Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Servant Leadersip terhadap Kinerja Pegawai Supardi, Edy; Mahmud, Mahmud; Andriyan, Yoga; Hamsiah, Hamsiah; Sanaba, Hardiman F
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i1.4802

Abstract

Penelitian ini melihat Pengaruh Servant Leadership terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan biringkanaya makassar hasilnya variabel kinerja pegawai. terdapat pengaruh positif dan signifikan pada variabel Servant Leadership terhadap kinerja pegawai. Dengan melihat hasil penelitian pada Kantor Kantor Kecamatan Biringkanaya yaitu Servant Leadership memiliki peranan penting terhadap kinerja pegawai makanya harus perluh ditingkatkan. Para pimpinan juga harus lebih memperhatikan para pegawainya dengan memberikan keleluasaan dalam berekspresi agar kinerja yang dimiliki semakin bertambah dan hasilnya pun meningkat.
HALUAN KONSTITUSI DAN KEBIJAKAN KEADILAN SOSIAL DALAM HUKUM TATA NEGARA Rajab, Adirandi M; Pamungkas, Agfajrina Cindra; Muhamad, Sofyan; Supardi, Edy; Sanaba, Hardiman F
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 2 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i2.5814

Abstract

Kelima sila pancasila yang resmi dan sah berlaku secara konstitusional adalah sebagaimana yang termaktub dalam Alinea IV pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sebagaimana terakhir disahkan dengan Dekrit 5 Juli 1959, ditambah dengan lampiran naskah perubahan I, II, III, dan IV yang di sahkan pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. Kelima sila pancasila itu telah melewati sejarah yang panjang dsn telah mengalami lima versi rumusan yang pernah berlaku secara resmi, yaitu : pertama, rumusan piagam Jakarta atau Jakarta Charter bertanggal 22 juni 1945; kedua, rumusan pembukaan Undang Undang Dasar yang di sahkan pada tanggal 18 agustus 1945; ketiga, rumusan Mukaddimah Konstitusi Repubik Indonesia serikat bertanggal 27 Desember 1949; keempat, rumusan Mukaddimah Undang-Undang Dasar Sementara Bertanggal 15 Agustus 1950; kelima, yang berasal dari rumusan kedua, yaitu rumusan pembukaan UUD 1945 yang disahkan pada tanggal 18 agustus 1945 menjiwai nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar yang terdapat dalam pancasila. Istilah keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia yang dilambangkan dengan simbol padi dan kapas, baik dalam versi rumusan Bung Karno maupun yamin, disebut dengan istilah “Kesejahteraan rakyat” atau “kesejahteraan” saja, bukan atau belum disebut dengan istilah “kesejahteraan sosial” ataupun dengan perkataan “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Kepemimpinan Transformasional dan Kinerja Karyawan berbasis Kontruksi Variabel: Prespektif Analisis Komprehensif Sanaba, Hardiman F; Ardiansyah, Fuad; Hidayattulah, M Farhan; Sadikin, La Ode Jafar; Saputra, Andi Iksan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16760

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui analisis konstruksi variabel. Menggunakan metode wawancara mendalam terhadap informan dari berbagai profesi, studi ini memetakan dua pilar utama keberhasilan organisasi: Outcome Factors (motivasi inspirasional, keterikatan emosional, kepercayaan, pengetahuan, dan komunikasi) serta Output Factors (kinerja berkelanjutan, motivasi intrinsik, pemberdayaan, kepuasan, dan komitmen). Temuan utama menunjukkan bahwa diskoneksi antara inspirasi dan produktivitas dapat diatasi ketika pemimpin berperan sebagai pemimpin yang aktif membagikan ilmu. Praktik ini membangun keamanan psikologis dan mengubah hubungan formal menjadi kemitraan emosional yang kuat. Dampaknya, kinerja karyawan tetap stabil dan berkualitas meski menghadapi kendala teknis atau fisik. Secara komprehensif, sinergi antara pengembangan kompetensi dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan terbukti mampu menciptakan ekosistem kerja yang unggul. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan konstruksi variabel yang berfokus pada keseimbangan outcome dan output merupakan strategi kunci untuk mencapai performa yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pengalaman lintas profesi mempertegas bahwa kepemimpinan yang memanusiakan karyawan berkorelasi positif terhadap stabilitas kualitas kerja di tatanan nilai yang tinggi.