p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Warta AKAB
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penapisan Senyawa Kandidat Obat Covid-19 dari Ekstrak Asparagus dengan Mekanisme Inhibisi Spike Protein Varian B.1.1.7 terhadap Ligan Panglipur, Hanum Sekar; Fachrurrazie, Fachrurrazie; Wulanawati, Armi; Untung, Joko; Cahyotomo, Anom; Tirta, Ardina Purnama; Solihat, Imas; Amalia, Annissa
Journal Warta AKAB Vol 47, No 2 (2023): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v47i2.164

Abstract

Penyebaran yang cepat dan terus meluas semenjak ditemukannya virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 atau SARS-CoV-2 pada 2019, telah memberikan dampak yang luas pada aspek kesehatan dan kesejahteraan global, khususnya Indonesia. Pencarian terapi standar melalui jalur paru seperti nebulizer, menggunakan ekstrak Asparagus diharapkan mampu menjadi alternatif dan terobosan bagi pengobatan SARS-CoV-2. Pengobatan ini merujuk pada proses penapisan antara Spike Glikoprotein (SGP) virus SARS-CoV-2 varian B.1.1.7 dengan reseptor sel manusia ACE2. Penapisan dilakukan dengan mereaksikan senyawa-senyawa yang terdapat pada ekstrak Asparagus dengan SGP virus SARS-CoV-2, sehingga infeksi dapat dicegah. Asparagus dipilih karena mengandung banyak senyawa fitokimia yang diharapkan dapat memberikan karakteristik antivirus, dan dapat menjadi acuan pengobatan COVID-19 melalui studi in silico. Didapat bahwa Dioscin merupakan senyawa yang paling kuat berinteraksi dengan SGP virus SARS-CoV-2 varian B.1.1.7 dari 67 senyawa pada ekstrak Asparagus yang dipelajari. Selain Dioscin terdapat 3 senyawa lainnya yang dapat menjadi acuan untuk pengobatan COVID-19, yakni Shatavarin IV, Aspafilioside A, dan Solasonin dengan nilai afinitas masing-masing -8.3, -8.1, -7.9, dan -7.9 kkal/mol.
Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan Ekstrak Daun Archidendron jiringa Hasil Ekstraksi Berting Aziz, Ilyas Taufik Abdul; Madiabu, Mohammad Jihad; Supriyono, Supriyono; Putra, Arie Pratama; Cahyotomo, Anom; Panglipur, Hanum Sekar
Journal Warta AKAB Vol 49, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v49i2.271

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak daun A. jiringa. Daun A. jiringa diekstraksi menggunakan pelarut metanol, etil asetat dan n-heksana dengan teknik ekstraksi bertingkat. Hasil ekstraksi yang diperoleh diuji fitokimia, kandungan total fenol, aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun A. jiringa mengandung senyawa fenol, flavonoid, tanin dan alkaloid. Uji total fenol menunjukkan bahwa ekstrak daun A. jiringa fraksi metanol memiliki kandungan total fenol tertinggi (19,531 ± 0,001 mg GAE/g) diikuti fraksi etil asetat (4,842 ± 0,003 mg GAE/g) dan n-heksana (0,312 ± 0,001 mg GAE/g). Ekstrak daun A. jiringan fraksi metanol menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat, fraksi etil asetat sedang dan n-heksana sangat lemah. Pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa fraksi metanol memiliki diameter zona inhibisi terbesar (E. coli: 7.17 ± 1.83 mm, B. subtilis: 9.31 ± 1.50 mm) diikuti dengan etil asetat (E. coli: 4.50 ± 1.29 mm, B. subtilis: 4.75 ± 0.96 mm) dan untuk n-heksana tidak menunjukkan zona hambat.