Articles
Hubungan Pola Makan Dan Kualitas Tidur Dengan Derajat Hipertensi Di Desa Brabe Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo
Meigy Dwi Rizka;
Rizka Yunita;
Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tekanan darah tinggi yaitu suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri, dan hal ini sering ditemukan pada usia lanjut atau lansia. Salah satu factor penyebab terjadinya hipertensi pada lansia dikarenakan pola makan yang tidak sehat dan kualitas tidurnya berkurang.penelitan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 44 responden lansia. Sampel yang digunakan yaitu Sebagian siswa sejumlah 38 responden lansia dengan syarat inklusi dan esklusi diambil dengan cara purpose sampling. Instrument yang digunakan lembar kuisioner pola makan dan kisioner kualitas tidur yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Tehnik analisa data menggunakan spearman rank. Hasil penelitian didapatkan pola makan responden terbanyak adalah pola makan buruk 29 responden (76.3%), kualitas tidur responden terbanyak adalah kualitas tidur buruk 23 responden (60,5%), dan berdasarkan derajat hipertensi yang terbanyak adalah derajat 1 dengan 23 responden (60.5%). Hasil uji statistic menunjukkan ada hubungan pola makan dengan derajat hipertensi dengan nilai (p value 0,048 < 0,05), Dan ada hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi dengan nilai (p value 0,037 < 0,05). Diharapkan bagi petugas Kesehatan dapt meningkatkan upaya pelayanan promotif dan preventif, selain itu juga dapat dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang pentingnya pencegahan hipertensi dengan berbagai macam metode dan media.
Efektivitas Abdominal Stretching Exercise Dan Massage Effleurage Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan
Nandini Nursyamsiana;
Ro’isah;
Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dismenore atau nyeri haid adalah rasa nyeri yang menyertai menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Salah satu penanganan nonfarmakologis disminore yaitu Abdominal Stretching Exercise dan Massage Effleurage. Tujuan dari penelitian ini untukmenganalisis efektivitas Abdominal Stretching Exercise dan Massage Effleurag terhadappenurunan nyeri dismenorepada remaja di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitiantwo group pretest-posttest. Populasi sebanyak 64 responden. Sampel penelitian sebanyak 36 responden yang memenuhi syarat inklusi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi skala nyeri numeric (NRS) kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan hipotesis Uji Mann Whitney pada kedua kelompok. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum diberikan Abdominal Stretching Exercise adalah 4,67 dan sesudah diberikan Abdominal Stretching Exercise Abdominal Stretching Exercise3,78, sedangkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum diberikan Massage Effleurage adalah 4,94 dan sesudah diberikan Massage Effleurage 4,83. Hasil uji analisis didapatkan nilai p Value α (asymp. sign. 2 tailed) = 0,000, maka dinyatakan bahwa Abdominal Stretching Exercise lebih efektif terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan. Abdominal Stretching Exercise merupakan tindakan non farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan nyeri disminore. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk membandingkan Abdominal Stretching Exercise dengan intervensi lain dan menentukan metode mana yang lebih efektif.
