Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga, promosi digital, servicescape, dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada Toko VHS Elektronik & Sound Rantauprapat, baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi konsumen Toko VHS Elektronik & Sound Rantauprapat. Karena populasi tidak diketahui, penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan 10%, menghasilkan 96 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, persepsi harga (t-hitung = 3,480; sig. = 0,001), promosi digital (t-hitung = 2,222; sig. = 0,029), servicescape (t-hitung = 3,983; sig. = 0,000), dan kualitas produk (t-hitung = 3,344; sig. = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen (F-hitung = 40,903; sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 64,3% (R² = 0,643), sedangkan 35,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Keterbatasan penelitian – Penelitian terbatas pada satu objek (Toko VHS Elektronik & Sound Rantauprapat) sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan ke toko elektronik lain. Variabel yang diteliti terbatas pada persepsi harga, promosi digital, servicescape, dan kualitas produk, sementara faktor lain seperti kualitas pelayanan, kepercayaan, dan merek belum dimasukkan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berpotensi mengandung bias persepsi subjektif responden. Implikasi – Secara praktis, Toko VHS Elektronik & Sound Rantauprapat perlu menjaga kesesuaian harga dengan kualitas produk, meningkatkan pengelolaan promosi digital melalui konten informatif dan interaktif, memperbaiki servicescape dengan penataan ruang dan kebersihan yang lebih baik, serta mempertahankan kualitas produk melalui pemilihan pemasok terpercaya. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat teori kepuasan konsumen yang menyatakan bahwa kepuasan terbentuk dari kesesuaian antara harapan dan pengalaman nyata, serta mengonfirmasi pentingnya strategi pemasaran terpadu yang mengintegrasikan aspek ekonomi, komunikasi digital, pengalaman berbelanja, dan mutu produk. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan mengidentifikasi bahwa dalam konteks toko elektronik lokal, keempat variabel (persepsi harga, promosi digital, servicescape, dan kualitas produk) secara simultan mampu menjelaskan 64,3% variasi kepuasan konsumen, dengan servicescape memiliki pengaruh yang dominan. Temuan ini memperkaya literatur dengan menunjukkan pentingnya sinergi antara nilai ekonomi, strategi digital, dan pengalaman fisik toko dalam meningkatkan kepuasan konsumen di era digital.