Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Sosialisasi Kesehatan: Kenali Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun SD Inpres Antang 1 Makassar Tenri Ayu Adri; Muhammad Yusuf; Miladiarsi; Wahdaniar; Ade Irma; Arafah Nurfadillah
Jurnal Dharma Jnana Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.257 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat berbagai perubahan pada setiap aspek kehidupan, salah satunya pendidikan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi dalam bentuk sosialisasi kesehatan kepada para peserta tentang vaksin Covid-19 anak usia 6-11 tahun. Kegiatan ini dilakukan di SD Inpres Antang 1 Kec. Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dimana target peserta kegiatan adalah siswa(i) Sekolah Dasar kelas IV, V dan VI. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu metode pendekatan yang berupa ceramah, diskusi, dan tanya jawab terkait pengenalan vaksin Covid-19 anak usia 6-11 tahun. Selain itu, juga di lakukan mini kuis untuk mengukur tingkat kepemahaman siswa(i). Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan para siswa(i) SD Inpres Antang 1 Makassar tentang vaksin Covid-19 pada anak. Antusias siswa(i) sangat membantu jalannya kegiatan ini.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK TULANG IKAN CAKALANG (Katsuwanus pelamis) TERHADAP KEMAMPUAN EPITELISASI PADA TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI LUKA BAKAR uma, wasukmawati98; Wahdaniar; Muhammad Asri
Journal of Biomedical Sciences and Health Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jbsh.v2.i1.192

Abstract

Luka bakar adalah cedera kulit yang disebabkan oleh panas, biasanya akibat kontak dengan permukaan panas. Kerusakan akibat luka bakar dapat merusak lapisan kulit jaringan epidermis, dermis dan hypodermis. Luka bakar menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh yang dapat melibatkan jaringan ikat, otot, kulit saraf dan robeknya pembuluh darah yang akan mengganggu hemostatis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi efektif ekstrak etanol tulang ikan cakalang (K. pelamis) pada efek pitelialisasi tikus yang diinduksi luka bakar. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok negatif (KN) diberi aquades, kelompok positif (K+) diberi NaCl0,9%, kelompok perlakuan (K1), (K2), dan (K3) diberi ekstrak etanol tulang ikan cakalang (K. pelamis) dengan konsentrasi 40%, 60% dan 80%. Perlakuan luka bakar pada dorsal tikus menggunakan besi plat ukuran 2 mm pada yang dipanasi suhu 60° dan ditempelkan selama 30 detik di punggung tikus. Terapi tersebut diberikan dua kali sehari selama 14 hari. Pengukuran luas luka adalah dilakukan setiap hari. Pengumpulan data dilakukan secara statistik dengan menggunakan Anova Satu   Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif tidak signifikan berbeda dengan kelompok ekstrak yang diberikan dengan konsentrasi 40% dan 60%, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa etanol ekstrak daun gulma siam berpengaruh dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada tikus yang diinduksi luka bakar dengan cara yang efektif konsentrasi 80%.
Karakterisasi Kolagen Tulang ikan Cakalang Katsuwonus pelamis Dengan Hidrolisis Menggunakan Natrium Hidroksida Abdul Rahman, Nur Aini; Wahdaniar; Nur Insani Amir
Journal of Biomedical Sciences and Health Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jbsh.v2.i2.231

Abstract

Kolagen merupakan protein struktural utama yang ditemukan dalam jaringan ikat hewan vertebrata, mencakup 25-30% dari total protein hewani. Kolagen dari tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis), memanfaatkan potensi melimpah dari perairan Indonesia. Kolagen, sebagai limbah perikanan dengan sifat biokompatibel dan rendah antigenisitas, memiliki aplikasi luas di industri kosmetik, farmasi, dan pangan. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut natrium hidroksida (NaOH) 5% selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak kolagen sebesar 29,85% dari berat simplisia, yang dianggap baik karena melebihi 10%. Karakterisasi proksimat memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 8076:2014), dengan kadar air 4,03% (maks. 16%) dan kadar abu 0,18% (maks. 3,25%), serta karakteristik organoleptik kental, coklat kehitaman, dan berbau tengik. Analisis gugus fungsi menggunakan FTIR mengidentifikasi puncak serapan khas kolagen seperti NH₂, NH, -CH, C=O, dan C-N. Namun, kadar protein yang diperoleh melalui metode Lowry sangat rendah (0,994 ppm atau 0,397%). Rendahnya nilai ini diduga disebabkan oleh perbedaan metode analisis dibandingkan penelitian lain (misalnya metode Kjeldahl) serta potensi ketidaksesuaian komposisi protein sampel dengan standar yang digunakan pada metode Lowry, mengindikasikan perlunya optimasi lebih lanjut.
UJI BIOAKTIVITAS EKSTRAK TULANG IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA LUKA BAKAR TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) arista, arista; miladiarsi; Wahdaniar
Journal of Biomedical Sciences and Health Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jbsh.v2.i2.237

