Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENAFSIRKAN AL-QUR'AN DALAM KONTEKS RITUAL SLAMETAN BULAN SURO DI YOGYAKARTA: SEBUAH EKSPLORASI ETNOGRAFI INTEGRASI ISLAM-JAWA Samsul Ariyadi
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v1i2.1056

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan interpretatif terhadap ayat-ayat Al-Qur'an terpilih yang dianggap relevan dengan ritual Slametan selama bulan Suro di Yogyakarta. Dengan menggunakan metode etnografi kualitatif dengan pendekatan deskripsi mendalam (Geertz), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana peserta ritual, pemimpin masyarakat, dan tokoh agama menegosiasikan dan mengubah makna ritual dalam matriks budaya Islam-Jawa. Data dikumpulkan selama studi lapangan tiga bulan pada tahun 2023 dari lima belas informan kunci yang dikenal karena peran mereka sebagai pemelihara masyarakat dan ulama. Berdasarkan tinjauan ekstensif literatur internasional kontemporer (n≥25), penelitian ini menunjukkan proses akulturasi dan reinterpretasi simbolik yang sedang berlangsung yang menjembatani kepercayaan tradisional Jawa dengan ajaran Islam. Temuan tersebut menyoroti fungsi ganda ritual untuk menjaga ikatan komunal dan membentuk identitas agama dalam konteks budaya-hibrida yang terus berkembang. Makalah ini diakhiri dengan menawarkan perspektif baru untuk mengintegrasikan elemen budaya dalam strategi proselitisasi agama dan dakwah kultural.
IMPLEMENTASI HADIST DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DI DESA SENDANGTIRTO: ANALISIS PEMBERDAYAAN UMKM SYARIAH BERDASARKAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Ziyad Ulhaq; Samsul Ariyadi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.1091

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.
Analisis Nilai-Nilai Qur’ani dalam Syair Tombo Ati: Pendekatan Penafsiran Intertekstualitas Julia Kristeva (L. 1941 M) Dini Siti Habibah; Ahmad Syukron; Samsul Ariyadi
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 4 No. 6 (2025): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/al-qiblah.v4i6.2131

Abstract

The Tombo Ati poem is one of the Javanese cultural heritages that carries profound spiritual and moral meanings, rich in Islamic values and spirituality. This study aims to analyze the Qur’anic values contained in the poem using Julia Kristeva’s (b. 1941) intertextuality theory as the interpretative framework. Through this approach, the research explores the intertextual relationship between the Tombo Ati text and Qur’anic teachings as its primary source of values. The study employs a qualitative descriptive method with textual analysis. The findings reveal a strong connection between Tombo Ati and Qur’anic values, including the reinforcement of monotheism (tawḥīd), sincerity in worship, friendship with the righteous, self-control, and gratitude to Allah Almighty. From Kristeva’s intertextual perspective, the poem exists in dialogue with the Qur’an, and these values form the foundation of its meaning and moral message. The study concludes that Tombo Ati serves as an effective medium for internalizing Qur’anic values through local cultural expression, making it relevant for education, da’wah, and character development.
AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik) Ziyad Ulhaq; Samsul Ariyadi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1244

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran. Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal.
Pendekatan Semantik dalam Taujîh Al-Mutasyâbih Al-Lafzhî: Studi Analitis atas Kitab Milâk Al-Ta’wîl Karya Ibnu Al-Zubair Al-Ghornâthî Samsul Dani Aryanto; Muhammad Azizan Fitriana; Samsul Ariyadi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.4994

