Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TUMBUHAN PEWARNA ALAMI KAIN PANTANG PADA SUKU DAYAK DESA Efendi, Winda Lestari; Kurnianto, Alexander Andi; Octavianus, Chris
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v8i2.1310

Abstract

Etnobotani mempelajari peranan manusia dalam memahami hubungannya dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Kajian terhadap etnobotani pada pemanfaatan tumbuhan sebagai pewarna alami pada industri tekstil diterapkan pada kain pantang yang berasal dari suku Dayak Desa di Desa Umin Jaya, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara menyeluruh terkait tumbuhan pewarna alami dalam pembuatan Kain Pantang oleh Suku Dayak Desa, mulai dari jenis, bagian yang digunakan, hingga warna yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data kualitatif menggunakan uji kredibilitas, uji uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 7 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami oleh masyarakat Suku Dayak Desa di Desa Umin Jaya yaitu, jambu biji, rambutan, tarum, engkrebai, mengkudu, nangka dan kemunting. Masing-masing warna yang dihasilkan pada tiap tumbuhan yaitu, warna merah dihasilkan oleh akar mengkudu, warna hijau dihasilkan oleh daun jambu biji, warna coklat dihasilkan oleh daun engkrebai, warna abu-abu dihasilkan oleh daun kemunting, warna kuning dihasilkan oleh kulit batang pohon nangka, warna hitam dihasilkan oleh kulit buah rambutan yang dikeringkan dan terakhir warna biru dihasilkan oleh daun tarum.
Abon ikan toman: solusi kreatif dalam membangun kemandirian ekonomi kelompok PKK Desa Semalah Wardhani, Hilda Aqua Kusuma; Rais, Burhanudin; Octaviani, Venny Adhita; Revani, Restu; Saputra, Rahmad Kurniawan; Ratnasari, Desi; Kurnianto, Alexander Andi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27568

Abstract

Abstrak Desa Semalah memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah pada sektor perikanan. Salah satu ikan yang banyak ditemukan adalah ikan toman (Channa micropeltes). Namun, potensi tersebut belum dikembangkan secara maksimal untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peran serta PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). PKK Desa Semalah sudah terbentuk sejak tahun 2016, akan tetapi belum ada kegiatan yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat desa. Sehingga, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM anggota PKK Desa Semalah dalam hal pengetahuan dan keterampilan pengelolaan ikan toman menjadi produk abon. Produk abon dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang lebih baik jika dibandingkan dengan penjualan dalam kondisi mentah ataupun dioleh menjadi ikan asin. Untuk melaksanakan tujuan tersebut, tim melakukan pengabdian dengan metode sosialisasi dan pelatihan pembuatan abon ikan. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan melalui angket yang diberikan pada saat awal kegiatan (pretest) dan akhir kegiatan (posttest). Hasil analisis menunjukkan bahwa diperoleh skor n-gain sebesar 0,74 dengan interpretasi tinggi.  Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan pelatihan pembuatan abon ikan toman yang dilaksanakan kepada kelompok PKK Desa Semalah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta kegiatan. Kata kunci: abon ikan toman; PKK; Desa Semalah Abstract Semalah Village has abundant natural potential resources in the fisheries sector. One of the fish widely found is Toman (Channa micropeltes). However, its potential has not been developed optimally to improve its economy. One effort that can be made is to improve Human Resources (HR) through the participation of PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). PKK in Semalah has been established since 2016, but there has not positive impact on the community’s economy. Thus, this community service aims to improve the quality of PKK members in terms of knowledge and skills in managing Toman into shredded fish product. Shredded was chosen because it has better economic potential compared to selling them raw or processed into salted fish. To achieve this aim, the team used socialization and training method in making shredded fish. Evaluation of activities is carried out to measure the success of activities through a questionnaire given at the beginning of the activity (pretest) and the end of the activity (posttest). The analysis results showed that the n-gain score was 0.74 with a high interpretation. Thus, it can be concluded that the socialization and training on making shredded toman fish carried out to the PKK group of Semalah Village was effective in increasing the knowledge and skills of activity participants. Keywords: shredded toman fish; PKK; Semalah Village
Bioconversion of Organic Waste into Maggot (Hermetia illucens) as a Protein Source in Fish and Poultry Feeds Kusuma Wardhani, Hilda Aqua; Ratnasari, Desi; Kurnianto, Alexander Andi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8726

Abstract

Waste is an environmental problem faced by Indonesian society along with population growth. The high population growth causes an increase in waste generated by the community, both organic and inorganic waste. Organic waste management requires special attention so that innovations are needed in waste management that are not only environmentally effective, but also have economic value. One of the innovations in organic waste management is the bioconversion method. Dengan menggunakan metode telaah sistematis, penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah pustaka terkait potensi biokonversi limbah organik menjadi maggot sebagai sumber protein pada pakan ikan dan unggas. Pemanfaatan maggot, Hermetia illucens atau yang dikenal juga dengan sebutan Black Soldier Fly (BSF), dalam proses penguraian limbah organik, baik tumbuhan maupun hewan, telah dilaporkan dalam sejumlah penelitian sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengacu pada panduan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu identifikasi artikel, penyaringan artikel, kelayakan, dan penyertaan. The results showed that Black Soldier Fly (BSF) can be utilised as a decomposer of organic waste through the bioconversion method. BSF maggot contains perfect nutrients that can be utilised as a source of protein in fish or poultry feed.