Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PEMILIHAN UMUM DI INDONESIA DALAM PERSFEKTIF FIQH SIYASAH Mulyana, Indra; Solehudin, Ending; Setiawan, Iwan; Rusydi, Ibnu
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v12i2.14168

Abstract

Pemilu di Indonesia yang dijadwalkan pada tahun 2024 sedang menjadi perbincangan hangat. Namun, perdebatan mengenai perspektif Islam terhadap pemilu masih kurang dibahas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemilu di Indonesia memiliki relevansi dengan fiqh siyasah, yaitu sistem ahlul halli wal aqdi. Sejarah pemilu di Indonesia berkembang seiring dengan pemahaman demokrasi. Konsep pemilihan pemimpin pada zaman Nabi Muhammad dan Khulafaurrasyidin tidak sama dengan pemilu saat ini. Namun, konsep ahlul halli wal aqdi atau syura dalam Islam memiliki kesamaan dengan pemilihan umum di Indonesia. Dalam fiqh siyasah, metode pengisian jabatan kepala negara termasuk pemilihan langsung oleh rakyat dan ahlul halli wal aqdi. Di Indonesia, pemilu menggunakan sistem pemilihan langsung oleh rakyat, sesuai dengan prinsip fiqh siyasah. Penelitian ini juga menyoroti sengketa pemilu yang terjadi setelah pemilihan umum. Dalam Islam, ahlul halli wal aqdi memiliki peran dalam mengadili sengketa pemilihan kepala pemerintahan, di Indonesia sengketa pemilu diajukan di Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk berlaku adil dan sesuai dengan ajaran Islam dalam pemerintahan. Masyarakat juga diingatkan untuk mempelajari pemerintahan baik dalam berpolitik maupun bermasyarakat. Jika konsep negara Islam tercapai, masyarakat akan sejahtera dan pemerintahan akan bijak dan adil dalam semua aspek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan memotivasi masyarakat dalam menghadapi politik di Indonesia.
The Concept of Fathering in Child Care During the Covid-19 Pandemic Mulyana, Indra; Zuhri, Saifuddin; Dimas Aditya, Viedy; Arianto, Toni
Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2023): Al Irsyad: Jurnal Studi Islam
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/alirsyad.v2i1.118

Abstract

Children are a trust that require father-mother parenting aligned with the times, to prevent the impacts of fatherlessness and shape the character of today’s generation. This study explores the implementation of the fathering concept in child-rearing during the pandemic. It employs a qualitative method using a literature study approach. The research sources include the Qur'an (tafsir), books, and school documents. Findings: The phenomenon of fatherlessness has negative effects on children, such as the loss of security, increased school absenteeism, cognitive decline, a higher risk of depression, antisocial behavior, and both physical and psychological distress. To address this, the father's role must be strengthened by implementing positive fatherly values, especially during the Covid-19 pandemic. These values include being a role model, applying consistent parenting habits, giving loving advice, creating a supportive environment, showing wisdom, and always praying for the child's well-being and development. Conclusion: The father's active role is essential in child-rearing to prevent the negative impact of fatherlessness, particularly during the pandemic
Transformasi Gaya Kepemimpinan di Era Digital: Tinjauan Literatur tentang Kepemimpinan Adaptif dan Agile Bahrudin, Bahrudin; Mulyana, Indra; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong organisasi untuk beroperasi dalam lingkungan yang ditandai oleh volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA). Kondisi ini menuntut perubahan mendasar dalam paradigma kepemimpinan, karena model kepemimpinan tradisional dinilai kurang adaptif dalam merespons dinamika transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya kepemimpinan di era digital dengan menitikberatkan pada Kepemimpinan Adaptif dan Kepemimpinan Agile, serta mengkaji potensi integrasi kedua pendekatan tersebut sebagai model kepemimpinan yang relevan dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR). Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data akademik utama, yaitu Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi artikel jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer-review, dipublikasikan dalam rentang waktu 2015–2025, serta relevan dengan topik kepemimpinan adaptif, kepemimpinan agile, dan transformasi digital. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola, keterkaitan konsep, dan temuan utama dari studi-studi terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Adaptif berperan penting dalam membantu organisasi mendiagnosis dan menghadapi tantangan adaptif yang muncul akibat transformasi digital, terutama yang berkaitan dengan perubahan nilai, budaya, dan perilaku kerja. Sementara itu, Kepemimpinan Agile menyediakan mekanisme operasional yang memungkinkan organisasi merespons perubahan secara cepat, fleksibel, dan iteratif. Integrasi kedua pendekatan ini melahirkan model Kepemimpinan Adaptif-Agile yang mampu menggabungkan kedalaman analisis adaptif dengan kecepatan dan kelincahan dalam implementasi perubahan. Model ini tidak hanya mendukung keberhasilan transformasi digital secara teknis, tetapi juga memastikan terjadinya perubahan adaptif yang berkelanjutan melalui pemberdayaan tim, pembelajaran organisasi, dan peningkatan agilitas organisasi.