Pengaruh Terapi Murottal Al Quran Dan Senam Ergonomik Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Desa Gili Ketapang Probolinggo
Muh Dani Sholehuddin Wahid;
Rizka Yunita;
Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang meluas dan sering disebut "silent killer" yang artinya pembunuh diam-diam karena sering tidak memiliki tanda atau gejala peringatan, dan banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memilikinya. Pengobatan Hipertensi dapat dilakukan dengan farmakologi hingga non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi Murottal Al quran dan Senam ergonomik terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Desa Gili Ketapang Probolinggo.Jenis penelitian Pra Eksperimen, dengan desain studi One-group pre-post test design, sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang berjumlah 23 responden yang di ambil dengan cara purposive sampling instrument yang digunaka lembar observasia dan tensimeter digital, untuk penderita hipertensi melakukan terapi murottal al quran dan senam ergonomik tersebut secara rutin selama 1 minggu 3 kali sebagai terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah, data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sebelum dilakukan Murottal Al quran dan Senam ergonomik terbanyak adalah hipertensi stadium 2, 12 (52.2%), hipertensi stadium 1, responden 11 orang (47.8%), dan nilai sesudah dilakukan Murottal Al quran dan Senam ergonomik hipertensi stadium 1 bertambah banyak menjadi 14 reponden (60.9%), sedangkan pra hipertensi dan hipertensi stadium 2 yakni 6 responden 26.1% dan 3 responden 13%. dengan hasil p-value 0.000 (p- value < 0,05) pada setiap variabel yang berarti bahwa ada pengaruh terapi Murottal Al quran dan Senam ergonomik terhadap tekanan darah penderita hipertensi.Diharapkan untuk penderita hipertensi melakukan terapi murottal al quran dan senam ergonomik tersebut secara rutin untuk menurunkan tekanan darah
Pengaruh Peer Education Dan Coaching Terhadap Perilaku Pencegahan Scabies Di Pondok Putri Damanhuri Romly Padjarakan Probolinggo
Muhayyibatul Qomariyah;
Ro’isah;
Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit scabies merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan perilaku. Penyakut scabies merupakan maslah kesehatan yang menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman pada bagi penderitantanya serta mudah menular. Salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit scabies yaitu perilaku personal hygiene yang buruk. Tujuan penelitian ini iyalah untuk mengetahui Pengaruh Peer Education dan Coaching Terhadap Perilaku Pencegahan Skabies Di Pondok Putri Damanhuri Romly Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pre experimental dengan desain one group pre-post design. Pelaksanaan Peer Education dan Coaching dilaksanakan sekama 2 mingu dengan 4 kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah 29 santri yang belum terkena scabies dan sampel sebanyak 29 santri yang belum terkena scabies di Pondok Putri Damanhuri Romly Probolinggo yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan diambil secara total sampling. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon, instrument penelitian menggunakan lembar kuisioner perilaku pencegahan skabies. Hasil penelitian ini diperoleh rata – rata sebelum dilaksanakan Peer Education dan Coaching dengan kategori kurang sebanyak 11 responden (37,9%), culup 9 responden (31%), dan baik sebanyak 9 responden (31%). Setelah dilakukan Peer Education dan Coaching diperoleh nilai dalam kategori baik sebanyak 20 responden (69%). Nilai P = 0,000 yang berarti ada pengaruh Peer Education dan Coaching terhadap perilaku pencegahan penyakit scabies di Pondok Putri Damanhuri Romly Probolinggo Diharakan kepada pengurus dan bagian kebersihan pondok dapat membuat jadwal kebersihan harian untuk membersihkan lingkungan pondok pesantren dan sering memantau kebersihan santri serta selalu mengingatkan santri untuk melakukan kebersihan diri secara mandiri dengan baik
Pengaruh Edukasi Pola Makan Terhadap Pencegahan Kekambuhan Gasrtitis Di SMPN 1 Lekok Kabupaten Pasuruan
Achmad Bagus Sofyanto;
Ro’isah;
Nafolion Nur Rahmad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v3i11.1488
Gastritis merupakan peradangan yang mengenai mukosa lambung. Peradangan ini dapa tmengakibatkan pembengkakan mukosa lambung sampai terlepas nya epitel mukosa superficial yang menjadi penyebab terpenting dalam gangguan saluran pencernaan. Pelepasanepitelakanmerangsangtimbulnya proses inflamasi pada lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh edukasi pola makan terhadap pencegahan kekambuhan gastritis di SMPN 1 lekok Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pre experimental design dengan jeni spre test and post test one group design. Dengan jumlah sampel sebanyak sebanyak 45 responden .Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki pencegahan kategori baik sebanyak 24 responden (53,3%) sebelum perlakuan.Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa hampir seluruh responden memiliki pencegahan kategori baik sebanyak 42 responden (93,3%) setelah perlakuan.Hasil uji analisis menggunakan Wilcoxontets didapatkan nilai α<0,05 yaitu α=0,000 hal ini menunjukkan bahwa ada Pengaruh edukasi pola makan terhadap pencegahan kekambuhan gastritis di SMPN 1 lekok Kabupaten Pasuruan. Dengan penerapan pola makan yang sehat dan teratur, Anda dapat mengurangi risiko kekambuhan gastritis. Hindari makanan yang dapat memicu peradangan pada lambung. Sadari bahwa pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Dengan mengikuti polamakan yang sehat, Anda dapat mengurangi kemungkinan kekambuhan gastritis dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Dengan Garam Terhadap Nyeri Dan Kualitas Tidur Pada Penderita Gout Artritis Di Dusun Danurojo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang
