Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto Wardah Qoniah Salsabila; Zahra Aksell Vahrezy
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kurikulum merupakan salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto. Dengan manajemen kurikulum yang dikelola dengan baik, sekolah dapat secara efektif merencanakan, melaksanakan, dan evaluasi proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran manajemen kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terkait manajemen kurikulum dan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang baik dapat memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto. Dengan demikian, manajemen kurikulum yang baik di SMAN 1 Sawahlunto dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan kompetensi siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan para pendidik untuk memperhatikan peran manajemen kurikulum dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 1 Sawahlunto.
PERAN MOTIVASI SEBAGAI PENGGERAK UTAMA KINERJA DALAM ORGANISASI Salma Shafira; Zahra Aksell Vahrezy; Wardah Qoniah Salsabila
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dqcx0077

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran motivasi sebagai penggerak utama kinerja dalam lingkungan organisasi. Penelitian ini menelaah bagaimana faktor-faktor motivasi internal dan eksternal memengaruhi perilaku karyawan, kualitas kerja, dan tingkat produktivitas secara keseluruhan. Motivasi dijelaskan sebagai kekuatan psikologis yang mendorong individu untuk memulai tindakan, mempertahankan usaha, dan mencapai tujuan organisasi. Analisis pada penelitian ini difokuskan pada elemen-elemen utama yang membentuk motivasi karyawan, termasuk praktik kepemimpinan, lingkungan kerja, sistem penghargaan, dan kesempatan pengembangan diri. Temuan menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki motivasi tinggi memperlihatkan produktivitas, kreativitas, dan komitmen yang lebih kuat dibandingkan mereka yang tidak termotivasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa organisasi yang menerapkan penghargaan yang adil, kepemimpinan suportif, serta lingkungan kerja positif memperoleh hasil kinerja yang lebih optimal. Selain itu, motivasi terbukti mengurangi absensi dan turnover dengan memperkuat keterikatan emosional terhadap pekerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi dan perlu dikelola secara strategis untuk mendukung peningkatan kinerja berkelanjutan.
STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO DALAM MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF Zahra Aksell Vahrezy; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ker8eh20

Abstract

Manajemen sekolah merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis karena melibatkan berbagai komponen, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, serta hubungan dengan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, sekolah tidak terlepas dari berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Risiko tersebut dapat bersumber dari faktor internal, seperti kesalahan pengambilan keputusan, lemahnya sistem pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya disiplin kerja; maupun faktor eksternal, seperti perubahan kebijakan pemerintah, kondisi sosial ekonomi, serta bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian risiko yang efektif dalam manajemen sekolah agar kegiatan pendidikan berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah tentang manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengendalian risiko di sekolah meliputi empat tahapan penting, yaitu identifikasi dan analisis risiko, perencanaan strategi pengendalian, implementasi kebijakan mitigasi, serta evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan. Kepala sekolah memiliki peran utama dalam mengoordinasikan seluruh elemen sekolah, membangun komunikasi yang efektif, dan menciptakan budaya partisipatif dalam pengelolaan risiko. Melalui penerapan strategi pengendalian risiko yang sistematis dan terukur, sekolah dapat meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjamin mutu layanan pendidikan yang berkelanjutan.