Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SUDUT PENYEMPROTAN DAN PENGGUNAAN ARUS TERHADAP SIFAT MEKANIS MATERIAL BAJA KARBON AISI 1045 Saidah, Andi; Umasangadji, Fahmi; Ridwan, Mochamad Ely; Rachman, Abdul
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7687

Abstract

Untuk meningkatkan sifat-sifat baja seperti kekerasan, kekuatan, keuletan, dan sifat fisiknya konduktivitas listrik, struktur mikro, densitas, seperti misalnya pada baja karbon AISI 1045. Baja karbon mendapat prioritas yang utama untuk dipertimbangkan, karena baja karbon Karena banyaknya permintaan yang bermacam–macam maka diadakan pemilihan bahan. Pemilihan bahan tersebut dapat dipersempit sesuai dengan kegunaannya, seperti misalnya pada baja karbon AISI 1045. Baja karbon mendapat prioritas yang utama untuk dipertimbangkan, karena baja karbon mudah diperoleh, mudah dibentuk atau sifat permesinannya baik, harganya relatif murah dan untuk mendapatkan sifat-sifat yang kuat diperlukan berbagai jenis proses perlakuan diantaranya dengan pelapisan atau penyemprotan dengan bahan lain. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kekuatan tarik tertinggi menggunakan arus 120A dengan kekuatan Tarik 400MPa. Untuk nilai kekerasan paling tinggi pada penggunaan arus 150A dengan sudut penyemprotan 225o.dan untuk beban Tarik terbesar pada jenis specimen B dengan nilai 66200MPa.
PENANGGULANGAN SAMPAH PLASTIK MELALUI PENYULUHAN BAHAYA DAN MANFAAT YANG DI TIMBULKAN DI WILAYAH KELURAHAN SEMPER TIMUR Saidah, Andi; Umasangadji, Fahmi; Ridwan, Mochamad Ely; Rachman, Abdul; Muliya, Amma
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2024): SWADIMAS EDISI JULI 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol2no2.619

Abstract

The waste problem continues to increase in volume, so it needs to be handled properly. In addition to causing floods, if there is garbage in the waterways, it will also be dangerous, especially plastic waste, because it is composed of chemicals that are difficult to decompose, so it is harmful to the environment. For this reason, it is necessary to process plastic waste into crafts that have selling and aesthetic value. The purpose of this activity is to provide education and motivation about the dangers of plastic waste and the benefits if made into handicraft items, as well as coordinate residents to clean up garbage that can cause annual flooding. This activity was carried out in the form of counseling and direct river cleaning activities. The main target of this activity is the residents of RT 04 RW 10 Semper Timur Village. Based on the pre-test results, 35.25% of residents did not know the benefits of plastic waste made into crafts, and 64.75% already knew. From the results of cleaning activities carried out by residents of RT 10 RW 10, the river becomes clean, the water flow is smooth, it does not cause odor, and besides that, it can also minimize environmental pollution so that residents can be more concerned about environmental cleanliness. With the creation of plastic waste utilization, residents have more knowledge about business opportunities that can be created through creativity and skills to improve their welfare.Permasalahan sampah terus semakin bertambah volumenya, sehingga perlu penanganan yang benar. Selain mendatangkan banjir jika terdapat sampah disaluran-saluran air, juga akan berbahaya terutama sampah plastik karena tersusun dari bahan kimia yang sukar diuraikan sehingga berbahaya bagi lingkungan. Untuk itu perlu dilakukan pengolahan sampah untuk mengubah sampah plastik menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual dan estetika. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan motivasi tentang bahaya sampah plastik dan juga manfaatnya jika di buat menjadi barang kerajinan, serta mengkoordinir warga untuk membersihkan sampah yang dapat menyebabkan banjir tahunan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan kegiatan langsung melakukan pembersihan sungai. Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah warga RT 04 RW 10 Kelurahan Semper Timur. Berdasarkan hasil pre-test, sebesar 35,25% warga belum tahu manfaat sampah plastik dibuat kerajinan dan 64,75% lainnya sudah tahu. Dari hasil kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh Warga RT 10 RW 10, sungai menjadi bersih, aliran airnya sudah lancar, tidak menimbulkan bau, selain itu juga dapat meminimalisir pencemaran lingkungan sehingga Warga dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan kreasi pemanfaatan sampah plastik, warga lebih punya pengetahuan mengenai peluang usaha yang dapat tercipta melalui kreatifitas dan keterampilan tersebut untuk meningkatan kesejahteraannya.
Pengaruh perawatan pompa air pendingin laut terhadap kerja mesin induk di km. sinabung Ridwan, Mochamad Ely
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v3i2.20

Abstract

Di dalam proses kerjanya, agar mesin penggerak utama dapat bekerja secara optimal dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah sistem pendingin air laut pada mesin penggerak utama. Dengan permasalahan yang ada yaitu faktor-faktor penyebab pompa pendingin tidak bekerja dengan optimal, dampak yang terjadi apabila pompa pendingin tidak dirawat dengan baik dan manfaat apa yang didapat dari perawatan pompa pendingin terhadap kerja mesin induk. Mengingat pentingnya mesin diesel penggerak utama di atas kapal, maka diperlukan metode yang tepat untuk mengetahui pengaruh perawatan pompa pendingin air laut terhadap kerja mesin induk. Dengan menggunakan metode fault tree analysis yaitu dengan metode membuat pohon kesalahan sebagai pencari penyebab terjadinya permasalahan, dan juga ditambah dengan observasi, wawancara dan studi pustaka. Dan juga menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui faktor penyebab, dampak, dan manfaat yang didapatkan. Dari hasil pembahasan didapat kesimpulan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pompa pendingin air laut tidak bekerja dengan optimal adalah kurangnya isapan dan tekanan pada pompa, menurunnya kerja pompa, mechanical seal bermasalah. Yang menimbulkan dampak pada mesin induk apabila pompa pendingin air laut tidak dirawat dengan baik yaitu Temperature mesin induk tinggi, putaran mesin induk turun secara otomatis, pemuaian bahan karena terkena panas yang berlebihan. Adapun manfaat yang didapat dari perawatan adalah Normalnya tekanan pompa, Pompa dapat bekerja dengan optimal, mengatasi kebocoran pada pompa.
Strategi coping dalam menghadapi stres pada taruna/i penyusun karya tulis akhir Ridwan, Mochamad Ely; Mashartanto, Achmad Ali; Siska, Syafni Yelvi
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v4i1.28

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya taruna/i yang merasa stres untuk menyusun karya tulis akhir. Oleh karena itu perlu ditinjau hal apa saja yang menjadi sumber stres taruna/i dalam menyusun karya tulis akhir. Selain itu, perlu diketahui strategi coping seperti apa yang digunakan oleh taruna/i tersebut untuk mengantisipasi sumber stres mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber stres yang dialami taruna/i angkatan III dalam menyusun karya tulis akhir dan mengidentifikasi strategi coping yang digunakan oleh taruna/i dalam menghadapi sumber stres mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 sumber stres yang dominan yang dialami oleh sebagian besar taruna/i yaitu krisis keadaan mendadak (34,2%) dan perkembangan kepribadian (33,3%). Selanjutnya, taruna/i menggunakan 3 jenis strategi coping dalam mengatasi stres, yaitu problem-focused coping (PFC) 42,5%, emotion-focused coping (EFC) 50% dan pshyshology-based coping (PBC) 43,18%. Dari ketiga macam strategi coping tersebut, yang paling banyak digunakan oleh taruna/i dalam mengatasi sumber stres adalah emotion-focused coping (EFC).