zakhirsyah, denny
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENGANALIS MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DITINJAU DARI KELUARAN 13:18 zakhirsyah, denny
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis model pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan menggunakan Keluaran 13:18 sebagai referensi, yang menggambarkan perjalanan bangsa Israel dari perbudakan ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika untuk menafsirkan teks Alkitab ini dan mengeksplorasi relevansinya dengan pembelajaran modern. Penelitian ini mengkaji pendekatan pembelajaran intelektual, emosional, dan spiritual serta membandingkan prinsip-prinsip dalam Keluaran 13:18 dengan praktik pendidikan Kristen saat ini. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran yang konsisten dengan ajaran Alkitab dan menyarankan cara-cara untuk meningkatkan pendidikan Kristen dengan mengintegrasikan pengalaman hidup, pengembangan karakter, dan bimbingan rohani. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen yang efektif harus mengambil pendekatan holistik, menggabungkan elemen intelektual, emosional, dan spiritual sambil menawarkan bimbingan yang berkelanjutan. Metode terpadu ini lebih relevan untuk mendorong pertumbuhan siswa dalam hal iman dan karakter, dengan menekankan pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga transformasional.
Pendidikan Agama Kristen yang Menggugat: Menyatu dengan Alkitab di Tengah Arus Globalisasi Zebua, Syukurman; Haluk, Paskalis; Haninuna, Benyamin; Zakhirsyah, Denny
Misioner Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Misioner
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI KIBAID MAKALE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51770/jm.v5i2.243

Abstract

Artikel ini menelaah peran pembelajaran berbasis Alkitab dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai sarana pembentukan karakter dan moralitas siswa. Alkitab ditempatkan sebagai dasar utama kurikulum yang menanamkan nilai kasih, kejujuran, kebaikan hati, dan ketekunan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah, buku, media daring, serta refleksi dari praktik pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengarah pada pembentukan spiritualitas dewasa. PAK berperan ganda: sebagai wahana intelektual sekaligus sarana transformasi hidup yang menuntun siswa menjadi pribadi beriman, bermoral, dan relevan menghadapi tantangan zaman.
PERANAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PEMBELAJARAN KEMANDIRIAN ANAK zakhirsyah, denny
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 2 No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pendidikan agama Kristen yang bersinergi dengan proses pembangunan bangsa menjadi perhatian seperti bentuk kemandirian. Kemandirian akan bersinergis bersama karakter membangun pemahaman agama yang kuat. Pemahaman tersebut dilandasi oleh dorongan dari dalam dirinya atau motivasi serta mendapatkan data, menguji, membuktikan bersama mengetahui hubungan kemandirian belajar dan motivasi belajar peserta didik terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Kristen peserta didik. Metode survey korelasional  menjadi alat atau “pisau bedah” guna mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan menggunakan metode tersebut dapat disimpulkan hubungan antara kemandirian peserta didik atas hasil belajar PAK adalah sangat signifikan terbukti dengan koefisien korelasi sebesar 0,602 memiliki keberartian. Adanya hubungan yang positif antara kemandirian peserta didik dengan hasil belajar PAK hal ini berarti bahwa dengan meningkatkan kemandirian di antara peserta didik akan menjadi lebih baik dan terkendali serta berdampak pada meningkatnya hasil belajar PAK peserta didik.
PEMURIDAN DIMULAI DARI DALAM RUMAH TINJAUAN TENTANG SHEMA; DARI YUDAISME, GEREJA AWAL SAMPAI GEREJA KRISTEN MODERN Zakhirsyah, Denny
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 6 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh Shema dalam tradisi Yahudi terhadap sejarah dan aktivitas gereja Kristen hingga saat ini. Yesus mengungkapkan bahwa Allah yang satu dalam Perjanjian Lama adalah Allah bagi semua orang, baik Yahudi maupun non-Yahudi yang beriman kepada-Nya. Shema dan instruksinya juga mengatur para pengikut yang memasuki Perjanjian Baru. Meskipun meninjau dua ribu tahun sejarah Kristen adalah tugas besar, penelitian ini menyoroti bagaimana gereja Kristen memelihara Shema dan menempatkan orang tua sebagai pengaruh utama dalam pewarisan iman. Shema merupakan disiplin ilmiah yang signifikan dalam membentuk spiritualitas individu sejak usia dini. Perjalanan sejarahnya menarik untuk dieksplorasi, terutama dalam penerapannya di masa kini. Artikel ini meninjau sejarah panjang Shema, mulai dari Yudaisme, Gereja Awal, hingga Gereja Modern, serta menyajikan pesan implisit yang relevan dengan dunia Kristen modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka.
Menanamkan Spiritualitas Kepemimpinan Kristiani melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Zebua, Syukurman; Siburian, Steven Tong; Zakhirsyah, Denny; Pinoa, Stevan Andi; Rende, Aloycius Reinhard
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 10, No 2 (2025): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Desember 2025
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v10i2.374

Abstract

This study aims to examine the role of Christian Religious Education (CRE) as a strategic medium in instilling the spirituality of Christian leadership in a holistic manner. Christian leadership is understood not merely as an authoritative position, but as a calling to serve, rooted in a relationship with God and modeled on Jesus Christ as the Good Shepherd. In the educational context, particularly in CRE, the urgency of instilling leadership spirituality arises as a response to the modern tendency to focus on cognitive aspects while neglecting affective and spiritual dimensions. This research employs a literature analysis method with a thematic approach through data reduction, categorization, comparative analysis, and conceptual synthesis from theological, pedagogical, and interdisciplinary sources. The findings indicate that CRE plays an essential role in cultivating humility, integrity, exemplary conduct, courage to serve, and self-sacrifice as the primary indicators of Christian leadership spirituality. Participatory, reflective, and contextual learning strategies such as project-based learning and service learning can strengthen the internalization of Gospel values into leadership practices. CRE not only contributes to the formation of personal faith but also has a transformative impact on the church, society, and nation by nurturing leaders with Christ-like character. Thus, this study affirms that CRE serves as a vital foundation for the development of holistic, relevant, and transformative Christian leadership in the contemporary era. AbstrakPenelitian ini bertujuan menelaah peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai media strategis dalam menanamkan spiritualitas kepemimpinan Kristiani secara holistik. Kepemimpinan Kristiani dipahami bukan sekadar posisi otoritatif, melainkan panggilan pelayanan yang berakar pada relasi dengan Allah dan keteladanan Yesus Kristus sebagai Gembala Agung. Dalam konteks pendidikan, khususnya PAK, urgensi penanaman spiritualitas kepemimpinan muncul sebagai respons terhadap kecenderungan pendidikan modern yang berfokus pada aspek kognitif, sementara aspek afektif dan spiritual terabaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dengan pendekatan tematik melalui reduksi data, kategorisasi, analisis komparatif, dan sintesis konseptual dari berbagai sumber teologis, pedagogis, dan interdisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK memiliki peranan penting dalam membentuk kerendahan hati, integritas, keteladanan, keberanian melayani, dan pengorbanan diri sebagai indikator utama spiritualitas kepemimpinan Kristiani. Strategi pembelajaran partisipatif, reflektif, dan kontekstual, seperti project-based learning dan service learning dapat memperkuat internalisasi nilai Injil ke dalam praksis kepemimpinan. PAK tidak hanya berkontribusi pada pembentukan iman personal, tetapi juga berdampak transformatif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa melalui lahirnya pemimpin-pemimpin yang berkarakter Kristus. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa PAK merupakan fondasi penting bagi pengembangan kepemimpinan Kristiani yang holistik, relevan, dan transformatif di era kontemporer.