ash, and shells. The use of Word Cloud in the analysis of concrete substitute materials provides a fast and effective visualization of the frequency and relevance of words in the text and helps identify environmentally friendly substitute materials, the most widely used in the industrial world and has concrete compressive strength according to concrete quality standards based on the frequency of word occurrences. key in the dataset