Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Traffic Learning Model Development Through RSPA Program (Road Safety Partnership Action) Community Based Supriatna, Dede Ahmad
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v4i1.53613

Abstract

Traffic is the lifeblood of life because everyone from birth to death needs and uses traffic facilities, for this reason security, safety, comfort and smooth traffic must be guaranteed so that transportation can be enjoyed by all users comfortably and avoid from unwanted things. How to make it happen so that people feel comfortable in passing through this traffic, of course there must be a concept that can answer it, RSPA (Road Safety Partnership Action) is the flagship program of the Korlantas Polri to be able to work together with the community of road users who partner with the Police, especially those who are members of the community can work together together create security, safety, reliability and smooth traffic, through continuous and sustainable traffic learning for all its members so that they can become pioneers of the traffic order and can invite, deliver, campaign directly to the public, and can reduce the number of accidents the traffic going on. The research method that will be used is descriptive qualitative, explaining a phenomenon and constructing a theory related to the phenomenon as well as providing a systematic and accurate description of the actual facts and characteristics of a particular community
Rancangan Sistem Informasi Geografis (SIG) Daerah Monumental di Kabupaten Cianjur Syaddad, Hasbu Naim; Paminto, Saptaning Ruju; Supriatna, Dede Ahmad
Media Jurnal Informatika Vol 15, No 1 (2023): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v15i1.3177

Abstract

GIS (Geographic Information System) atau Sistem Informasi Geografis merupakan suatu sistem yang mengelola keadaan geografis bumi, dengan adanya tools yang bisa memudahkan dalam proses digitasi suatu peta kita dapat menganalisis dan mengelola dalam bentuk database. Kabupaten Cianjur memiliki banyak tempat bersejarah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum khususnya masyarakat Cianjur itu sendiri, ada yang hanya mengetahui nama dari tempat tersebut tapi tidak mengetahui sejarah lokasinya. Kurangnya informasi tersebut membuat masyarakat mengunjungi tempat tanpa tahu sejarahnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem  yang dapat membantu masyarakat terutama masyarakat Cianjur tersendiri dalam mendapatkan informasi mengenai tempat-tempat lokasi yang bersejarah di Cianjur. Serta dapat membantu pengelola arsip dalam mengelola sebuah informasi mengenai tempat lokasi dan deskripsi bersejarah yang belum banyak diketahui masyarakat Kabupaten Cianjur ataupun dari luar Kabupaten Cianjur. Perancangan Sistem Informasi Geografis Daerah Monumental di Kabupaten Cianjur menggunakan paradigm model Waterfall dengan UML (unified modeling language) dengan alat yang digunakan untuk merancang yaitu usecase  diagram, activity diagram, class diagram dan sequence diagram. Sedangkan alat pembangunan sistem database menggunakan MySQL, XAMPP, Visual Studio Code, Google Maps API, Google Chrome, Balsamiq Mockups. Sistem yang dirancang diharapkan dapat mempermudah masyarakat Cianjur dalam menerima informasi lokasi bersejarah di Kabupaten Cianjur, masyarkat dapat melihat data – data Arsip di Kabupaten Cianjur.
IMPLEMENTASI PEDAGOGIK DAN ANDRAGOGI DALAM PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN LALU LINTAS BERBASIS KOMUNITAS DI KABUPATEN CIANJUR Supriatna, Dede Ahmad; Robandi, Babang; Suryadi, Ace; Wahyudin, Uyu; Hufad, Achmad; Sudiapermana, Elih; Pramudia, Joni Rahmat
Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Politik, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jpphk.v13i1.3251

Abstract

Pengembangan model pembelajaran lalu lintas berbasis komunitas di Kabupaten Cianjur membutuhkan implementasi pedagogik dan andragogi yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Abstrak ini akan menjelaskan tentang bagaimana kedua pendekatan tersebut dapat diimplementasikan dalam pengembangan model pembelajaran lalu lintas di Kabupaten Cianjur. pedagogik digunakan untuk mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Pendekatan ini berfokus pada peran guru sebagai pengajar dan peserta didik sebagai penerima informasi. Dalam konteks pembelajaran lalu lintas, guru akan memainkan peran sentral dalam menyampaikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab. Penggunaan metode pengajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan studi kasus, akan mendorong partisipasi aktif peserta didik dan meningkatkan pemahaman mereka tentang aturan lalu lintas. andragogi digunakan untuk mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di tingkat pendidikan tinggi dan masyarakat umum. Pendekatan ini lebih berfokus pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, di mana mereka memiliki peran aktif dalam menentukan jalannya pembelajaran. Dalam pengembangan model pembelajaran lalu lintas berbasis komunitas, peserta didik di Kabupaten Cianjur akan didorong untuk mengambil peran sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Diskusi terbuka, simulasi, dan proyek kolaboratif akan digunakan sebagai metode pembelajaran untuk mengaktifkan pemikiran kritis dan partisipasi aktif peserta didik. implementasi pedagogik dan andragogi dalam pengembangan model pembelajaran lalu lintas berbasis komunitas di Kabupaten Cianjur menjadi penting untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif. Pedagogik berfokus pada pembelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah, sedangkan andragogi berfokus pada pendidikan tinggi dan masyarakat umum. Kedua pendekatan ini akan memastikan partisipasi aktif peserta didik, meningkatkan pemahaman mereka tentang aturan lalu lintas, dan mendorong mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dalam berlalu lintas..Kata Kunci : Pedagogik, Andragogi, Pembelajaran Lalu Lintas, Cianjur
Character and Emotional Intelligence Impact on Juvenile Delinquency: The Mediating Role of Interpersonal Intelligence Supriatna, Dede Ahmad; Hufad, Achmad; Saepudin, Asep; Rosmia, Ade Romi; Hanim, Faridah
Journal of Nonformal Education Vol. 11 No. 1 (2025): Community education and lifelong education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v11i1.19379

Abstract

This study explores the role of interpersonal intelligence in mediating the influence of character strength and emotional intelligence on juvenile delinquency. Using a quantitative survey method, data were collected from 250 vocational high school students in Cianjur City through a validated questionnaire and analyzed using the SEM-PLS approach. The results showed that character strength had a negative and significant effect on juvenile delinquency, with a coefficient value of -0.321, indicating that increasing character strength can significantly reduce juvenile delinquency. In addition, emotional intelligence also showed a negative and significant effect on juvenile delinquency. This confirms that increasing emotional intelligence also contributes to reducing juvenile delinquency. Interpersonal intelligence negatively and significantly impacts juvenile delinquency, with a coefficient value of -0.161, indicating that better interpersonal skills can reduce the tendency for delinquent behavior. Furthermore, character strength and emotional intelligence were found to have a positive and significant effect on interpersonal intelligence, with coefficient values ​​of 0.370 and 0.484, respectively. Another important finding is the significant negative indirect effect of character strength and emotional intelligence on juvenile delinquency through interpersonal intelligence. This shows that increasing character strength and emotional intelligence can reduce juvenile delinquency by improving interpersonal intelligence. This study concludes that strengthening students’ character and emotional intelligence and increasing interpersonal intelligence are essential strategies for reducing juvenile delinquency