Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR (SUBGRADE) MENGGUNAKAN ALAT DCP (DYNAMIC CONE PENETROMETER) PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL TANJUNG PURA– PANGKALAN BRANDAN STA44+300 Sarifah, Jupriah; Pasaribu, Bangun; Hutasuhut, Sanro Andrian
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12832

Abstract

Jalan Tol Binjai Langsa merupakan jalan tol yang menghubungkan Kota Binjai dan Langsa dengan panjang kira kira 130,6 km. Jalan tol ini juga bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang merupakan Tol Paling Ujung Di Sumatera Utara.Tol ini direncanakan memiliki 5 seksi. Tajungpura adalah seksi 3 pembangunan jalantol yang akan menghubungkan Kota Medan dengan Kota Lagsa sehingga jalantol Tanjungpura-Pangkalan Brandan sangat berperan penting dalam Mempercepat mobilitas dan mengurangi kemacetan, memungkinkan kendaraan untuk bergerak dengan kecepatan tinggi dan tidak terhalang oleh persimpangan sebidang, trafficlight, atau kendaraan lambat lainnya, mempercepat waktu tempuh dan memudahkan mobilitas orang dan barang.Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk: 1. Menganalisis nilai kualitas tanah dasar (CBR) menggunakan alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer). 2. Mendapatkan nilai analisis kekuatan tanah dasar menggunakan korelasi nilai CBR dengan Daya Dukung Tanah. Metode penelitian dilakukan dengan bebrapa tahap pengumpulan data dengan melakukan pengujian DCP sebanyak 12 titik dengan metode zigzag, kemudian di lakukan  perhitungan perhitungan CBR lapangan dari hasil uji DCP dan korelasi CBR dengan DDT. Berdasarkan hasil penelitian kepadatan tanah dasar yang dilakukan pada ruas Tanjung Pura – Pangkalan Brandan menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dengan metode zig-zag,dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : 1.. Nilai CBRRata-rata adalah 3.65%, sedangkan CBRmaks adalah 5.88% dan CBRmin adalah1.46%. 2. Berdasarkan hasil nilai standar persyaratan CBR yang telah ditetapkan sebesar 6%. Nilai CBR lapangan yang di dapat belum memenuhi standar. 3. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi CBR dengan Daya Dukung Tanah nilai DDT yang di dapat adalah 3.23%.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL N-SPT DIBANDINGKAN DENGAN HASIL PDA TEST PADA PROYEK JALAN TOL RUAS KUALA TANJUNG - INDRAPURA Syahputra, Wahyu Eko; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12956

Abstract

Pembangunan  infrastruktur jalan tol memerlukan perencanaan fondasi yang matang untuk menjamin stabilitas dan daya dukung tanah, khususnya pada struktur yang menopang beban berat dalam jangka panjang. Penelitian ini dilakukan pada proyek Jalan Tol ruas Kuala Tanjung-Indrapura di Provinsi Sumatera Utara, yang memiliki kondisi tanah bervariasi, mulai dari pasir berlanau hingga lempung berpasir halus. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan data uji N-SPT dengan metode empiris Meyerhof dan hasil uji dinamik PDA Test yang dianalisis menggunakan metode CAPWAP. Hasil perhitungan dengan metode Meyerh off menunjukkan daya dukung izin tiang pancang berturut-turutsebesar 49,92 ton, 88,69 ton, dan 110,66 ton pada kedalaman 32 m, 36 m, dan 48 m. Sementaraitu, hasil uji PDA Test menunjukkandayadukungizinberturut-turutsebesar 168,70 ton, 150,24 ton, dan 149,92 ton pada kedalaman yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya dukung dari PDA Test cenderung lebih tinggi dibandingkan hasil perhitungan N-SPT. Hal ini mengindikasikan bahwa kapasitas actual tiang pancang lebih besar dari yang diperkirakan oleh metode empiris. Selain itu, ditemukan bahwa semakin dalam lapisan tanah, daya dukung dari N-SPT cenderung meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya verifikasi daya dukung fondasi melalui pengujian dinamis untuk memastikan keandalan struktur fondasi pada proyek infrastruktur besar.