Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pasien Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) Rawat Inap di RSU Haji Medan Tahun 2022 Shandy, Boy; Ismah, Zata; Rezha, Diandra Kayladifa; Rahmadhani, Putri
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 1 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i1.13599

Abstract

Salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit dilihat dari angka kejadian PAPS (Pulang Atas Permintaan Sendiri). PAPS merupakan serangkaian kegiatan proses pemulangan pasien setelah menandatangani surat pernyataan PAPS dan sudah menyelesaikan administrasi. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya pulang paksa (PAPS) adalah pengetahuan, keterjangkauan biaya, sarana dan prasarana, sikap petugas, dukungan keluarga pasien, serta persepsi mereka tentang sakit. Dampak dari terjadinya PAPS di rumah sakit menyebabkan menurunnya pendapatan rumah sakit dan dalam jangka panjang dapat menurunkan kinerja rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran angka PAPS pada pasien rawat inap di RSU Haji Medan. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sepanjang tahun 2022, terapat 344 pasien PAPS di RSU Haji Medan, Kategori Usia Pasien PAPS dominasi oleh Manula dan Lansia, Ruangan yang paling banyak Pasien PAPS adalah Jabal Rahmah, dan berdasarkan SMF paling banyak pada SMF penyakit dalam sejumlah 120 pasien.
Analisis Kerangka COM-B Dalam Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR): Studi Kualitatif Susilawati, Susilawati; Pratiwi, Atikah; Sheila Megarani; Siregar, Jelita Suryani; Jasmine, Savina Talitha; Panjaitan, Muhammad Faiz; Ramadiah, Putri Suci; Shandy, Boy
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di UPTD Khusus RSU Haji Medan berdasarkan Model COM-B (Capability, Opportunity, Motivation–Behavior). Analisis difokuskan pada bagaimana kemampuan, kesempatan, dan motivasi petugas membentuk perilaku pelaporan SKDR di rumah sakit. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tiga informan yang terlibat langsung dalam kegiatan pelaporan SKDR. Informan dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan pengalaman dan keterlibatan aktif. Data dikumpulkan menggunakan panduan wawancara dan alat perekam, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding untuk mengidentifikasi tema utama sesuai komponen COM-B. Hasil penelitian pada aspek Capability, petugas menunjukkan pemahaman yang baik mengenai tujuan dan mekanisme SKDR, namun masih mengalami kendala keterampilan teknis akibat minimnya pelatihan formal. Pada aspek Opportunity, pelaksanaan didukung oleh ketersediaan sarana seperti komputer dan jaringan internet serta koordinasi antarunit, tetapi terhambat oleh ketiadaan SOP formal, pembagian tugas yang tidak terdokumentasi, dan lemahnya supervisi. Pada aspek Motivation, kesadaran profesional menjadi pendorong utama pelaporan, sementara motivasi eksternal rendah akibat minimnya apresiasi dan tidak adanya umpan balik dari manajemen maupun Dinas Kesehatan. Ketiga komponen ini saling memengaruhi dan menentukan efektivitas pelaporan SKDR. Kesimpulanya perlu penguatan kemampuan teknis, penyusunan SOP, peningkatan supervisi, dan pemberian apresiasi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan SKDR di rumah sakit.