Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBEKALAN PRANIKAH UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN KOMUNIKASI BAGI REMAJA USIA SIAP MENIKAH Rohimah, Siti; Pambudi, Riski Kristianto; Firdausy, Faila Ulfa Zahrotul
AL HAZIQ: Journal of Community Service Vol. 02, No. 1 Juni 2023
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/haziq.222

Abstract

Penelitian tindakan partisipatori ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan berkomunikasi dan penyelesaian masalah bagi remaja usia siap menikah di kecamatan Jumapolo. Penelitian ini melibatkan remaja usia siap menikah dan remaja siap menikah, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Jumapolo, kepala desa setempat, dosen dan mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Peneliti mengawali dengan melakukan observasi pada lokasi penelitian, wawancara dengan pemangku kepentingan, menentukan kegiatan berupa seminar dan focus group discussion dengan partisipan. Data kualitatif penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan, perubahan persepsi partisipan kegiatan tentang komunikasi dan pemecahan masalah dalam rumah tangga. Kegiatan ini sangat penting diadakan untuk memahami karakteristik pasangan, sebagai bekal menjalin komunikasi yang baik dalam sebuah rumah tangga, bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan baik sehingga dapat mencegah dari perceraian.
PENERAPAN METODE ABATA DALAM MEMBANTU HAFALAN AL-QURAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DI PONDOK PESANTREN ABATA TEMANGGUNG TAHUN 2023 Pambudi, Riski Kristianto; Sarjono, Joko; Mukhlisah, Iffah
Al’ulum Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3, No. 2 September 2023
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/alulum.282

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan metode Abata dalam membantu anak berkebutuhan khusus tuna rungu menghafal Al Quran di Pondok Pesantren Abata Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa metode Abata dapat membantu menghafal Al-Quran bagi anak berkebutuhan khusus tunarungu dengan lebih mudah. Penerapan metode Abata terdiri dari empat (4) tahap; 1) membedakan bunyi, 2) mengeja huruf dan mengaji, 3) menghafal Al Quran, dan 4) muroja'ah hafalan Alqurannya. Faktor pendukung penerapan metode Abata antara lain: 1) Metode yang tepat, 2) Antusiasme anak, dan 3) Guru yang profesional. Faktor penghambat penerapan metode Abata antara lain: 1) Rendahnya semangat anak, 2) Suasana hati yang berubah-ubah, 3) Sedikit terapis untuk tunarungu dan tuna wicara. Kesimpulannya, penerapan metode Abata terbukti mampu membantu anak berkebutuhan khusus tuna rungu dalam menghafal Al Quran walaupun mengalami tuli total dan tuna wicara namun dapat menghafal Al Quran seperti orang pada umumnya.
Ta’dib Penanaman Adab di Pesantren Sunar, Sunar; Al ‘Ithriy, Abu Husein Ibrahim; Pambudi, Riski Kristianto
TSAQOFAH Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i1.8346

Abstract

The concept of ta’dib constitutes the core of Islamic education, focusing on the inculcation of adab, the formation of akhlak (moral character), and the gradual introduction of truth to students. In the pesantren tradition, ta’dib serves as the principal foundation that distinguishes the pesantren educational system from other institutions, as it emphasizes not only the transfer of knowledge but also the formation of students’ character and personality as santri. This study aimed to examine in depth the concept of ta’dib in Islamic education by highlighting its implementation in the context of pesantren. The method employed was a literature study that reviewed various relevant sources, including books, journal articles, and previous research. The findings show that the inculcation of adab is carried out through various methods, including dialogue (hiwar), exemplary modeling (uswah), habituation (riyadhah), inspirational stories (ibrah), advice (mau’idzah), motivation and warning (targhib wa tarhib), and the use of parables (amtsal). Earlier scholars emphasized that adab is superior to knowledge because adab protects human beings from wrongdoing and makes their knowledge more beneficial. These findings affirm that, amid contemporary moral and social challenges, the strengthening of ta’dib is essential for shaping a morally upright generation not only in pesantren but also in schools and family environments, thereby enabling Islamic education to contribute significantly to the character formation of the Muslim community.