Dimas Anjar Kuncoro;
Ainul Yaqin Salam;
Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1666
Tinggi nya beban kerja di dusun danurojo juga menjadi factor terjadi nya asam urat dan juga penuaan karena pertambahan usia seringkali disertai dengan timbulnya berbagai penyakit degeneratif, hal ini dibuktikaan dengan kejadian Gout artritis di indonesia asam urat diperoleh 11,9%, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh Rendam kaki air hangat garam terhadap skala nyeri dan kualitas tidur pada pasien asam urat, responden dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen. Pada penelitian ini metode eksperimen akan menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest, mengunakan uji Wilxocon dengan Total Sampling pengambilan sampel di mana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang ada yaitu 30 responden , Hasil Penelitian Didapatkan skala nyeri menurun 0-3 yaitu nyeri ringan sebanyak 30 orang (100%). Mengalami tidur yang sangat baik sebanyak 10 orang (33%) dan yang mengalami kualitas tidur baik 20 orang (67%). uji Wilcoxon di dapatkan hasil Test dengan nilai p= 0,000 dengan tingkat signifikan < 0,005 sehingga dapat dinyatakan H1 diterima yang artinya efektiv terapi Rendam Kaki Air Hangat Dengan Garam Terhadap Nyeri Dan Kualitas Tidur Pada Penderita Gout Artritis Di Dusun Danurojo Desa Gondoruso Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Diharapkan responden dapat melakukan terapi rendam kaki air hangat dengan garam dengan mandiri Sebagai alterative pereda nyeri sehingga responden bisa kontrol nyeri dan kualitas tidur nya.
Implementation of Educational Media With Role Play Towards Improving Mother Skills As An Effort To Prevent Sexual Violence In Pre-School-Age Children
Laili, Nurul;
Handayani, Erna;
Ro’isah;
Salam, Ainul Yaqin
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 5 No. 1 (2023): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55018/janh.v5i1.128
Background: Sexual violence against children is a form of sexual deviation that is very life-threatening, especially because it has a destructive and psychological impact. Meanwhile, in Probolinggo Regency, there are 35 cases of sexual violence against children. The study aims to enhance the effectiveness of educational media in enhancing mothers' abilities to prevent sexual violence in preschool children. The study employs a role-playing game as its educational medium. Methods: The main goal of this study is to evaluate the efficacy of teaching mothers skills in preventing sexual assault with preschoolers through role-playing. This study has a quasi-experimental design. Seventy-six respondents were included in the purposive sampling, of whom 38 were assigned to the intervention group and 38 to the control group. Data were gathered using a questionnaire about the characteristics of the respondents and an observation sheet on "Child Sexual Abuse Prevention Practices." The Wilcoxon test was employed for data analysis Results: The results showed the effectiveness of education with the role-play method on maternal skills to prevent sexual violence against children with a P-value of 0.005. Conclusion: Educational media with the role-play method can be applied to improve maternal skills and prevent sexual violence in preschool-age children. Families, nursing professions, educational institutions, and subsequent research are expected to participate in efforts to prevent sexual violence in children
Peningkatan Dukungan Keluarga Berbasis Family Centered Care Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja
Nurul Laili;
Ro’isah;
Ainul Yaqin Salam
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i2.2063
Permasalahan yang menimpa remaja dikatakan kompleks yang berkaitan dengan pergaulan, perilaku pacaran, prestasi yang bermasalah di sekolah, dan lain-lain. Berdasarkan hasil survei didapatkan data bahwa seperempat remaja menyatakan mulai berpacaran pada usia 15 tahun dan gaya pacaran yang dilakukan seperti berpegangan tangan, ciuman, dan ada beberapa remaja yang pernah meraba bagian tubuh yang sensitif pada pasangannya. Faktor dominan perilaku seksual di pedesaan adalah teman sebaya sedangkan di perkotaan dipengaruhi oleh pengetahuan. Kurangnya bimbingan dan konseling dari orang tua menyebabkan remaja melakukan perilaku seksual yang berakibat pada kehamilan, akibat yang lain seperti remaja tertular peyakit mematikan, dan tingginya kasus kriminalitas. Berdasarkan analisa tersebut maka dukungan keluarga berbasis family centered care yang melibatkan orang tua dalam mengatasi permasalahan remaja. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan dukungan kelurga berbasis family centered care dalam mencegah perilaku seksual beresiko pada remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah dan konseling tentang dukungan keluarga berupa emosional, informasional, penghargaan dan instrumental. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui bentuk-bentuk dukungan yang harus diberikan kepada anak remaja, selain itu ada beberapa peserta yang membiarkan anaknya pacaran tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, selama pelaksanaan peserta antusias sehingga banyak pertanyaan yang muncul tentang perilaku seksual beresiko pada remaja. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam mencegah dan menguarangi perilaku seksual beresiko pada remaja.
