Fransiska, Ni Nyoman
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KAJIAN TEOLOGIS TERHADAP SPIRITUALITAS BUMI MENURUT PERSPEKTIF KRISTEN Duapadang, Enry Yakobus; Fransiska, Ni Nyoman
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 7, No 1 (2023): J.VoW Vol 7. No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36972/jvow.v7i1.208

Abstract

Earth is a creation of God and is considered a holy place filled with God's presence. However, along with the development of the times and the human tendency to increasingly dominate nature, the Earth is often seen as only an object that can only be utilized. In this theological view, earth spirituality is seen as a human relationship with the Earth that shows respect, togetherness, and interdependence. Earth spirituality teaches that humans and Earth are connected and influence one another. In the context of Christian theology, earth spirituality emphasizes the importance of protecting and caring for God's creation as a form of responsibility and respect for the Creator. In a practical context, earth spirituality can be applied to human daily life through practices that are environmentally friendly and promote natural sustainability. Churches and Christian communities can play an important role in promoting environmental awareness and practices. In a theological view, protecting the environment is a form of service to God and others. In its conclusion, the Christian theological view of earth spirituality emphasizes the importance of understanding humanity's relationship with the Earth from a theological perspective. Earth spirituality views Earth as a sacred place that must be respected and cared for. In a practical context, earth spirituality can be applied to human daily life through environmentally friendly practices.
SUATU TANGGAPAN TERHADAP PENGAJARAN HYPER-GRACE DAN APLIKASINYA BAGI ORANG PERCAYA Sukadana, I Gusti Ngurah; Fransiska, Ni Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.80

Abstract

Pengajaran hyper grace merupakan suatu ajaran yang mengabaikan pentingnya pertobatan, karena menganggap Yesus sudah memberikan anugrah keselamatan dan menebus dosa manusia di atas kayu salib. Pemahaman ini dapat menjadi ancaman bagi pertumbuhan spiritualitas umat Tuhan. Penting sekali untuk ditanggapi dan mendapat penjelasan secara Alkitabiah. Tujuan penulisan ini agar jemaat Kristen tidak memiliki pandangan yang salah akan anugrah Keselamatan yang diterimanya. Adapun metode penulisan yang digunakan yaitu secara kualitatif deskriptif melalui peneliti terdahulu, dan literatur lainnya yang berkaitan dengan pokok pembahasan di atas. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Keselamatan yang diterima orang percaya bukan menjadi suatu alasan untuk tidak menjaga hidup kudus melainkan harus memiliki karakter yang kudus dan terus menerus mengalami pertobatan.
RELIABILITAS DAN KEUNIKAN INJIL SINOPTIK Johan, Johan; Fransiska, Ni Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v6i1.83

Abstract

The Synoptic Gospels are very interesting books because they have the same story about the person of Jesus Christ. And it's even more interesting because the story of Jesus is told with the same story. There's almost no difference. This is meant because each Gospel writer has a different intention and also addresses it differently. This writing uses qualitative methods using library research methods, namely using the Bible, dictionaries, commentaries and journals, which relate to discussions in the author's scientific work. Researchers also use an exegetical approach through the application of hermeneutic principles and methods. Thus, the research results found that the synoptic gospels were written for different addresses and purposes according to the situation of the congregation. And this gospel also conveys God's will for His people in the church today.
Mengupas Konsep Dosa Asal Dalam Hamartiologi Kristen Fransiska, Ni Nyoman; Krisdiantoro, Andreas Dwi
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i1.74

