Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pursed Lips Breathing (PLB) dan Dzikir sebagai Prosedur Pendukung dalam Upaya Penurunan Kecemasan dan Nyeri pada Pasien yang Dipasang Kateter Urine di Instalansi Gawat Darurat (IGD) Tamelia, Yolan; Dewi, Enita; Triyono, T
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: kecemasan dan nyeri merupakan keluhan utama yang sering dialami oleh pasien dengan kateterisasi urine karena tindakan memasukkan selang kateter dalam kandung kemih menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien. Rasa nyeri pada pasien di akibatkan gesekan selang kateter dan uretra. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dan kecemasan adalah terapi Pursed Lips Breathing (PLB) dan dzikir. Tujuan: studi ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknik PLB dan dzikir pada saat pemasangan kateter urine di Instalansi Gawat Darurat (IGD). Metode: mengimplementasikan PLB dan dzikir pada saat pemasangan kateter urine dengan menilai dan tingkat kecemasan dengan skala Beck Anxiety Inventior (BAI) dan tingkat nyeri dengan skala numeric. Sampel dalam studi ini yaitu tiga wanita dan dua laki-laki yang sadar dan pasien tidak mengalami keluhan nyeri dibagian perkemihan saat datang ke IGD. Hasil: Hasil dari studi ini yaitu penurunan kategori skor kecemasan BAI dari sedang (22-25) ke ringan (0-21) dan penurunan skala nyeri numeric dari sedang (4-6) ke ringan (1-3). Kesimpulan: Hasil analisis pada studi ini menunjukan bahwa pemberian PLB dan dzikir dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan dan nyeri terhadap pasien yang dilakukan pemasangan kateter urine. Saran: Dibutuhkan studi lanjut untuk memperkuat studi ini dengan jumlah pasien yang lebih banyak.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER ‘AISYIYAH TENTANG HIPERTENSI MELALUI KEGIATAN EDUKASI KESEHATAN Rahayu, Sri; Arifah, Siti; Widodo, Arif; Rahayuningsih, Faizah Betty; Kristinawati, Beti; Dewi, Enita; Tamelia, Yolan; Azizah, Ika Nur; Baety, Nimas Citra Nur; Pratiwi, Jiheny Siska; Dinasti, Thia Wulan; Fauzan, Ade; Ananta, Dyaz Surya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19714

Abstract

Abstrak: Penyakit hipertensi merupakan silent killer dan masih menjadi pusat perhatian pemerintah melalui PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Hipertensi berisiko berkembang menjadi penyakit stroke. Tujuan pengabdian persyarikatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader ‘Aisyiyah untuk dapatdalam mencegah dan mengontrol penyakit hipertensi di masyarakat melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan menggunakan media power point, leaflet, dan poster. Mitra yang dilibatkan yaitu kader ‘Aisyiyah ranting Sunggingan, Miri, Sragen yang merupakan salah satu organisasi ortonom Muhammadiyah. Ibu-ibu kader yang hadir sebanyak 45 orang. Evaluasi yang digunakan untuk mengetahui pengetahuan kader ‘Aisyiyah yaitu menggunakan pertanyaan pre-post test sejumlah 4 pertanyaansetelah dilakukan edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu-ibu kader ‘Aisyiyah tentang hipertensi semakin meningkat dari 84,4% menjadi 92,6% setelah dilakukan edukasi kesehatan. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.Abstract: Hypertension is a silent killer and is still the center of government attention through PROLANIS (Chronic Disease Management Program). Hypertension is at risk of developing into stroke. The aim of this association's community services is to increase the knowledge of 'Aisyiyah cadres to be able to prevent and control hypertension in the community through health education. The method used isA health education using power point media, leaflets and posters were used as a method. An The partners involved were 'Aisyiyah cadres from Sunggingan, Miri, Sragen, which is one of Muhammadiyah's autonomous organizations were involved in this community services. There were 45 female cadres present. The evaluation used to determine the knowledge of ‘Aisyiyah cadres is using 4 pre-post test questionsis pre-post test questions after education has been carried out. The results of the service showed that the knowledge of 'Aisyiyah cadres mothers about hypertension increased from 84.4% to 92.6% after health education was carried out. Alhamdulillah, the activity went smoothly and successfully.