Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Rancang Bangun Smart Box Penerima Paket Berbasis IoT Berdasarkan ESP32-CAM dan AS608 Ibrahim, Faiz; Prrimananda, Rakhmadhany; Shaffan, Nur Hazbiy
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di JNTETI
SENTRIN- Pengembangan Pembagian Beban Kerja Server Cluster Docker Swarm Berbasis Raspberry Dengan Metode Loadbalancer IP HASH Serta Terautomasi Ansible Tohari, Fauzan Adzima; Primananda, Rakhmadhany; Shaffan, Nur Hazbiy
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 3: Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025129466

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mempercepat penyebaran informasi, hal ini meningkatkan traffic dan tekanan pada infrastruktur. Menghadapi ini, sistem yang reliable, availability, dan maintainability diperlukan. Dengan container dan Raspberry Pi sebagai server. Memberikan keunggulan selain 3 karakteristik sistem tersebut juga dari sumberdaya yang diperlukan. Raspberry Pi dapat terhubung ke jaringan LAN maupun nirkabel. Fokus penelitian ini pada perancangan dan implementasi sistem berbasis empat Raspberry Pi, tiga sebagai webserver Nginx, dan satu sebagai kontroler. Sistem ini menggunakan teknologi containerization di lingkungan DockerSwarm dan diintegrasikan Ansible untuk otomatisasi tugas. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan sistem yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, memanfaatkan Raspberry Pi untuk efisiensi daya, dan memberikan manfaat dalam hal skalabilitas dan otomatisasi. Sistem ini menggunakan empat Raspberry Pi dengan algoritma IP HASH untuk pembagian beban kerja. Komponen utama mencakup input dari pengguna, pemrosesan beban kerja oleh load balancer, dan output melalui antarmuka web browser. Load balancer bertanggung jawab atas distribusi lalu lintas dan pemantauan status server untuk mengalihkan lalu lintas jika diperlukan. Pengujian menunjukkan system dengan load balancer lebih efisien dalam penggunaan CPU dengan perbandingan CPU 39.1% pada ws1 dengan loadbalancer dan 51.2% tanpa loadbalancer, 38.9% pada ws2 dengan loadbalancer dan 51.7% tanpa loadbalancer, serta 6.3% pada ws3 ketika loadbalancer mengalihkan request saat server 1 atau 2 mati dan efektif dalam mengalihkan request saat server bermasalah dengan persentase kegagalan melayani request sebesar 18% atau 18 request dari 1000 request sedangkan tanpa loadbalancer request tidak dapat dilayani ketika server yang dituju mati. Ini membuktikan reliable, availability, dan maintainability pada sistem ini terpenuhi.
Implementasi Blockchain sebagai Sistem Validasi dan Arsip Berkas (Sertifikasi dan Ijazah) Shaffan, Nur Hazbiy; Trisnawan, Primantara Hari; Diraja, Ananda Fitra; Affandy, Muhammad Yusuf
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 10 No 1 (2025): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen akademik seperti ijazah dan sertifikat kerap menjadi sasaran pemalsuan, yang dapat menurunkan kredibilitas institusi pendidikan. Penelitian ini mengembangkan sistem validasi dan arsip berkas berbasis teknologi blockchain untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, perancangan sistem dengan pendekatan arsitektur blockchain dan smart contract, serta implementasi integrasi dengan InterPlanetary File System (IPFS) untuk penyimpanan berkas digital. Diagram alir proses dimulai dari verifikasi akun melalui dompet digital (misalnya MetaMask), pengunggahan dokumen ke IPFS untuk menghasilkan Content Identifier (CID), pencatatan CID beserta metadata pada smart contract, hingga verifikasi transaksi melalui BlockExplorer. Pengujian dilakukan melalui dua skenario: (1) uji fungsionalitas penerbitan dokumen oleh akun yang memiliki hak akses dan (2) uji kontrol keamanan yang menolak submisi dari akun tidak berwenang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga integritas data, menolak akses yang tidak sah, dan menyediakan validasi dokumen secara transparan.
Implementasi Sistem Pembaruan Aplikasi ‘Over The Air (OTA)’ Pada Perangkat IoT Berbasis Raspberry Pi Menggunakan Platform Github Yudistira Wijaya, Dimas; Shaffan, Nur Hazbiy; Primananda, Rakhmadhany
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat Internet of Things (IoT) menimbulkan tantangan signifikan dalam pemeliharaan dan pembaruan perangkat lunak pada sistem terdistribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan "Implementasi Sistem Pembaruan Aplikasi 'Over the Air (OTA)' Pada Perangkat IoT Berbasis Raspberry Pi 4 Menggunakan Platform Github" sebagai solusi efisien terhadap metode tradisional yang memerlukan kunjungan fisik. Sistem ini memanfaatkan Github Repository sebagai server pusat penyimpanan dan distribusi pembaruan firmware/software, dengan program sistem layanan pembaruan over-the-air pada perangkat Raspberry Pi 4 yang secara periodik memeriksa ketersediaan pembaruan. Ketika versi baru terdeteksi, sistem secara otomatis mengunduh dan menerapkan pembaruan tersebut. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem mampu melaksanakan pembaruan over-the-air terhadap aplikasi pada beberapa unit perangkat Raspberry Pi 4. Proses pembaruan tersebut memerlukan waktu rata-rata selama 18,069 detik, sementara downtime aplikasi yang terjadi selama proses pembaruan berlangsung adalah rata-rata 5,013 detik. Implementasi Github dalam sistem menyederhanakan proses manajemen pembaruan dengan memanfaatkan infrastruktur yang mapan, tersedia, dan handal. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas mekanisme OTA pada perangkat Raspberry Pi 4 dan menjadi referensi bagi pengembang yang ingin mengimplementasikan sistem serupa, sehingga berkontribusi pada pengembangan ekosistem IoT yang lebih aman dan mudah dipelihara.
Automated Cloud Migration System for Permissioned Blockchain Infrastructure Annisa, Faradiba; Bhawiyuga, Adhitya; Akbar, Sabriansyah Rizqika; Shaffan, Nur Hazbiy; Kartikasari, Dany Primanita
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 10 No. 2: August 2025
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.2025102602