Abstract

Dosa asal menjadi salah satu topik diskusi yang hangat di kalangan para teolog sejak permulaan kekristenan hingga saat ini. Karena dosa Adam, maka setiap manusia turunannya mempunyai tabiat dosa atau "natur dosa", karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia. Dosa asal adalah suatu kerusakan natur secara turun temurun, yang menyebar ke seluruh manusia, yang menjadikan manusia layak dimurkai Allah, dan yang menghasilkan hal-hal jahat di dalam manusia. Dosa adalah kegagalan memenuhi standart Allah. Dosa asal tersebut berdampak terhadap seluruh manusia namun ada solusi dan jalan keluar dari setiap yang telah terjadi dan telah dialami segenap manusia yaitu penebusan oleh Kristus. Salib membuktikan kebesaran kasih Allah dan kebobrokan dosa. Orang berdosa tidak dapat memperbaiki keadaan mereka sendiri. Tuhan Allah menunjukkan kekayaan kemurahan-Nya atas orang berdosa, juga tetap menegakkan kebenaran-Nya yang sempurna. Salib Kristus memberikan jalan dengan mempersembahkan satu-satunya Korban yang sempurna untuk menebus manusia, sekali untuk selamanya. Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis kualitatif. Metode yang digunakan adalah hermeneutika dengan pendekatan eksegeses dan eksposisi secara sederhana.
Membawa Nilai-Nilai Kekristenan Kepada Masyarakat Hindu Di Bali Melalui Pendekatan Tradisi Panca Sraddha Fransiska, Ni Nyoman; Boki, Edmund HP
Jurnal Penggerak Vol. 5 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v5i2.78

Abstract

Kemajemukan dalam bidang kepercayaan banyak menimbulak permasalahan yang cukup serius di negara Indonesia. Tidak terkecuali di propinsi Bali dimana mayoritas adalah kepercayaan beragama Hindu. Ke-Kristenan memang sudah lama masuk dan diterima di propinsi Bali tetapi sampai dengan saat ini masih banyak kendala untuk ke-Kristenan diambil menjadi milik masyarakat Bali menjadi kepercayaan mereka. Dengan sebuah metode pendekatan terhadap nilai-nilai inti masyarakat Hindu di Bali yaitu panca Sraddha, yaitu pendekatan kesamaan dengan nilai-nilai ke imanan Kristen diharapkan jalan yang lebih terbuka untuk pengenalan nilai ke-Kristenan bisa masuk kedalam kehidupan masyarakat hindu Bali, bahkan Gereja dan Pendidikan Agama Kristen bisa di terima dengan mudah ada dalam lingkungan masyarakat Hindu di Bali.
STRATEGI KONSELING KELUARGA YANG MENGALAMI KRISIS KARENA ANGGOTA KELUARGANYA DALAM KONDISI KRISIS TERMINAL BERDASARKAN 2 SAMUEL 12:15-23 Hartono, Kadek Viktor; Fransiska, Ni Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v6i2.98

Abstract

Kematian adalah peristiwa traumatis yang membawa guncangan mendalam bagi keluarga dengan anggota dalam kondisi kritis. Maka penting mengkaji strategi konseling keluarga melalui kisah Raja Daud dalam Alkitab, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan hermeneutik integratif antara teologi dan psikologi pastoral. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme konseling yang memberikan kekuatan dan penghiburan kepada keluarga dalam menghadapi krisis kehilangan. Hasil penenelitian ini menemukan bahwa pendekatan konseling berbasis spiritual dapat menjadi instrumen efektif membantu keluarga melewati masa sulit. Suatu respon yang baik adalah menekankan pentingnya doa, penerimaan kehendak Ilahi, dan membangun dukungan sosial. Ini merupakan strategi praktis bagi konselor dalam mendampingi keluarga menghadapi krisis, dengan strategi persiapan emosional dan spiritual tanpa menghilangkan harapan.
Panggilan Misi Melalui Pendidikan Agama Kristen Dalam Konteks Kehidupan Moderasi Beragama Di Bali Fransiska, Ni Nyoman
Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Predica Verbum Vol. 4 No. 1 (June) 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51591/predicaverbum.v4i1.89