Abstract

Luka bakar adalah cedera yang rentan terhadap infeksi bakteri, terutama oleh Staphylococcus aureus, yang dapat memperparah kondisi dan memperlambat penyembuhan. Bakteri ini juga mampu membentuk biofilm, membuatnya lebih sulit diobati dengan antibiotik konvensional. Penelitian ini berfokus pada aktivitas antibakteri ekstrak tulang ikan cakalang terhadap Staphylococcus aureus pada luka bakar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif. Hasil pengukuran zona hambat diketahui bahwa ekstrak tulang ikan cakalang bersifat bakteriostatistik terhadap bakteri S. aureus menggunakan ekstrak tulang ikan cakalang konsentrasi 20%, 40%, 60%,80% dan kontrol positif ciprofloxacin serta kontrol negatif etanol dan aquades steril masing- masing sebanyak 3 kali replikasi yang menunjukkan kelompok perlakuan ektrak 20%, 40%, 60%, dan 80% tulang ikan cakalang berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus berdasarkan zona hambat yang terbentuk sebesar 5,4 mm, pengukuran ditunjukkan bahwa ekstrak 80% menghasilakan nilai daya hambat yang kuat paling berpengaruh dalam pertumbuhan Staphylococcus aureus.Ekstrak tulang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) konsentrasi 20%, 40%,60%, dan 80% dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak konsentrasi terbesar 80% di golongkan memiliki daya hambat kuat terhadap bakteri uji. Pada penelitian ini ekstrak tulang ikan cakalang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
A Training of Trainers (ToT) Program for Transforming Learning through Technology: Disseminating Digital Media and AI Implementation Competencies at SMAS Immim A. Muh. Nurul Akbar; Nur Insani Amir; Nurdzakirah Amir; Arafah Nurfadillah; Wahdaniar
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7162

Abstract

This community service program addressed the pressing need to equip educators at SMAS Immim with the competencies to integrate digital technology and Artificial Intelligence (AI) into their teaching practices, aligning with 21st-century educational demands. The program’s focus was a comprehensive Training of Trainers (ToT) designed to empower teachers as agents of change within their school. The intervention was conducted in two core sessions. The first session involved socialization and counseling on the conceptual use of AI in education. The second, main session was an intensive, hands-on ToT workshop. It combined a crucial mindset shift using the TPACK framework with practical training in creating interactive visual media (using Canva and Genially) and critically leveraging AI tools (like ChatGPT and Gemini) for lesson planning within the Kurikulum Merdeka structure. Evaluation through pre- and post-tests revealed a significant knowledge increase, with the average score rising from 58.7 to 86.2. The program successfully enhanced participants' practical skills in digital design and AI-aided pedagogy. More importantly, it fostered a critical, adaptive mindset, enabling educators to transform their learning environments effectively. This initiative has laid a strong foundation for sustainable digital innovation at SMAS Immim.
Pelatihan Pembuatan Minuman Kombucha Sebagai Upaya Peningkatan Fungsi Fisiologis Tubuh di Kantor Desa Moncongloe Bulu’ Kecamatan Mongcongloe Kab Maros Wahdaniar; Ade Irma; Miladiarsi
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.918 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.60

