Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan antara Persepsi tentang Organisasi dengan Minat Berorganisasi pada Mahasiswa Wulandari, Resa; Sukma, Dina
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0883cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena yang terjadi di Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP yaitu rendahnya minat mahasiswa mengikuti kegiatan organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan persepsi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP tentang organisasi (2) mendeskripsikan minat berorganisasi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP (3) menguji hubungan antara persepsi tentang organisasi dengan minat berorganisasi pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif korelasional dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP sebanyak 93 orang mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan metode skala likert. Data diananalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menggunakan rumus statistik untuk melihat hubungan persepsi tentang organisasi dengan minat berorganisasi pada mahasiswa dengan menggunakan analisis Statistik Startified Propotional Random Sampling dengan Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) persepsi tentang organisasi dilihat dari aspek kognisi, afeksi, dan konasi/psikomotor pada umumnya berada pada kategori positif, (2) minat berorganisasi dilihat dari aspek kognitif dan afektif pada umumnya berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi tentang organisasi (X) dengan minat berorganisasi pada mahasiswa (Y) dengan nilai korelasi 0,821 pada taraf signifikansi 0,000% pada tingkat hubungannya yang sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan lagi minat berorganisasi pada maahsiswa, yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan  penguasaan konten.
Pelatihan Pembuatan Teknologi Kombinasi Pupuk Dasar Dengan Sistem Lepas Lambat (Slow Release) Melalui Pencampuran Zeolit Alam Pada Kelompok Tani Karangpandan Pramono, Edi; Wahyuningsih, Sayekti; Lestari, Witri Wahyu; Saraswati, Teguh Endah; Widjonarko, Dian Maruto; Raharjo, Sentot Budi; Rahayu, Rahayu; Venny, Venny; Basith, Abdul; Zetadini, Reza; Melina, Dika Caesar; Wulandari, Resa
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i2.360

Abstract

Permasalahan kelangkaan pupuk dan penggunaan pupuk kimia sintetik secara berlebih sering muncul dalam pertanian. Hal ini terjadi pula pada sistem pertanian hortikultura di daerah Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Perlu adanya edukasi tentang pentingnya manajemen penggunaan pupuk yang baik untuk menghemat dan menjaga kualitas lahan pertanian. Pada kegiatan ini tim pengabdi memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk lepas lambat atau slow release guna memberikan pemahaman pemanfaatan material anorganik alam dalam penghematan pupuk kimia sintetik. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi zeolit dan manfaatnya bagi pertanian dan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pupuk kombinasi zeolit. Dari pelatihan ini diperoleh bahwa masyarakat menjadi paham akan bahaya pemakaian pupuk sintetik berlebih dan manfaat zeolit bagi pertanian. Pelatihan menjadikan anggota kelompok tani mampu menyiapkan pupuk dengan kombinasi zeolit. Dari survey juga diperoleh bahwa masyarakat tertarik untuk memanfaatkan teknologi campuran pupuk tersebut guna menghemat pemakaian pupuk. Dari kegiatan ini diharapkan teknologi yang dikembangkan di universitas mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat tani khususnya pada teknologi pupuk slow release berbasis zeolit alam dan dapat diterapkan bagi kelompok tani pada skala yang lebih besar.
Kinerja Karbon Aktif Daun Eceng Gondok pada Penurunan Kadar Fosfat Artifisial dan Surfaktan dalam Limbah Detergen Wulandari, Resa; Riyanto, Cucun Alep; Martono, Yohanes
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 19, No 2 (2023): September
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.19.2.65626.149-161

Abstract

Limbah detergen masuk ke dalam kategori limbah domestik karena limbah ini memiliki potensi membentuk film pada permukaan air dan menurunkan tingkat transfer oksigen ke dalam air. Oleh karena itu, penanganan limbah detergen diperlukan untuk meningkatkan kualitas air. Pada penelitian ini dilakukan sintesis karbon aktif dari Daun Eceng Gondok (DEG) sebagai adsorben fosfat dalam limbah fosfat artifisial dan surfaktan dalam limbah detergen. Tingginya kandungan selulosa dalam daun eceng gondok membuat tanaman tersebut memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan dasar alternatif untuk karbon aktif. Sintesis karbon aktif DEG dilakukan melalui proses karbonisasi pada suhu 400 ℃ selama 60 menit dilanjutkan proses aktivasi dengan rasio karbon: H3PO4 30% yaitu 1:4 (b/b). Selanjutnya, pemanasan dilakukan menggunakan furnace pada suhu 600 ℃ selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif DEG memiliki gugus fungsional O‒H, C‒H, C=C, C≡C, dan C‒O serta karakter mikropori (d = 1,10 nm) dan luas permukaan sebesar 726,49 m2/g. Pada kajian kinetika dan isoterm adsorpsi, penjerapan karbon aktif DEG terhadap fosfat dan surfaktan mengikuti pemodelan kinetika Elovich dengan kapasitas adsorpsi masing-masing adalah 11,67 mg/g dan 4,19 mg/g. Efektivitas karbon aktif DEG dalam adsorpsi fosfat dan surfaktan berturut-turut mencapai 78,35% dan 52,99%.Performance of Activated Carbon from Water Hyacinth Leaves (WHL) for Reducing Artificial Phosphate and Surfactant Levels in Detergent Waste. Detergent waste is classified into the domestic waste category because it forms a film on the water surface and reduce the oxygen level in the water. Therefore, handling detergent waste is necessary to improve water quality. In this research, activated carbon was synthesized from water hyacinth leaves (WHL) as an adsorbent for phosphate in artificial phosphate waste and surfactant in detergent waste. The high cellulose content in water hyacinth leaves gives this plant the potential to be processed into an alternative base material for activated carbon. The synthesis of activated carbon from WHL (ACWHL) was carried out through a carbonization process at 400 ℃ for 60 min followed by an activation process using a weight ratio of carbon: H3PO4 30% = 1:4 (w/w) followed by heating at 600 ℃ for 60 min. The research results show that ACWHL has the functional groups O‒H, C‒H, C=C, C≡C, and C‒O as well as microporous character (d = 1.10 nm) and a surface area of 726.49 m2/g. In the study of kinetics and adsorption isotherms, the adsorption of ACWHL on phosphate and surfactants followed Elovich kinetic modeling with adsorption capacities of 11.67 mg/g and 4.19 mg/g, respectively. The effectiveness of ACWHL in adsorption of phosphate and surfactant reached 78.35% and 52.99%, respectively.