Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Kebijakan: Pengembangan Usaha Sektor Perikanan pada Kawasan Ekonomi Khusus Sorong Supardi, Edy; Difinubun, Muh Izhar; Muhamad, Sofyan
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 2 No 1 (2022): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v2i1.3755

Abstract

Kabupaten Sorong dan Kota Sorong merupakan wilayah di sebelah Barat Papua yang sangat strategis karena menjadi ‘pintu masuk’ ke Provinsi Papua lainnya. Wilayah terdekat Kabupaten Sorong adalah Kota Sorong sebagai kota perdagangan dan industri jasa, sedangkan Kabupaten Sorong merupakan kawasan dengan sumber daya alam sangat potensial untuk dikembangkan yang dapat membuka peluang investasi seluas-luasnya. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu untuk melaksanakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. Kawasan tersebut disiapkan untuk memaksimalkan kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di bidang perikanan dan transportasi laut. Lokasi ini juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agroindustri, dan pertambangan, sehingga KEK Sorong didesain pengembangannya sesuai dengan 3 (tiga) potensi tersebut dan diprediksi akan menghasilkan investasi sebesar Rp 32,2 triliun pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alternatif kebijakan KEK Sorong terhadap pertumbuhan ekonomi di sektor usaha perikanan dan kelautan terutama di Provinsi Papua Barat yang dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode display analyzis, serta untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayah di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya stakeholders mengembangkan teknologi moderen pada industri rumahtangga (home industry) dan industri pengolahan ikan berskala besar pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong dan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua Barat Daya
Legalitas Mahkamah Konstitusi Mengenai Kewenangan Memutus Sengketa Pilkada Rajab, Adirandi M; Andriyan, Yoga; Muhamad, Sofyan; Supardi, Edy
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i1.4731

Abstract

Legalitas Mahkamah Konstitusi mengenai Kewanangan Memutus Sengketa Pilkada. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum normatif yaitu. penelitian kepustakaan, yaitu pendekatan dengan menggunakan konsep hukum positivis berupa karya penelitian investigasi peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh atau diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan cara meneliti berbagai literatur, internet dan jurnal. Kemudian hasil materi yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan ditarik kesimpulan secara induktif dan deduktif. Dalam undang-undang dasar tahun 1945 kewenangan Mahkamah Konstitusi ada empat kewangan Mahkamah Konstitusi yang di berikan oleh undang-undang dasar. Lembaga mana yang mempunyai kewenangan untuk menyelesaikan sengketa Pilkada setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi. Bagaimana pertimbangan Mahkamah Konstitusi mencabut kewenangannya sendiri untuk menyelesaikan sengketa Pilkada.
Pengaruh Servant Leadersip terhadap Kinerja Pegawai Supardi, Edy; Mahmud, Mahmud; Andriyan, Yoga; Hamsiah, Hamsiah; Sanaba, Hardiman F
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 1 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i1.4802

Abstract

Penelitian ini melihat Pengaruh Servant Leadership terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan biringkanaya makassar hasilnya variabel kinerja pegawai. terdapat pengaruh positif dan signifikan pada variabel Servant Leadership terhadap kinerja pegawai. Dengan melihat hasil penelitian pada Kantor Kantor Kecamatan Biringkanaya yaitu Servant Leadership memiliki peranan penting terhadap kinerja pegawai makanya harus perluh ditingkatkan. Para pimpinan juga harus lebih memperhatikan para pegawainya dengan memberikan keleluasaan dalam berekspresi agar kinerja yang dimiliki semakin bertambah dan hasilnya pun meningkat.
HALUAN KONSTITUSI DAN KEBIJAKAN KEADILAN SOSIAL DALAM HUKUM TATA NEGARA Rajab, Adirandi M; Pamungkas, Agfajrina Cindra; Muhamad, Sofyan; Supardi, Edy; Sanaba, Hardiman F
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 2 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i2.5814

