Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ASPIRASI KARIR PADA KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) SUKU BONAI DI DESA BONAI KECAMATAN BONAI DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIU Faisal Asmen; Romika Rahayu; Aluwis
BIMBINGAN DAN KONSELING BANYUWANGI Vol. 2 No. 1 (2023): Bimbingan dan Konseling Banyuwangi 
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/bikangwangi.v2i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara mendalam tentang aspirasi karir pada Suku Bonai, dan mengungkapkan secara mendalam tentang pola asuh orang tua pada Suku Bonai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian adalah anak dan orang tua Suku Bonai. Subjek dalam penelitian ini adalah anak terdiri dari 4 orang dan orang tua terdiri dari 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014) melalui proses data collection, data condensation, data display, dan conclusion. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Aspirari karir pada Suku Bonai hanya sebatas bekerja di perusahaan dengan minimal gaji yang di rasa cukup dan kemudahan untuk memperoleh pekerjaan. Bagi anak yang bisa menamatkan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, maka anak Suku Bonai sudah bisa bekerja sebagai security, mandor perusahaan, dan minimal menjadi buruh perkebunan sawit. Anak Suku Bonai yang tidak meneruskan sekolah dan tidak bisa bekerja di perusahaan lebih memilih untuk meneruskan pekerjaan orang tua mencari ikan dan berkebun. Pola pikir orang tua yang tidak terlalu mementingkan pendidikan, membuat anak Suku Bonai tidak termotivasi untuk bersekolah lebih tinggi. Anak Suku Bonai tidak begitu percaya diri untuk memiliki aspirasi karir yang tinggi, dikarenakan masih merasa terbelakang. Anak Suku Bonai tidak menggunakan secara maksimal media teknologi untuk menunjang aspirasi karir.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Renang Gaya Dada Metode Water Games Pada Club Renang Satria Muda Pasir Pengaraian Riwaldi Putra; Aluwis; Ardo Yulpiko Putra
Ite Ngabdi Vol. 1 No. 1 (2025): ITE NGABDI
Publisher : ite ngabdi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/rbja8g35

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan renang gaya dada pada atlet pemula club renang satria muda pasir pengaraian melalui metode pembelajaran inovatif berupa water games. Metode water games dipilih karena mampu menciptakan suasana latihan yang menyenangkan, interaktif, dan memotivasi atlet untuk lebih aktif dalam proses belajar teknik dasar renang gaya dada. Pelatihan dilaksanakan selama empat minggu dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pelatih, atlet dan pendamping kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan pengukuran kemampuan teknis sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar gaya dada seperti posisi tubuh, gerakan tangan dan kaki, serta koordinasi pernafasan. Selain itu, metode water games terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi atlet selama proses latihan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan teknik dasar renang yang efektif dan menyenangkan, serta mendorong pengembangan metode pelatihan serupa di komunitas olahraga renang lainnya
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT KARUNG TERHADAP PENINGAKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Hidayat, Refdi; Aluwis; Putra, Riwaldi
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 10 Issue 2, Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v10i2.3501

Abstract

This research is motivated by the low level of explosive power of the leg muscles of students, This is because many students who practice jumping often play around and are not serious in following the learning, especially in traditional game materials. This study aims to see the effect of the traditional game of sack jumping on increasing the explosive power of the leg muscles of students. This research is a quasi-experimental method study continued by looking at the contribution of variable X to variable Y. The population in this study were students of SMP Islam Kepenuhan totaling 75 students using the Total Sampling sampling technique with a sample size of 25 students. This research was conducted using the traditional game method of sack jumping and taking the Standing Broad Jump test. Data analysis used is the normality test analysis with the lilliefors method, homogeneity and hypothesis testing using the t test. The results of the hypothesis testing analysis from measurements carried out on the pre-test and post-test with the same test, namely Standing Broad Jump, obtained t count 3.381> t table 1.711 which means Ho is rejected and Ha is accepted. The traditional sack jumping game has a significant effect on the explosive power of the leg muscles of students at Kepenuhan Islamic Middle School.