Abstract

Studies on al-mutasyâbih al-lafzhî in Qur’anic scholarship have generally exhibited repetitive analytical patterns and limited engagement with underexplored classical works. This study aims to examine the method and systematic structure of taujîh al-mutasyâbih al-lafzhî in Milâk al-Ta’wîl by Ibn al-Zubair al-Ghornâthî, and to investigate the semantic implications derived through linguistic and munâsabah approaches. The research is motivated by long-standing scholarly debates concerning the meanings of repeated or lexically similar Qur’anic verses, ranging from views that generalize identical meanings to those asserting absolute semantic differences. Employing library research with a descriptive-analytical method, this study uses Milâk al-Ta’wîl as the primary source, supported by classical works of ‘ulûm al-Qur’ân and tafsir literature. The findings reveal that Milâk al-Ta’wîl represents a pioneering contribution to the discipline of taujîh al-mutasyâbihât al-lafzhiyyah, characterized by a thematic method, dialogical structure, and arrangement following the tartîb al-mushaf. The identified semantic implications not only offer interpretative variations but also function as mechanisms for integrating meanings among similar verses, demonstrating the precision of Qur’anic diction, and preventing perceptions of semantic contradiction. This study contributes an alternative analytical model for understanding al-mutasyâbih al-lafzhî in Qur’anic interpretation.
Reimagining Eco Theological Pedagogy: Comparative Analysis of Faith Based Environmental Education Strategies Across Pluralistic School Contexts Qinta Berliana Valfini; Samsul Ariyadi; Amara Rizki Fadillah
Green Philosophy: International Journal of Religious Education and Philosophy Vol. 2 No. 2 (2025): April: Green Philosophy: International Journal of Religious Education and Philo
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenphilosophy.v2i2.336

Abstract

Environmental education plays a crucial role in modern curricula, emphasizing sustainability and ecological responsibility to address global challenges. This study compares faith-based and secular environmental education strategies, focusing on how theological reflection and ecological consciousness are integrated into teaching frameworks. Faith-based schools, particularly those rooted in Christianity and Islam, incorporate ecological ethics within religious teachings, framing environmental stewardship as a moral and spiritual duty. In contrast, secular models prioritize scientific literacy and environmental problem-solving. The study reveals that faith-based models promote both scientific understanding and moral engagement with environmental issues through religious values like Imago Dei (in Christian schools) and khalifah (in Islamic schools). These values instill a sense of moral accountability, motivating students to act sustainably. The research also highlights how curriculum design, teacher involvement, and experiential learning contribute to the effectiveness of both models in fostering ecological responsibility. By comparing these approaches, the study proposes an integrative eco-theological pedagogical framework that combines the strengths of both methods to promote long-term commitment to sustainability. The findings have implications for educational policy, curriculum development, and teacher training, especially in pluralistic school settings where diverse perspectives must be considered. Integrating ecological ethics into education can cultivate a generation committed to sustainability and ethical responsibility.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS AL-QUR'AN DAN KOHESI SOSIAL: STUDI LAPANGAN DAN IMPLIKASINYA DI KELURAHAN PETUKANGAN SELATAN Abdullah Safei; Samsul Ariyadi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2356

Abstract

Artikel ini mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui perspektif Al-Qur'an dengan penekanan pada peningkatan kohesi sosial di Kelurahan Petukangan Selatan. Penelitian lapangan dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik sampling purposive dan instrumen wawancara mendalam serta observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi signifikan terhadap terbentuknya kohesi sosial, peningkatan rasa saling percaya, dan penguatan identitas keagamaan di tingkat komunitas. Temuan ini didukung oleh telaah literatur dan data empiris yang diperoleh di lapangan, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kebijakan dan praktisi pemberdayaan masyarakat. Studi ini menyoroti pentingnya peran Al-Qur'an dalam merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat yang berbasis nilai dan norma sosio-kultural, khususnya di lingkungan Kelurahan Petukangan Selatan. Dengan mengintegrasikan perspektif keislaman dan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, penelitian ini menegaskan pentingnya peran Al-Qur'an sebagai sumber inspirasi dalam merancang kebijakan komunitas yang efektif, responsif, dan berkelanjutan. Sejalan dengan tujuan strategis dalam meningkatkan kohesi sosial, temuan ini diharapkan dapat mendorong refleksi mendalam dan inovasi dalam program-program pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana akademis dan praktik lapangan dengan menyajikan model konseptual pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dan meningkatkan kohesi sosial secara signifikan. Diharapkan, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan studi dan menguji relevansi model ini di konteks geografis dan kultural yang berbeda.