Abstract

Kelima sila pancasila yang resmi dan sah berlaku secara konstitusional adalah sebagaimana yang termaktub dalam Alinea IV pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sebagaimana terakhir disahkan dengan Dekrit 5 Juli 1959, ditambah dengan lampiran naskah perubahan I, II, III, dan IV yang di sahkan pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002. Kelima sila pancasila itu telah melewati sejarah yang panjang dsn telah mengalami lima versi rumusan yang pernah berlaku secara resmi, yaitu : pertama, rumusan piagam Jakarta atau Jakarta Charter bertanggal 22 juni 1945; kedua, rumusan pembukaan Undang Undang Dasar yang di sahkan pada tanggal 18 agustus 1945; ketiga, rumusan Mukaddimah Konstitusi Repubik Indonesia serikat bertanggal 27 Desember 1949; keempat, rumusan Mukaddimah Undang-Undang Dasar Sementara Bertanggal 15 Agustus 1950; kelima, yang berasal dari rumusan kedua, yaitu rumusan pembukaan UUD 1945 yang disahkan pada tanggal 18 agustus 1945 menjiwai nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar yang terdapat dalam pancasila. Istilah keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia yang dilambangkan dengan simbol padi dan kapas, baik dalam versi rumusan Bung Karno maupun yamin, disebut dengan istilah “Kesejahteraan rakyat” atau “kesejahteraan” saja, bukan atau belum disebut dengan istilah “kesejahteraan sosial” ataupun dengan perkataan “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”.
PERAN KESADARAN LINGKUNGAN DALAM MENGURANGI TIMBUNAN SAMPAH: STUDI KASUS MASYARAKAT KAMPUNG MAIBO, DISTRIK AIMAS, PAPUA BARAT DAYA Dewantoro, Muhammad Pandu Zam; Sinen, Karmila; Andriyan, Yoga; Supardi, Edy
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v4i1.6575

Abstract

Masyarakat tidak menyadari pentingnya menjaga ekosistem alam dan kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan sampah, yang menyebabkan banyak sampah di Kampung Maibo. Ini karena ada banyak hubungan antara menjaga ekosistem, lingkungan, dan sampah. Peneliti mencoba menemukan sumber masalah sampah dan cara untuk menanganinya. Dengan menggunakan data analisis lainnya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi, studi literatur, dan wawancara dengan beberapa informan. Peneliti menemukan fakta lapangan bahwa masalah sampah telah menjadi masalah yang sering dihadapi oleh penduduk kampung Maibo di wilayah Papua Barat Daya. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah dan peraturan pemerintah yang tepat untuk memberikan efek jera dan melatih masyarakat sekitar untuk bekerja sama untuk menjaga area perkampungan Maibo bersih.
Penerapan Terapi Bladder Training dalam Pemenuhan Kebutuhan Eliminasi Pada Pasien Post Operasi Benigna Prostate Hyperplasia Zakariyati, Zakariyati; Lamasahuddin, Lamasahuddin; Supardi, Edy; Iismayanti, Iismayanti; Hijrah Tiala, Nur; Karisma, Anggraeni
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.153

