Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Cocos Bio

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN WISATA JOBEN DESA PESANGERAHAN KECAMATAN MONTONG GADING KABUPATEN LOMBOK TIMUR Asri, Indra Himayatul; Marzuki, M
Cocos Bio Vol 5 No 2 (2020): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the diversity of nail plants   (Pteridophyta)   in   Tourism   Joben   area   Pesanggrahan Village, Montong Gading Subdistrict, East Lombok regency. The type of this research is descriptive explorative. The instrument used is to use an observation sheet in the form of tables, which serve as a place to record the results of observations on each treatment under study. Data analysis conducted descriptively by counting are: 1) Index of species diversity, 2) Index of type dominance. Based on the results of the research, nail plants found in Joben  there  are  6  types  of  Microsorum  grossum,  Asplenium nidus, Mikrolepia speluncae, Depasta petersenii, Davalia solida and Asplenium tenerum. While the mean index of the diversity of fern-plant species found in the Joben area in the observation plot (quadrant I-V) was H = 0.9386. This diversity index belongs to the low category [H '= <1,0]. And the dominant index of the average type of fern plants from the observation plot (quadrant I- V) of 0.446 this dominant index of the fern-plant species belongs to  the  low  category  C  =  <0.50).  We  can  conclude  that  the diversity of nail-fern plants in the area of Joben Tourism is of low diversity and the absence of dominant species
STUDI KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR SUMUR WARGA DESA RUMAK KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT halid, idham; Marzuki, M
Cocos Bio Vol 6 No 2 (2021): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih bagi masyarakat di pedesaan dan perkotaan. Sumur gali harus ditunjang dengan konstruksi sumur yang baik dan jarak lokasi sumur dengan sumber pencemar yang sesuai dengan yang dipersyaratkan, serta tindakan masyarakat dalam menggunakan sumur gali yang tepat, agar air sumur gali terbebas dari pencemaran dari limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) jeni-jenis bakteri lainnya yang bersifat parasit bagi manusia, salah satunya adalah bakteri yang bersumber dari limbah kotoran hewan dan manusia dikarenakan masyarakat pada umumnya tidak mengetahui jarak yang sesuai antara safety tang dengan sumur gali sehingga dapatdikonsumsi secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak rata-rata sumur sumur warga dengan safety tank dan uji kualitas bakteriologis air sumur warga yang biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari hari. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriftif Kuantitatif yang akan mendeskripsikan hasil survey dan mengungkap kualitas bakteri pada air sumur, dengan populasi semua sumur gali warga. Sempel dalam peneltian ini adalah air sumur gali warga yang memiliki jarak septictank kurang dari 10 m dengan sumur warga. Analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: Pada S1 nilai MPN coliform 1100, S2 nilai MPN coliform 940, S3 nilai MPN coliform 920, S4 nilai MPN coliform 79, dan S5 nilai MPN coliform 1600. Kesimpulan: Kualitas Bakteriologis Air Sumur Gali yang jaraknya kurang 10 m dengan metode MPN diperoleh hasil coliform 5 sempel dinyatakan (Positif) dan E.Coli dinyatakan (Negatif).
PENGEMBANGAN ELEKTRONIL MODUL MENGGUNAKAN FLIPBOOK MAKER SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATERI SISTEM REPRODUKSI Jannah, miftahul; Marzuki, M; Marhamah, Marhamah; Zumiyati, Zumiyati
Cocos Bio Vol 7 No 2 (2022): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/cob.v7i2.8163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan elektronik modul sebagai sumber belajar siswa menggunakan Flipbook maker pada materi sistem reproduksi di MA Muallimin NWDI Pancor. Penelitian ini menggunakan metode Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahapan yaitu: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan produk, pengembangan produk, persiapan uji coba lapangan, revisi produk, uji coba, dan revisi produk. Adapun subjek dari  penelitian ini dalah siswa kelas XII, guru mata pelajaran dan beberapa ahli yang menjadi  validator baik dari segi materi dan media. Untuk pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket respon kepada siswa dan guru serta memberikan angket penilaian kepada validator. Data yang diperoleh dari subjek penelitian ini kemudian dianalisis untuk menguji kelayakan terhadap e-modul yang dikembangkan. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai 3,4 dari ahlimateri dengan kriteria Layak dan tidak revisi, dari ahli media diperoleh 3,66 dengan kriteria Layak dan tidak revisi, hasil respon guru 3,1 dengan kriteria Layak dan revisi sebagian serta hasil dari respon siswa 3,27 dengan kriteria layak dan tidak revisi. Selain itujuga dilakukan uji N-Gain untuk menguji kelayakan e-modul oleh siswa dengan perolehan nilai N-Gain 35 dengan kriteria sedang sehingga e-modul yang dikembangkan layak untuk dijadikan sumber belajar siswa.  Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak menjadi sumber belajar siswa.
