Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Responding to the need for wise use of social-media through legal counseling in the Foster Village of Cikarageman, Bekasi Village Lubis, Efridani; Intihani, Siti Nur; Fauziah; Riyanto, Slamet; Yoesuf, Juliani Paramitha; Sinta Elviyanti; Zipan; Alizaldi, Annisa Nadialifuzana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jpm.v8i1.8033

Abstract

Currently, all levels of society everywhere can use social media easily. This convenience makes freedom of expression increasingly out of control, and often results in legal problems. Indonesian people who use social media or social media must be wiser in using social media to express freedom of opinion so as not to get caught in criminal cases. Community service (PKM) is carried out in 2 (two) activities, namely: 1) training on the wise use of social media, and 2) e-court socialization (e-court justice). The aim of the activity is to provide training to the community in Cikarageman Village, Bekasi in terms of wise use of social media to avoid legal entanglements and socialization of e-court implementation in court. Activities carried out face-to-face by providing material on the ITE Law, the role of the ITE Law in social media, ways and tips for using social media wisely so as to avoid legal entanglements, examples of cases of using social media which resulted in legal proceedings and providing material on the application of e -court in Court. The activity was attended by representatives from Cikarageman Village units, Bekasi, namely the PKK Unit, BPD Unit, and local residents. During this activity, discussions and consultations were also held regarding legal issues faced by the residents of Cikarageman Village, Bekasi. In this consultation activity, the material provider answers all legal issues faced by residents, both those directly related to the use of social media, the application of e-court in courts and other legal issues, for example land issues, debts, households and judicial processes.
Analisis Forensik Klinis dalam Konteks Pembuktian Hukum dan Desakan Reformasi Integritas Penegakan Hukum di Indonesia Dora, Helena Christine; Suminah, Suminah; Alizaldi, Annisa Nadialifuzana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan tantangan penerapan forensik klinis dalam pembuktian hukum di Indonesia di tengah krisis integritas aparat penegak hukum. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu sejauh mana hasil analisis forensik klinis dapat dijadikan alat bukti yang objektif, bagaimana praktik manipulasi atau kelalaian dalam penyusunan visum memengaruhi kebenaran hukum, serta bagaimana pendekatan forensik berbasis transparansi ilmiah dapat memperkuat integritas sistem peradilan pidana. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi terbatas, dan studi dokumen. Instrumen penelitian terdiri dari pedoman wawancara dan lembar telaah dokumen, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis forensik klinis memiliki potensi kuat sebagai penopang pembuktian ilmiah yang tidak bias, namun seringkali terhambat oleh intervensi institusional, kurangnya perlindungan profesi, dan ketimpangan prosedural. Manipulasi atau kelalaian visum terbukti dapat menggeser arah kebenaran hukum dan berdampak pada keadilan substansial. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pembuktian yang menempatkan forensik klinis sebagai instrumen ilmiah yang independen, transparan, dan dapat diverifikasi.