Abstract

Pendahuluan: Benigna Prostate Hyperplasia (BPH) merupakan suatu penyakit pembesaran prostat, yaitu pembesaran ukuran sel yang diikuti dengan penambahan jumlah sel. BPH dapat menyebabkan gangguan eliminasi urin sehingga lazimnya prosedur yang umum dilakukan pada pasien BPH adalah Transurethal Resection of The Prostate (TURP). Gangguan eliminasi merupakan salah satu keluhan yang sering dialami pada pasien pasca TURP sehingga perlu dilakukan terapi bladder training untuk membantu mengembalikan fungsi optimal kandung kemih. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penerapan terapi bladder training dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi pada pasien post operasi BPH. Metode: Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dua partisipan mendapatkan penerapan bladder training, pengumpulan data melalui wawancara dan lembar observasi Hasil: Hasil pengkajian pada kedua pasien, ditemukan adanya keluhan yang sama seperti dribbling dan kurang mengenali sensasi berkemih. Setelah dilakukan penerapan bladder training didapatkan hasil kedua pasien mampu mengenali berkemih pada bladder training ketiga dan keempat. Kesimpulan: Terapi bladder training yang dilakukan selama 7 kali sehari dengan mengklem kateter selama 1 jam mampu memberikan efek yang positif pada kedua pasien karena pasien sudah mampu mengenali sensasi berkemih, Saran: diharapkan perawat untuk secara konsisten menerapkan latihan bladder training pada pasien pasca operasi BPH untuk meningkatkan fungsi kemih mereka
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAS KAKI DENGAN LUKA KAKI DIABETIK DI KLINIK PERAWATAN LUKA KOTA MAKASSAR Risman; Supardi, Edy; Jamaluddin, Maryam
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka kaki diabetik adalah luka pada area kaki, bersifat kronis dan sulit sembuh, mengalami infeksi dan iskemia tungkai yang jika dibiarkan dapat mengakibatkan risiko amputasi bahkan mengancam jiwa. Luka kaki diabetik dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, salah satu faktor eksternal yang dapat menyebabkan adalah penggunaan alas kaki yang tidak tepat, termasuk penggunaan sepatu yang sempit. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juli 2019 sampai dengan 10 Agustus 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki diabetik di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, di dapatkan 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki diabetik (p = 0,002). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara penggunaan alas kaki dengan luka kaki di Klinik Perawatan Luka Kota Makassar, dimana penggunaan alas kaki merupakan faktor yang paling dominan.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN Fitria Syarif; Zaenal, Syaifuddin; Supardi, Edy
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai oleh adanya penyimpangan yang sangat dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Beberapa hal yang bisa memicu kekambuhan skizofrenia, antara lain tidak minum obat dan tidak kontrol ke dokter secara teratur, menghentikan sendiri obat tanpa persetujuan dari dokter, kurangnya dukungan dari keluarga dan masyarakat, serta adanya masalah kehidupan yang berat yang membuat stres. Pasien skizofrenia yang berhenti minum obat akan memicu munculnya kembali gejala positif dan negatif dari skizofrenia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang patuh minum obat berjumlah 26 responden, dimana terdapat 38,5% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 61,5% yang pernah mengalami kekambuhan. Sedangkan responden yang tidak patuh minum obat berjumlah 37 responden, dimana terdapat terdapat 0,0% yang tidak pernah mengalami kekambuhan dan 100,0% yang pernah mengalami kekambuhan. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HEMOROID PADA PASIEN DI RUANGAN POLI BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TENRIAWARU KABUPATEN BONE Risma Desy Purnamasari Idrus; Rifatunnisa, Rifatunnisa; Supardi, Edy
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemoroid atau lebih sering dikenal dengan sakit ambeien merupakan beban kesehatan utama di negara-negara yang sedang berkembang yang sedang mengalami transisi demografi dan perubahan pola hidup dalam masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan case control study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstipasi merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (91,000>1), obesitas bukan merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (1,000=1), dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien (1,750>1) di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah konstipasi dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien, sedangakan obesitas bukan merupakan faktor risiko kejadian hemoroid pada pasien di Ruangan Poli Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone
Peran Pemerintah Kampung dalam Budidaya dan Produksi Olahan Rumput Laut Ibu-ibu PKK Kampung Arar, Kabupaten Sorong Supardi, Edy; Difinubun, Muh Ishar
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i2.1267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah kampung dalam pengembangan budidaya dan produksi olahan rumput laut oleh ibu-ibu PKK keluarga nelayan di Kampung Arar, Kabupaten Sorong, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap kegiatan pemberdayaan ibu-ibu PKK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah kampung memiliki peran strategis sebagai kewirausahaan, koordinator, fasilitator, dan stimulator dalam mendorong keberlanjutan usaha budidaya dan pengolahan rumput laut. Peran ini berkontribusi dalam menciptakan sistem usaha yang terkoordinasi dan berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana produksi, seperti bibit, media budidaya, fasilitas pengolahan, serta pelatihan. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan pendanaan, rendahnya partisipasi dan kerja sama masyarakat, ketidakstabilan produksi akibat kondisi cuaca, serta keterbatasan akses pemasaran.Penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah kampung sebagai aktor kunci dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.