Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi dan Perencanaan Investasi Generasi Millenial: Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sellina, Sesri; Soleha E; Rachmawati D
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v1i3.207

Abstract

Pengenalan pasar modal sebagai salah satu bentuk investasi bagi pemuda generasi millenial yang bertujuan untuk mengedukasi pemuda agar melek terhadap investasi dan memahami mengenai literasi investasi pasar modal sehingga diharapkan pemuda dapat tertarik dan berminat untuk berinvestasi dengan membuka rekening pasar modal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu mitra diberikan pembelajaran pengenalan literasi keuangan, pembelajaran, pengenalan investasi pasar modal dan perlunya investasi sejak dini, diskusi dan tanya jawab mengenai literasi investasi serta evaluasi kegiatan.
Optimasi Produktivitas Karyawan melalui Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Bekasi Kartini, Tri Mulyani; Suhendra; Tan, Emmelia; Sellina, Sesri; Heriyanti, Sinta Sundari
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v3i01.535

Abstract

Konsep optimasi produktivitas karyawan melalui pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Bekasi bertujuan untuk memaksimalkan potensi karyawan agar bekerja lebih efektif dan efisien. Dalam menghadapi persaingan dan tuntutan tenaga kerja yang kompeten, organisasi perlu menerapkan strategi pelatihan berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan interpersonal, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Pendekatan ini melibatkan penilaian kebutuhan pelatihan yang spesifik untuk setiap posisi, guna memastikan relevansi materi yang diajarkan. Selain itu, metode pendampingan seperti mentoring dan coaching sangat penting dalam mendukung penerapan keterampilan baru. Melalui evaluasi berkala, organisasi dapat mengukur dampak pelatihan, melakukan perbaikan yang diperlukan, dan menciptakan budaya perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, optimasi produktivitas melalui pengembangan SDM yang tepat akan meningkatkan daya saing dan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Pelatihan Strategi Pengelolaan Risiko Keuangan Pribadi dengan Pendekatan Behavioral finance bagi Mahasiswa di Karawang Sellina, Sesri; Supriyati; Zuliawati Zed, Etty; Karyono
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v3i01.540

Abstract

Pengelolaan keuangan pribadi menjadi sangat penting bagi mahasiswa yang sedang memasuki fase kemandirian finansial di tengah tantangan ekonomi global dan meningkatnya biaya hidup. Penelitian ini berfokus pada masalah manajemen risiko keuangan yang dihadapi mahasiswa di Karawang, termasuk kurangnya pemahaman tentang pentingnya manajemen risiko, pengaruh psikologis dalam pengambilan keputusan keuangan, serta rendahnya keterampilan dalam menyusun anggaran dan menyimpan uang. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang mengadopsi pendekatan behavioral finance, mahasiswa diberikan pendidikan tentang strategi manajemen risiko keuangan. Metode pelaksanaan program mencakup persiapan, sosialisasi, workshop interaktif, serta pendampingan konsultasi dan diskusi online. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap mahasiswa. Program ini diikuti oleh 60 mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman manajemen keuangan pribadi. Sebelum pelatihan, hanya 40% peserta yang memiliki pemahaman dasar, namun setelah program, angka ini meningkat menjadi 85%, dengan skor rata-rata pre-test dan post-test naik dari 65 menjadi 85. Sebanyak 75% peserta menyatakan niat untuk menerapkan strategi yang dipelajari, dan 90% merasa program ini relevan dan bermanfaat. Temuan ini menunjukkan perlunya program serupa di masa depan untuk membantu mahasiswa mengatasi tantangan keuangan dan membangun ketahanan finansial yang kuat. Disarankan untuk melakukan evaluasi jangka panjang guna menilai keberhasilan penerapan pengetahuan yang diperoleh oleh peserta.