Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN GILI SEJANGAN DESA LABUHAN KURIS KABUPATEN SUMBAWA Fahruddin, Muh; Ilyas, Anita Prihatini; Aldi, Davit; Kautsari, Neri; Saputra, Aan; Rhismanda, Agum; Jondani, Diso Rahmat; Fajri, Muhammad; Rikardus, Rikki; Hakim, Lukman
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 1 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i1.6895

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang unik dan khas di wilayah perairan tropis. Indonesia sendiri berada di wilayah segitiga terumbu karang dunia sehingga seluruh penjuru dunia menjadikan Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati terumbu karang dunia. tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memulihkan terumbu karang yang telah rusak, melakukan perawatan, monitoring, dan evaluasi hasil transplantasi karang, membuat spot diving maupun snorkeling, melakukan edukasi kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Samawa, mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam Universitas Teknologi Sumbawa dan stakeholders lainnya tentang pentingnya ekosistem terumbu karang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 24-25 April 2024 di Gili (Pulau) Sejangan Desa Labuhan Kuris, Dusun Labuhan Terata, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Prosedur pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari dua tahapan yaitu penyampaian materi dan transplantasi karang. Hasil kegiatan pengabdian transplantasi terumbu karang menunjukkan antusias masyarakat, akademisi dan stakeholders dan tertarik melakukan rehabilitasi terumbu karang. Selain kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengelolaan fungsi kawasan terumbu karang dan dapat diterapkan secara aplikatif untuk memulihkan kondisi terumbu karang agar tetap terjaga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN GILI SEJANGAN DESA LABUHAN KURIS KABUPATEN SUMBAWA Fahruddin, Muh; Ilyas, Anita Prihatini; Aldi, Davit; Kautsari, Neri; Saputra, Aan; Rhismanda, Agum; Jondani, Diso Rahmat; Fajri, Muhammad; Rikardus, Rikki; Hakim, Lukman
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 1 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i1.7311

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang unik dan khas di wilayah perairan tropis. Indonesia sendiri berada di wilayah segitiga terumbu karang dunia sehingga seluruh penjuru dunia menjadikan Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati terumbu karang dunia. tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memulihkan terumbu karang yang telah rusak, melakukan perawatan, monitoring, dan evaluasi hasil transplantasi karang, membuat spot diving maupun snorkeling, melakukan edukasi kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Samawa, mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam Universitas Teknologi Sumbawa dan stakeholders lainnya tentang pentingnya ekosistem terumbu karang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 24-25 April 2024 di Gili (Pulau) Sejangan Desa Labuhan Kuris, Dusun Labuhan Terata, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Prosedur pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari dua tahapan yaitu penyampaian materi dan transplantasi karang. Hasil kegiatan pengabdian transplantasi terumbu karang menunjukkan antusias masyarakat, akademisi dan stakeholders dan tertarik melakukan rehabilitasi terumbu karang. Selain kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengelolaan fungsi kawasan terumbu karang dan dapat diterapkan secara aplikatif untuk memulihkan kondisi terumbu karang agar tetap terjaga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Rehabilitasi Mangrove untuk Mendukung Perikanan Berkelanjutan dan Mitigasi Iklim di Desa Labuhan Kuris Kabupaten Sumbawa Supriandi, Supriandi; Kautsari, Neri; Sapilin, Akbar; Rahmawati, Rahmawati; Syahputra, Ilham; Rhismanda, Agum; Rafandi, Tezar; Dharmawan, Teguh Dwi
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.112-124

Abstract

The mangrove ecosystems in Labuhan Kuris Village, Lape Subdistrict, Sumbawa Regency are degraded. The area of mangrove ecosystems is categorized as good; it has decreased, potentially impacting the decline in fisheries' productivity, global warming, and other effects. This community service activity aims to rehabilitate mangroves through education and mangrove planting. The stages of this activity include an initial survey of community knowledge (pre-test) regarding mangroves, education and discussion sessions (talk shows), mangrove planting, and monitoring and evaluation. Meanwhile, the target audience for this activity is adult community members. Interviews using questionnaires were conducted to assess the community's initial understanding of mangroves. An educational session on the roles of mangroves was conducted by providing materials and distributing stickers about the roles of mangroves, and sessions. An evaluation of understanding levels was performed through post-tests, while monitoring and evaluation were conducted using direct observation methods in the field. Post-test results showed that 88% of the target audience understand the function of mangroves, 96% stated that mangroves ' role is to protect fish and crabs, while only 60% answered that mangroves have roles in climate mitigation. The number of participants in the educational session was 50 people. The mangrove species planted was Rhizophora sp. On this occasion, 1000 mangrove seedlings were planted, and the number of community members involved in mangrove planting was 220. Monitoring and evaluation results indicated that some plants were damaged due to trampling by livestock. Thus, mitigation was done by fencing around the planting area. Overall, the community actively participated from the beginning to the end of the activities. This condition indicates that the community is highly concerned about mangrove management. However, community participation in mangrove management should be improved.
Penerapan Ekowisata Berbasis Keramba Jaring Apung (Eko-Kja) di Dusun Prajak Mardhia, Dwi; Hasani, Febri Jumati; Rhismanda, Agum
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Januari-Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Batu bangka termasuk dalam gugusan Teluk Saleh yang arah pembangunannya sebagai daerah wisata pesisir. Kondisi wisata desa Batu Bangka belum dikembangkan secara optimal. Permasalahan utama adalah masih maraknya illegal fishing yang berdampak pada rusaknya terumbu karang, berkurangnya hasil tangkapan nelayan serta terancamnya keberlanjutan ikan. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan melalui program Eko-KJA (ekowisata berbasis Keramba Jaring Apung). Tujuan Eko-KJA adalah menjaga kelestarian sumberdaya laut, meningkatkan pengembangan pariwisata dan membantu perekonomian nelayan. Adapun tujuan program adalah (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Eko-KJA, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya KJA mulai pembenihan hingga pembesaran, (3) Tersedianya KJA di perairan desa Batu Bangka (4) Terciptanya Eko-KJA (Ekowisata berbasis keramba jarring apung) dan (5) Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Eko-KJA. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan bantuan unit KJA. Hasil kegiatan adalah tersedianya KJA dengan kondisi sesuai desain teknis, ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam budidaya KJA sebesar > 50 %, terjalinnya kemitraan dengan berbagai pihak meliputi Pokdarwis Bunga Karang, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata dan WCS, serta adanya alternatif mata pencaharian masyarakat sehingga adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan Eko-KJA.