Abstract

Diversity in Indonesia, apart from being unique for this country, can also give rise to conflicts that can end in war, one of the triggers is religious differences. In Bali, conflicts due to religious differences are not visible but can be felt through people's stereotyped attitudes and discrimination. Having a selective attitude towards friends since childhood is the beginning of bullying which not only hurts mental health, it can even lead to physical harm. This research aims to re-examine using qualitative research methods with library research techniques. The results of this research show that religious moderation in a pluralistic society in Bali can be implemented with the missiological role of Christian Religious Education to promote Christian values ​​as an opportunity. PAK missiology is realized by creating a harmonious and tolerant community environment with the local cultural wisdom that exists in Balinese society.
Pemimpin Rohani Sebagai Pendengar Yang Peduli: Relevansi Pelayanan Pastoral di Masa Kini Fransiska, Ni Nyoman
Proceeding National Conference of Christian Education and Theology Vol. 3 No. 2 (2025): Developing Christian Spirituality in the Digital Age
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/nccet.v3i2.1114

Abstract

Kepemimpinan rohani dalam pelayanan pastoral saat ini menghadapi tantangan besar dalam menjawab kebutuhan emosional dan spiritual jemaat. Permasalahannya adalah bagaimana pemimpin rohani dapat menjadi pendengar yang peduli yang mampu menciptakan lingkungan psikologis aman, meningkatkan komunikasi efektif, dan melayani jemaat dengan empati. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran pemimpin rohani sebagai pendengar yang peduli dan relevansi pelayanan pastoral pada masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan studi literatur, yang dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema penting dalam pelayanan pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin rohani yang menguasai keterampilan mendengarkan secara empatik dapat meningkatkan kepercayaan jemaat, menciptakan suasana pelayanan yang aman, serta memperkuat hubungan pastoral yang transformatif. Selain itu, komunikasi efektif yang dibangun dengan empati membantu pemimpin dalam memberikan bimbingan yang tepat dan relevan untuk pertumbuhan rohani jemaat. Pendekatan ini juga efektif dalam penyelesaian konflik dengan bijaksana, memperkuat kelengkapan diri pemimpin dalam pelayanan rohani, dan membuka ruang kolaborasi dengan profesional terkait. Dengan demikian, mendengarkan dengan peduli merupakan fondasi penting dalam pelayanan pastoral yang relevan dan kontekstual di era modern ini. 
Teodisi Allah Sebagai Bantahan terhadap Hukum Retribusi Dalam Kitab Ayub Fransiska, Ni Nyoman; Sukadana, Gusti Ngurah; J, Johan
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 3 No. 2 (2025): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jrm.v3i2.419

Abstract

Penderitaan adalah aspek yang tidak dapat diprediksi dan tidak terhindarkan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan orang Kristen. Namun, interpretasi tentang penderitaan seringkali sangat bervariasi. Banyak tradisi agama memandang penderitaan sebagai konsekuensi dari dosa atau hukuman ilahi berdasarkan prinsip teologi retributif (hukum sebab-akibat), yang telah lama menjadi subjek perdebatan teologis. Indonesia pemahaman perspektif ini masih dominan, menciptakan kesenjangan pemahaman tentang penderitaan dalam konteks Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teodisi dan anti-teodisi dalam Kitab Ayub guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang penderitaan orang beriman. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian perpustakaan untuk menganalisis teodisi dalam Kitab Ayub. Metode ini berfokus pada interpretasi teks yang mendalam, yang memerlukan pemahaman komprehensif melalui analisis hermeneutik dan eksegesis Alkitab. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Allah mengizinkan penderitaan dan cobaan yang dialami oleh orang-orang beriman untuk tiga tujuan. Penderitaan itu untuk agar manusia mengakui kekuasaan-Nya, Kemurnian iman, dan dalam penderitaan harus tetap rendah hati untuk mengandalkan Tuhan. Maka disimpulkan bahwa teodisi dalam Kitab Ayub berfungsi sebagai argumen kontra terhadap teologi pembalasan, menunjukkan bahwa penderitaan tidak selalu merupakan hukuman atas dosa, tetapi dapat berfungsi sebagai disiplin ilahi, proses pembentukan iman, dan sarana untuk mengembangkan kerendahan hati di hadapan kedaulatan Allah.