Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Klasifikasi Tutupan Lahan dengan Citra Sentinel 1A Menggunakan Metode Dekomposisi Polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hastoro, Daffa Arbimas; Yudinugroho, Maulana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 3, No 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10778

Abstract

Penginderaan jauh merupakan ilmu dan seni untuk mendapatkan informasi terkait suatu objek, area, maupun fenomena dengan melakukan analisis data citra satelit. Perkembangan dalam penginderaan jauh dapat dilihat dengan tersedianya citra satelit pada saat ini. Terdapat beberapa citra dengan resolusi sedang yang open source (gratis) yang salah satunya adalah citra dari satelit Sentinel. Satelit Sentinel menghasilkan output data berupa Synthetic Aperture Radar (SAR). Teori dekomposisi polarimetrik digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan mekanisme hamburan dan sifat fisik dari target. Dekomposisi polarimetrik merupakan teknik memisahkan mekanisme hamburan secara terpisah yang dapat membantu interpretasi yang lebih baik. Keunggulan dekomposisi polarimetrik yaitu memiliki kemampuan dalam melakukan penetrasi awan yang sangat baik sehingga dapat melakukan pengambilan citra tanpa terganggu oleh awan dan juga mampu melakukan ekstraksi nilai backscatter dalam bentuk amplitudo dan fase. Pada penelitian ini dilakukan analisis klasifikasi tutupan lahan dengan citra Sentinel 1A menggunakan metode dekomposisi polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2023. Klasifikasi dilakukan dengan metode unsupervised wishart H-alpha angle. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil metode dekomposisi polarimetrik menggunakan Unsupervised wishart classification pada daerah yang mempunyai variasi vegetasi dan non vegetasi. Hasil penelitian ini kemudian dikenakan matriks konfusi dengan nilai akurasi sebesar 80,722% menggunakan pembanding yaitu citra Google Earth tahun 2022.
Perbandingan Metode Delineasi Garis Pantai Pada Citra Landsat 8 Nugraini, Lysa Dora Ayu; Ratri, Winagari; Yudinugroho, Maulana; Safitri, Dika Ayu
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol 3, No 1 (2023): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.608 KB) | DOI: 10.31315/imagi.v3i1.9538

Abstract

Identifikasi garis pantai dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan memanfaatkan citra satelit. Melalui proses interpretasi visual dari citra tersebut dan mengombinasikannya dengan teknik digitasi on screen, delineasi garis pantai dapat dilakukan. Penggunaan citra satelit Landsat 8 untuk pekerjaan delineasi garis pantai memiliki tantangan tersendiri akibat resolusi spasial yang dimilikinya, meskipun kanal spektral yang dapat digunakan cukup untuk mengamati dinamika pesisir. Gradasi warna yang sangat halus pada area yang berbatasan dengan laut menyebabkan pada beberapa kondisi, batas antara darat dan laut tidak dapat secara tegas didefinisikan dan mempersulit operator pengolah data dalam melakukan interpretasi visual dan digitasi on screen. Penelitian ini melakukan ujicoba terhadap metode NDWI, Edge Detection, dan kombinasi band SWIR-NIR-Red (Band 7-5-4) untuk mengetahui metode mana yang paling baik, yang mampu membedakan batas antara darat dan laut secara jelas dan tegas sehingga meningkatkan kualitas hasil delineasi garis pantai oleh operator. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemanfaatan band SWIR-NIR-Red (7-5-4) pada citra Landsat 8 lebih baik dibandingkan metode NDWI dan Edge Detection atau deteksi tepi. Selain memberikan perbedaan warna yang jelas antara daratan dan badan air, kombinasi Band 7-5-4 ini mampu menetrasi awan tipis pada nilai pixel 6816 hingga 6896 yang berpotensi mengganggu proses interpretasi visual jika objek awan tersebut berada tepat pada lokasi garis pantai.
Perbandingan Metode Delineasi Garis Pantai Pada Citra Landsat 8 Nugraini, Lysa Dora Ayu; Ratri, Winagari; Yudinugroho, Maulana; Safitri, Dika Ayu
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 1 (2023): April Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v3i1.9538

Abstract

Identifikasi garis pantai dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan memanfaatkan citra satelit. Melalui proses interpretasi visual dari citra tersebut dan mengombinasikannya dengan teknik digitasi on screen, delineasi garis pantai dapat dilakukan. Penggunaan citra satelit Landsat 8 untuk pekerjaan delineasi garis pantai memiliki tantangan tersendiri akibat resolusi spasial yang dimilikinya, meskipun kanal spektral yang dapat digunakan cukup untuk mengamati dinamika pesisir. Gradasi warna yang sangat halus pada area yang berbatasan dengan laut menyebabkan pada beberapa kondisi, batas antara darat dan laut tidak dapat secara tegas didefinisikan dan mempersulit operator pengolah data dalam melakukan interpretasi visual dan digitasi on screen. Penelitian ini melakukan ujicoba terhadap metode NDWI, Edge Detection, dan kombinasi band SWIR-NIR-Red (Band 7-5-4) untuk mengetahui metode mana yang paling baik, yang mampu membedakan batas antara darat dan laut secara jelas dan tegas sehingga meningkatkan kualitas hasil delineasi garis pantai oleh operator. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemanfaatan band SWIR-NIR-Red (7-5-4) pada citra Landsat 8 lebih baik dibandingkan metode NDWI dan Edge Detection atau deteksi tepi. Selain memberikan perbedaan warna yang jelas antara daratan dan badan air, kombinasi Band 7-5-4 ini mampu menetrasi awan tipis pada nilai pixel 6816 hingga 6896 yang berpotensi mengganggu proses interpretasi visual jika objek awan tersebut berada tepat pada lokasi garis pantai.
Analisis Klasifikasi Tutupan Lahan dengan Citra Sentinel 1A Menggunakan Metode Dekomposisi Polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hastoro, Daffa Arbimas; Yudinugroho, Maulana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober Jurnal Ilmiah Geomatika
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v3i2.10778

