Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Guided Inquiry Pada Materi IPA Tema 1 Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 18 Sungai Rotan Prasetya, Ali Topan; Arief Kuswidyanarko; Patricia H.M Lubis
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.402-406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran guided inquiry pada materi IPA tema 1 terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 18 Sungai Rotan. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas V sebagai kelas eksperimen. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 17 siswa pada kelas V. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan data yang dilakukan dengan melakukan tes, observasi dan dokumentasi. Instrument tes yang digunakan dalam tes hasil belajar IPA berbentuk uraian. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis dapat dilihat pada bagian “Equal variances assumed” diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 atau dapat juga dilihat dari nilai= 0,000 < = 1,166980 maka disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen dikelas V. Dan juga dilihat dari nilai “Mean difference” adalah sebesar 14.88235. Nilai ini menunjukan selisih antara rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (-14.88235)– (-14.88235) = -14.88235 dan selisih perbedaan tersebut adalah -20.63229 sampai -9.13242 disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signitifikan antara rata-rata keefektivan model pembelajaran guided inquiryterhadap hasil belajar belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 18 Sungai Rotan. Keyword: Guided Inquiry, Hasil Belajar IPA
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI IPA KELAS V SDN 11 PALEMBANG rizke purwaningtias; Patricia H.M Lubis; David Budi Irawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29146

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi keterampilan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA yang masih kurang dan guru kurang tepat dalam memilih model pembelajaran sehingga kurang efektif dalam menyampaikan materi pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan berfikir kritis siswa kelas V SD Negeri 11 Palembang. Metode yang gunakan dalam penelitian ini adah metode quasi eksperimental design dengan pola nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari kelas V.A dengan jumlah siswa 14 orang dan V.B dengan jumlah siswa 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based learning efektif terhadap keterampilan berfikir kritis siswa kelas V SD Negeri 11 Palembang. Pernyataan tersebut di Buktikan dari hasil data-data yang sudah ada, di mana hasil data akhir nilai rata- rata posttest menunjukkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih besar yaitu 95,0 dari pada nilai rata-rata di kelas kontrol yaitu sebesar 70,6. Pernyataan tersebut juga didukung dari hasil pengujian hipotesis yang menggunakan uji t menunjukkan nilai sebesar 6,317 dan sebesar 2,051, sehingga memenuhi kriteria yaitu thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan pernyataan tersebut maka hipotesis yang menyatakan bahwa penerapan model problem based learning mempunyai keefektifan terhadap keterampilan berfikir kritis siswa kelas V dapat diterima kebenarannya.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Azizi Zamzam; Patricia H.M Lubis; Henni Riyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33854

Abstract

This study aims to examine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model assisted by flipbook media on students’ conceptual understanding in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) for fifth-grade students at SD Negeri 07 Palembang. The research employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving class VA as the experimental group and class VB as the control group. Data were collected through pre-test and post-test using multiple-choice instruments that had been validated for validity and reliability. The experimental class was taught using the CTL model with flipbook media, while the control class received conventional learning through lectures and simple discussions. The results showed that the CTL model assisted by flipbook media had a significant effect on students’ conceptual understanding. The independent sample t-test indicated a significance value of 0.030 (< 0.05), meaning that there was a significant difference in the post-test scores between the two groups. The average post-test score of the experimental class was 94.55, while the control class only reached 60.73. Furthermore, the analysis of conceptual understanding indicators revealed that the experimental class experienced higher and more evenly distributed improvements, with some indicators achieving perfect scores. Therefore, it can be concluded that the CTL learning model assisted by flipbook media is effective in improving students’ conceptual understanding in IPAS, especially on the topic of electrical energy
PENGEMBANGAN PENGGUNAAN MEDIA PHOTOVOICE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS IV SDN 6 BELIDA DARAT SUMATERA SELATAN Andini; Patricia H.M Lubis; Mega Prasrihamni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38660

Abstract

Penelitian ini berjenis formatif. Data-data tersebut dikelompokkan berdasarkan jenisnya yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi-deskripsi yang didapatkan melalui lembar validasi ahli yang berisi kritik, tanggapan, saran dan masukkan. Data kuantitatif berupa angka-angka yang didapatkan melalui angket validator bahasa, dan angket respon guru serta respon siswa. E-Book Media Photovoice berbasis Canva untuk pembelajaran jarak dekat dan jauh pada tema 4 subtema 3 pembelajaran 1 di kelas IV sekolah dasar ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ADDIE merupakan salah satu model desain pembelajaran yang membuat situasi pemebajaran berbasis peserta didik, inovatif, autentik dan menginspiratif. Tahapan model ADDIE terdiri dari Analysis, desain, development, implementation, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-Book Media Photovoice berbasis Canva untuk pembelajaran jarak dekat dan jauh pada tema 4 subtema 3 pembelajaran 1 di kelas IV sekolah dasar tingkat kevalidan yang diperoleh dari validator bahasa yaitu 4,22 termasuk kategori sangat layak dengan presentase 84,4%. Selanjutnya dari validator media yaitu 4 termasuk kategori layak dengan presentase 80%. Validator ahli praktisi guru diperoleh nilai 4,6 termasuk kategori sangat praktis dengan presentase 92%. Pada hasil angket respon siswa diperolah kategori sangat praktis dengan 93%.