The Determinants Self-Care of Diabetic Foot Ulcer Incidence Diabetes Mellitus Patients
Hamim, Nur;
Rahmat, Nafolion Nur;
Ro’isah;
Narsih, Umi
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jkm.v10i4.28477
Background: : Diabetic foot ulcers are a chronic complication of Diabetes Mellitus (DM) that often leads to disability and amputation. The incidence of foot ulcers is closely related to patient self-care behavior, including diet, physical activity, medication adherence, blood sugar monitoring, and foot care Objective: The purpose of this study was to determine the determinants of self-care on the incidence of diabetic foot ulcers in Diabetes Mellitus patients. Methods: This article used a cross-sectional design with a population of 91 with a sample of 73 DM patients selected by purposive sampling. The instruments used were the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) questionnaire to assess self-care and an observation sheet for the incidence of diabetic foot ulcers. Data analysis was performed using the Chi-Square test and logistic regression to determine the determinant factors. Results: The results showed a significant relationship between self-care and the incidence of diabetic foot ulcers (p < 0.05). Foot care was the most dominant factor (OR = 0.0004; CI95%), followed by blood sugar monitoring and medication adherence. Conclusion: Self-care significantly influences the incidence of diabetic foot ulcers, with foot care being the primary determinant. Intensive education regarding self-care, particularly foot care and blood sugar monitoring, is needed to prevent further complications.
Hubungan Antara Peran Pendamping Minum Obat (PMO) Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru Di UPT Puskesmas Tekung Lumajang: The Relationship Between The Role Of Medication Adherence Supporters (PMO) And Motivation With The Adherence To Medication In Pulmonary Tuberculosis Patients At The Tekung Lumajang Health Center
Shofyan, Muhammad Ali;
Ro’isah;
Sulistyono, R. Endro;
Nusantara, Ana Fitria
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.235
Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien yang tinggi. Kurangnya motivasi dan lemahnya pendampingan selama masa pengobatan dapat menyebabkan ketidakpatuhan pasien, yang berisiko menimbulkan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Pendamping Minum Obat (PMO) dan motivasi dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB di Puskesmas Tekung Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi analitik. Sampel berjumlah 35 responden yang diambil dengan teknik Purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran PMO dalam kategori sangat baik (65,7%), motivasi tinggi (74,3%), dan tingkat kepatuhan yang patuh (77,1%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran PMO dengan kepatuhan (p = 0,000; r = 0,626) dan motivasi dengan kepatuhan (p = 0,000; r = 0,926). Sehingga Temuan ini sesuai dengan teori bahwa faktor eksternal seperti dukungan dari PMO dan faktor internal seperti motivasi sangat mempengaruhi kepatuhan pengobatan TB Paru. Di harapkan intervensi peningkatan kualitas PMO serta upaya memperkuat motivasi pasien melalui edukasi dan dukungan sosial dalam meningkatkan keberhasilan terapi TB Paru