Abstract

Penginderaan jauh merupakan ilmu dan seni untuk mendapatkan informasi terkait suatu objek, area, maupun fenomena dengan melakukan analisis data citra satelit. Perkembangan dalam penginderaan jauh dapat dilihat dengan tersedianya citra satelit pada saat ini. Terdapat beberapa citra dengan resolusi sedang yang open source (gratis) yang salah satunya adalah citra dari satelit Sentinel. Satelit Sentinel menghasilkan output data berupa Synthetic Aperture Radar (SAR). Teori dekomposisi polarimetrik digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan mekanisme hamburan dan sifat fisik dari target. Dekomposisi polarimetrik merupakan teknik memisahkan mekanisme hamburan secara terpisah yang dapat membantu interpretasi yang lebih baik. Keunggulan dekomposisi polarimetrik yaitu memiliki kemampuan dalam melakukan penetrasi awan yang sangat baik sehingga dapat melakukan pengambilan citra tanpa terganggu oleh awan dan juga mampu melakukan ekstraksi nilai backscatter dalam bentuk amplitudo dan fase. Pada penelitian ini dilakukan analisis klasifikasi tutupan lahan dengan citra Sentinel 1A menggunakan metode dekomposisi polarimetrik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2023. Klasifikasi dilakukan dengan metode unsupervised wishart H-alpha angle. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil metode dekomposisi polarimetrik menggunakan Unsupervised wishart classification pada daerah yang mempunyai variasi vegetasi dan non vegetasi. Hasil penelitian ini kemudian dikenakan matriks konfusi dengan nilai akurasi sebesar 80,722% menggunakan pembanding yaitu citra Google Earth tahun 2022.
Pemantauan Kondisi Fisik Bendungan Sermo Bertipe Beton Melalui Model Tiga Dimensi Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle Tiara Alda Megapratiwi; Yudinugroho, Maulana
Jurnal Ilmiah Geomatika Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Program Studi Teknik Geomatika Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/imagi.v5i2.15960

Abstract

Bendungan merupakan infrastruktur penting dalam mengatur aliran air dan membentuk waduk, serta memiliki berbagai manfaat seperti irigasi air baku, PLTA, dan pengendalian banjir. Setiap bendungan memiliki resiko mengalami deformasi akibat pembebanan struktur dan beban air, yang jika melebihi batas toleransi maka dapat menyebabkan kerusakan serius dan dalam menguranginya perlu dilakukan pemantauan untuk resiko multidisaster di Bendungan Sermo. Maka dilakukan pemantauan kesehatan bendungan untuk mendeteksi dan mengurangi kerusakan pada kondisi fisik Bendungan Sermo. Pemantauan kerusakan dilakukan menggunakan wahana UAV dalam pemotretan objek bendungan bertipe beton dengan rekonstruksi data foto udara menjadi model tiga dimensi. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan algoritma SfM-MVS untuk pemodelan tiga dimensi untuk dapat dilakukan identifikasi dan pengukuran kerusakan secara visual melalui model tiga dimensi. Akurasi pada model tiga dimensi dengan metode Missing Line Measurement (MLM) menghasilkan nilai RMSE 0,052 meter dan hasil kerusakan yang terdeteksi melalui model tiga dimensi yaitu terdapat lima rembesan di hilir, satu retakan, 11 endapan, dan dua vegetasi liar serta terdapat kerusakan yang tidak terdeteksi melalui model tiga dimensi yaitu dua pengelupasan dan satu retakan. Oleh karena itu, pendekatan ini efektif untuk pemantauan fisik Bendungan Sermo karena memberikan visual objek dan dapat menjangkau area yang sulit dilalui manusia sehingga berpotensi mendukung upaya mitigasi kerusakan.
DETERMINING TRANS JOGJA BUS STOP LOCATIONS USING A COMBINATION OF SPATIAL ANALYSIS AND FUZZY LOGIC Yudinugroho, Maulana; Apriyanti, Dessy; Lidyani, Lia
GeoEco Vol 9, No 2 (2023): GeoEco July 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v9i2.72638

Abstract

The increase in population from migration coupled with natural growth resulted in a high population density in Yogyakarta City, with a negative impact of traffic congestion due to the number of vehicles that were not proportional to road capacity. One of the efforts to lessen congestion was through efficient public transportation. Trans Jogja can be one of the solutions to this problem. However, despite having up to 90 stops in Yogyakarta City, the existing stop locations are not evenly distributed. Thus, in order to propose appropriate bus stop locations, this study aimed to utilize the weighting and utilization of GIS, based on a number of factors usithe ng fuzzy logic method. The result showed that the weight of eh parameter also influenced locations with a high suitability. Values with a high match were pixel values ranging from 6.824 to 9.49. The location of high suitability was close to the road around the location with a high level of crowds, such as office areas, shopping centers, hotels, educational facilities, and tourism. This study proved that fuzzy logic could be used as a tool in spatial analysis to obtain criteria for a location by considering the probability of correctness of each selected parameter.