Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prevalensi Scabies pada Kambing Di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar: Prevalence of Scabies on Goats in Bontomatene District, Kepulauan Selayar Aulyani, Tutik Lusyta; Luthfi Fatullah, Andi; Nuraeni, Nuraeni; Andy, Andy
Jurnal Agrisistem Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v18i2.234

Abstract

Populasi ternak kambing di Kabupaten Kepulauan Selayar merupakan salah satu yang paling besar di Sulawesi selatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberlangsungan peternakan adalah penyakit, salah satu penyakit yang sering menjangkit ternak kambing adalah scabies. Scabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasite sarsoptes scabiei dengan gejala khas yaitu gatal pada kulit dan akhirnya mengalami kerusakan, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap produktivitas ternak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya prevalensi scabies pada kambing di Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Sampel yang diambil dari 100 ekor kambing dan dipilih secara proporsional. Pemeriksaan dilakukan melalui berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap parasite yang ditemukan pada tubuh kambing. Prevalensi dihitung dengan membagi sampel positif dengan total jumlah sampel yang diperiksa dikalikan 100%. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi scabies pada kambing di Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar sebesar 21%.
Analisis Dampak Ekonomi Dari Penyakit Mulut Dan Kuku Terhadap Perkembangan Peternakan Sapi Potong Di Desa Masago Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone: An Analysis Of Economic Impacts Of Foot And Mouth Disease (FMD) On The Development Ff Beef Cattle Farming In Masago Village, Patimpeng, Bone Regency Merko, Miksen; Suriyana, Suriyana; Juwita, Sartika; Aulyani, Tutik Lusyta; Beddu, Hartina
Jurnal Agrisistem Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v19i2.308

Abstract

Peternakan merupakan bagian yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Namun, hal ini sangat merugikan peternak ketika terjadi wabah penyakit, terutama penyakit menular. Penyakit mulut dan kuku adalah penyakit hewan yang sangat menular yang menyerang hewan berkuku seperti sapi, kerbau, domba, kambing, babi, rusa/kijang, unta dan gajah. Penyakit mulut dan kuku disebabkan oleh virus penyakit mulut dan kaku, yang termasuk dalam famili Picornaviridae dan genus Aphtovirus. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan peternakan sapi potong saat wabah dan pasca wabah PMK. Kajian ini menggunakan metode uji T dengan uji mann whitney test yang menggunakan  pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui pengumpulan data berupa kuesioner. Adapun responden dalam kajian ini adalah peternak yang ternaknya telah terpapar penyakit mulut dan kuku sebanyak 30 orang. Terdapat 3 variabel independen dalam kajian ini, yang terdiri dari variabel Harga ternak (X1), variabel Jumlah ternak (X2), dan variabel pengendalian penyakit (X3). Hasil analisis secara simultan variabel independen (harga, dan jumlah ternak) berpengaruh signifikan terhadap perkembangan peternakan sapi potong dengan nilai konstanta positif sedangkan pengendalian penyakit tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi ekonomi  dan perkembangan peternakan sapi potong di Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.
Penggunaan Asap Cair terhadap Kualitas Fisik dan Mikrobiologis Daging Broiler. Andy, Andy; Warangkiran, Eklesia Dian Milenia; Aulyani, Tutik Lusyta; Azhar, M.; Sangkek, Miksen Merko; Kusuma, Satria Budi
Buletin Peternakan Tropis Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.5.1.107-113

Abstract

The aim of this research was to determine the effect of marinating broiler meat using liquid smoke on the physical and microbiological quality of broiler meat at various concentrations. The research was carried out at the Gowa Polbangtan Product Processing Laboratory and the BBVet Maros Laboratory. The research was carried out using a Completely Randomized Anova Design followed by the Duncan test, with 4 treatments, namely: P0: (Control), P1: 1% liquid smoke, P2: 2% liquid smoke, P3: 3% liquid smoke and 4 repetitions with parameters pH, Total Bacteria and Beginning of Decay. Based on the test results, it shows that the concentration of liquid smoke has no significant effect on pH and the start of decay. However, it affects total bacteria. Marinating meat with liquid smoke up to a concentration of 2% showed the lowest total bacteria compared to other treatments.   Keywords: Liquid Smoke, Broiler Meat, Beginning of Decay, pH.
Peningkatan Gula Alami dan Kualitas Fisik Keju Cottage dengan Penambahan Sari Buah Kurma Shaqilah, Devitha Rezky; Syamsuddin, Syamsuddin; Aulyani, Tutik Lusyta; Irma, Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Pertanian Volume 10 Nomor 2
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar gula alami dan kualitas sensoris keju cottage melalui penambahan sari buah kurma. Keju cottage dikenal sebagai produk olahan susu dengan nilai gizi tinggi, namun memiliki cita rasa yang cenderung tawar dan kurang menarik secara sensoris. Penambahan sari buah kurma sebagai pemanis alami diharapkan mampu meningkatkan rasa, warna, aroma, dan tekstur keju cottage sekaligus menambah nilai gizi dan fungsionalnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pengamatan dilakukan terhadap parameter organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur) melalui uji panelis serta analisis laboratorium terhadap kandungan gula (glukosa) menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan sari kurma 15–20% memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sensoris dan kadar gula alami keju cottage. Rasa menjadi lebih manis alami, aroma lebih khas, tekstur lebih lembut dan creamy, serta warna berubah menjadi lebih menarik. Penambahan sari kurma juga terbukti meningkatkan kadar glukosa produk secara nyataKata Kunci: keju cottage, sari buah kurma, pemanis alami, kualitas fisik, kasar glukosa