Abstract

Blockchain is a technology that stores data in a distributed manner. There are two types of blockchains: permissionless and permissioned. In permissionless blockchains, nodes are operated by anonymous participants who do not know each other. Meanwhile, permissioned blockchain nodes run on a private infrastructure owned by the organizations participating in the blockchain network. This infrastructure may need to be migrated for various reasons, either from on-premises to the cloud or between clouds. Therefore, in this research, a migration system for permissioned blockchain infrastructure is developed. This migration system operates automatically to reduce human errors, inconsistencies, and time inefficiencies. To achieve automation, Infrastructure as Code (IaC) and automation tools are used. The IaC tool is used to automate infrastructure provisioning on the target cloud platform, while the automation tool is used to configure and deploy the blockchain on virtual machines in the target cloud. The chosen cloud platform is a public cloud. The experiment on the automated migration system focuses on two aspects. The first aspect evaluates the system's capability to perform infrastructure provisioning, blockchain configuration, and blockchain deployment on the target cloud platform. The second aspect assesses the migrated blockchain's functionality compared to the source infrastructure. The experimental results demonstrate that the automated migration system can successfully provision infrastructure, configure, and deploy the blockchain on virtual machines in the target cloud. Furthermore, the results confirm that the blockchain on the target infrastructure can add new data and access previously generated data within the blockchain.
Sistem Wearable untuk Deteksi Postur pada Gerakan Latihan Parallel Bar Dips Menggunakan Algoritma Random Forest Berbasis Sensor MPU6050 Bima Muridianto, Muhammad; Syauqy, Dahnial; Shaffan, Nur Hazbiy
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 11 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latihan parallel bar dips merupakan salah satu latihan tubuh bagia atas yang efektif, tetapi berisiko tinggi apabila postur gerakan tidak dilakukan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem wearable berbasis sensor MPU6050 dan algoritma Random Forest untuk mendeteksi kesalahan postur gerakan parallel bar dips secara real-time. Sistem terdiri dari tiga node sensor yang dipasang pada lengan, dada, dan paha, serta terhubung menggunakan protokol ESP-NOW. Data sensor dikumpulkan, dihitung fitur rata-ratanya, dan diklasifikasikan langsung di mikrokontroler ESP32 pada bagian dada. Hasil klasifikasi ditindaklanjuti dengan umpan balik suara menggunakan buzzer. Pengujian dilakukan menggunakan dataset sebanyak 100 sampelyang telah divalidasi oleh instruktur. Model Random Forest menunjukkan akurasi 85% berdasarkan confusion matrix dan rata-rata akurasi 91% darimetode cross-validation 5-fold. Saat diimplementasikan pada perangkat wearable, sistem mencapai akurasi klasifikasi 90%. Selain itu, waktu komputasi rata-rata yang dicapai sebesar 0.387 milidetik menunjukkan efisiensi tinggi dan respons cepat terhadap perubahan postur pengguna. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem wearable yang dikembangkan mampu memberikan deteksi postur yang akurat, cepat, dan cocok untuk mendukung latihan mandiri yang aman dan efektif.