Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI PELAKU JUDI ONLINE DITINJAU DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Acep Akmal Saeful Rachman; Ai Nazwa Nurbayati; Dayandra Suspita Putri; Deden Najmudin
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 12 (2023): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v1i12.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertanggungjawaban pidana bagi pelaku judi online ditinjau dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pengumpulan data melalui studi perpustakaan. Berdasarkan pembahasan yang telah dijabarkan dapat disimpulkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, perjudian online dianggap sebagai cara yang bathil (terlarang) dan haram karena membawa dampak merugikan. Hukuman bagi pelaku judi adalah hukuman ta'zir, yang dapat ditentukan oleh pemerintah sesuai dengan kepentingan dan kemaslahatan. Di sisi lain, hukum positif di Indonesia juga mengatur perjudian sebagai tindak pidana yang meresahkan masyarakat, dengan sanksi yang diatur dalam Pasal 303, Pasal 303 bis KUHP, dan Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang ITE. Pelaku judi online dapat dijerat dengan Pasal 27 Ayat (2) UU ITE jo Pasal 45 Ayat (2) UU No.19 Tahun 2016. Dengan demikian, baik dari perspektif hukum Islam maupun hukum positif di Indonesia, perjudian online dianggap sebagai tindakan yang melanggar hukum dan dapat mengakibatkan sanksi hukum bagi pelakunya.
Perlindungan Hukum terhadap Game DreadOut dari Pembajakan di Situs Ilegal menurut Undang-Undang Hak Cipta Ahnaf Nur Fauzan Romadhon; Ai Nazwa Nurbayati; Darmana Aries Setiawan; Farrel Ar Rasyid; Enjang Rohiman
Majelis: Jurnal Hukum Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): November : Majelis : Jurnal Hukum Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/majelis.v2i4.1371

Abstract

The rapid development of digital technology has driven the advancement of the gaming industry in Indonesia, including the emergence of local games such as DreadOut by Digital Happiness, which has gained international recognition. However, this success is accompanied by serious challenges in the form of piracy through illegal websites that harm copyright holders. This study aims to analyze the legal protection of the game DreadOut against piracy practices based on Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. The method used is a normative juridical approach through statutory analysis and literature study. The findings show that DreadOut is a copyrighted work categorized as a video game and is legally protected. Nevertheless, law enforcement against piracy still faces various obstacles, such as the complaint-based offense system, low public awareness, and the ease of access to piracy sites. Therefore, stronger inter-agency cooperation, policy reforms to shift complaint-based offenses into ordinary offenses, and public education to increase respect for intellectual property rights are needed. Effective legal protection will support the growth of the local gaming industry and ensure the sustainability of Indonesian creative works in the digital era.