Identifiksi Jenis-Jenis Penyakit Pada Tanaman Hortikultura Studi Kasus di Desa Sembalun Lawang Zamratul, Zamratul; Marzuki, M
Cocos Bio Vol 2 No 1 (2017): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman hortikultura merupakan jenis tanaman yang di nilai baik bagi para petani untuk di budidayakan. Selain karena sesuai dengan lahan pertanian dan menjadi komoditas yang nilai ekonominya cukup tinggi. Desa Sembalun Lawang merupakan desa yang banyak membudidayakan tanaman hortikultura diantaranya yaitu tanaman cabe, tomat dan kol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis penyakit pada tanaman hortikultura khususnya pada tanaman cabe,tomat dan kol di desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Populasinya adalah tanaman cabe, tomat dan kol, sedangkan sampel penelitiannya yaitu jenis-jenis penyakit pada setiap 50 are pada masing-masing tanaman cabe, tomat dan kol. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dimana dalam penelitian ini berusaha mendeskrifsikan penomena atau peristiwa yang ada. Analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif dimana di lakukan analisis data yang berhasil di peroleh dengan menghitung persentase tanaman sakit. Kesimpulan dari penelitian dengan melakukan perbandingan persentase tanaman sakit dari hasil persentase tertinggi sampai yang terendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, pada tanaman hortikultura di desa Sembalun Lawang terdapat tiga belas jenis penyakit yaitu pada cabe terdapat penyakit (antraknosa, busuk daun, busuk buah, layu bakteri dan sentik), pada tomat (bercak kering, busuk daun, penyakit layu, penyakit kerdil dan busuk buah),dan pada kol (busuk basah, busuk hitam dan akar gada).
PENGARUH PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS X IPA MA NW SURALAGA Himayatul, Himayatul; Marzuki, M
Cocos Bio Vol 4 No 2 (2019): Cocos Bio
Publisher : UNIVERSITAS HAMZANWADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran jigsaw terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa pada pokok bahasan pencemaran lingkungan kelas X IPA di MA NW Suralaga tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain true experimental design dalam bentuk desain Post-Test only Control. Populasi penelitian ini adalah kelas X MA NW Suralaga yang berjumlah 41 siswa Penentuan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan claser random sampling yaitu teknik pengambilan secara acak. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes, dimana tes disini berupa soal berbentuk uraian berjumlah 5 soal. Tehnik analisis data untuk melihat kemampuan memecahkan masalah menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-tets (uji t). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen 66,09 dan pada kelas kontrol 62,36 dan hasil uji normalitasnya adalah berdistribusi normal. Untuk kelas eksperimen nilai χ2 hitung (8,595) < χ2 tabel (9,488) dan kelas kontrol nilai χ2 hitung (0,734) < χ2 tabel (9,488). Sedangkan homogenitasnya menunjukkan bahwa kedua kelompok homogen yang dilihat dari nilai Fhitung (1,15) < Ftabel (2,07). Untuk uji hipotesis digunakan rumus uji-t. Dari data uji-t diperoleh thitung>ttabel (3,800>1,708). Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran jigsaw berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa pada pokok bahasan pencemaran lingkungan kelas X MA NW Suralaga