Abstract

Pada tanggal 7 Desember 2022 telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan cara pembuatan Kombucha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mayarakat Desa Moncongloe Bulu’ kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros tentang manafaat Kombucha dalam peningkatan fungsi fisiologi tubuh.Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai manfaat Kombucha. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias dalam menerima dan melaksanakan tahapan yang dipaparkan. Peserta pada pengabdian ini adalah pegawai kantor desa, ibu PKK, KadeR Desa dan Mahasiswa KKN. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada program pengabdian ini telah membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Moncongloe Bulu’ khususnya di Kacematan Moncongloe mengenai proses pembuatan Kombucha dan mengetahui manfaat kesehatan yang di hasilkan dalam mengkomsumi dan menggunakan Kombucha.
Edukasi Kesehatan Pemanfaatan Probiotik untuk Terapi Insomnia pada Remaja di SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar Ade Irma; Juniati Binti Lukman; Wahdaniar; Hijral Aswad
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.446

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa di SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar mengenai terapi non-farmakologis untuk menangani insomnia di kalangan remaja. Insomnia adalah gangguan tidur berupa kesulitan untuk memulai tidur. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan fungsi kognitif (seperti kurang fokus), labilitas emosi, gangguan suasana hati (mood) dan kesehatn fisik serta penurunan kualitas hidup. Berbasis pada bukti ilmiah terkini yang mengaitkan gangguan tidur dengan disfungsi sumbu usus-otak (gut-brain axis). Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan di Gedung Aula Sekolah SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar yang melibatkan 50 peserta. Materi mencakup konsep insomnia, hubungan sumbu usus-otak (gut-brain axis), serta bukti ilmiah peran probiotik. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait mekanisme di mana probiotik memodulasi mikrobiota usus, menghasilkan metabolit seperti asam lemak rantai pendek dan neurotransmitter (GABA dan serotonin), yang dapat mengurangi peradangan sistemik dan memperbaiki sinyal tidur. Kegiatan ini berhasil memberikan pengetahuan kesehatan terkait pendekatan yang aman dan mudah diakses dalam penanganan insomnia melalui optimasi kesehatan pencernaan atau modulasi mikrobiota usus. Oleh karena itu, edukasi berbasis bukti ilmiah efektif meningkatkan kesadaran akan peran probiotik sebagai strategi penunjang terapi insomnia.
Cytotoxic Activity of Chromolaena odorata Leaf Extract on WiDr Colon Cancer Cells Anam, Hairul; Aswad, Hijral; Irma, Ade; Wahdaniar
Journal of Biomedical Sciences and Health Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jbsh.v3.i1.300

Abstract

Background: Colorectal cancer (CRC) remains the third most commonly diagnosed cancer and the second leading cause of cancer-related mortality worldwide. In 2020, CRC accounted for approximately 1.9 million new cases and over 935,000 deaths globally. Conventional chemotherapy is frequently limited by systemic toxicity and drug resistance, necessitating the identification of novel plant-derived bioactive compounds. Chromolaena odorata (Asteraceae), a tropical medicinal plant, has demonstrated pharmacological properties including wound healing and anti-inflammatory activity; however, its antiproliferative potential against colorectal cancer cells remains insufficiently explored. Objective: This study aimed to evaluate the cytotoxic and antiproliferative effects of C. odorata n-hexane leaf extract on WiDr human colorectal adenocarcinoma cells using an in vitro MTT assay. Methods: Dried leaves of C. odorata were extracted via n-hexane maceration. WiDr cells were cultured in DMEM supplemented with 10% FBS and antibiotics. Cells were treated with graded extract concentrations (62.5–1000 μg/mL) for 24 hours in triplicate. Cell viability was assessed by the MTT assay and the half-maximal inhibitory concentration (IC₅₀) was determined via nonlinear regression analysis. Results: The extract exhibited concentration-dependent cytotoxicity against WiDr cells. The highest mean inhibition rate (94.3 ± 10.7%) was observed at 1000 μg/mL. The calculated IC₅₀ value was 149.09 ± 20.91 μg/mL, indicating moderate cytotoxic potency consistent with the National Cancer Institute (NCI) classification for biologically active crude extracts (IC₅₀ < 200 μg/mL). Conclusion: Chromolaena odorata n-hexane leaf extract demonstrates significant in vitro antiproliferative activity against WiDr colorectal cancer cells. The cytotoxic activity likely involves lipophilic bioactive compounds, including terpenoids. These findings support further bioassay-guided fractionation, mechanistic investigation, and in vivo validation as potential candidates for anticancer drug development.