Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Konsep Bagi Hasil Bidang Industri dalam Ekonomi Islam Putria, Uus; Nasrudin, Nasrudin; Nursari, Nina
ISLAMICA Vol 5 No 1 (2020): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Collaboration is an activity that is familiar to human beings. Cooperation is a demand as an implication of the limitations in human beings, both limited property, abilities, physical, energy, and other human potential. With these limitations, humans are required to depend on other people to complete and help these limitations.Commercial activities in the Islamic conception of profit-oriented is free from usury. The concept of profit sharing in Islamic economics is applied in the industrial sector which is halal and avoids forbidden practices and prohibited by Islam. The advantage of this concept will give justice to both the owner and the employee. Thus the spirit of business will increase. In this case, it will discuss the concept of profit sharing in the industrial sector which uses mudharabah and musyarakah contracts.
Praktik Pre-Order di E-Commerce Perspektif Akad Salam Nursari, Nina; Nasrudin, Nasrudin; Jubaedah, Dedah; Mustofa, Mustofa
JES (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 10 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jes.v10i2.1157

Abstract

The development of digital technology has changed the pattern of economic transactions, including online buying and selling systems with pre-order schemes that are increasingly common. In the context of Islamic economics, the salam contract is a form of permissible sale and purchase with advance payment for goods delivered at a later date. This research aims to analyze the suitability of pre-order practices in online buying and selling with the principles of the salam contract in Islamic economics. This research employs a qualitative approach, utilizing a literature study method and descriptive analysis of primary and secondary sources, including DSN-MUI fatwas, and actual practices on e-commerce platforms. The results show that although there are similarities between the salam contract and the pre-order system, actual practices often deviate from the shar'i requirements, especially regarding the specifications of the goods, the certainty of delivery time, and the risk of gharar. This research offers the novelty of formulating shariah-compliant indicators for pre-order transactions based on salam contract. The main contribution of this research lies in developing an online transaction model that is more in line with maqashid sharia, as well as providing a reference for e-commerce players, regulators, and academics in realizing halal and fair digital transactions.
Peran Wanita Karier dalam Perspektif Islam: Antara Kewajiban Keluarga dan Tanggung Jawab Profesional Nursari, Nina; wati, linda; Ni'mawati, Ni'mawati
ISLAMICA Vol 7 No 2 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i2.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran wanita karier dalam perspektif Islam dengan menyoroti keseimbangan antara kewajiban keluarga dan tanggung jawab profesional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis yang didasarkan pada literatur ilmiah serta hukum positif yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak melarang wanita bekerja selama tetap memenuhi kewajibannya sebagai istri dan ibu. Dalam hukum positif Indonesia, wanita memiliki hak yang sama untuk berkarier dengan perlindungan hukum terhadap diskriminasi. Kebaharuan penelitian ini terletak pada integrasi pandangan syariah dan regulasi hukum positif dalam mengelola peran wanita karier yang harmonis. Kontribusi penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan berbasis syariah dan hukum nasional yang mendukung wanita karier tanpa mengabaikan kewajiban keluarga.
Konsep Tarbiyah Rabbaniyah dalam Keluarga Menurut Al-Qur’an dan Relevansinya Terhadap Pola Asuh Anak Berlandaskan Ajaran Islam Prasutia, Putri Reginata; Nursari, Nina
ISLAMICA Vol 8 No 1 (2024): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v8i1.125

Abstract

Pendidikan keluarga dalam Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral anak. Konsep tarbiyah rabbaniyah dalam Al-Qur’an menekankan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan, spiritualitas, dan akhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tarbiyah rabbaniyah dalam keluarga menurut Al-Qur’an serta bagaimana konsep ini berpengaruh terhadap pola asuh anak dalam Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik, yaitu menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan keluarga dan pengasuhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarbiyah rabbaniyah menekankan tiga aspek utama: Pertama, tauhid sebagai fondasi utama pendidikan keluarga; Kedua, akhlak dan adab dalam membangun karakter anak, serta; Ketiga, pembinaan spiritualitas yang melibatkan hubungan harmonis dengan Allah dan sesama manusia. Studi ini memberikan kebaharuan dengan mengintegrasikan konsep tarbiyah rabbaniyah dengan teori pola asuh Islami dalam konteks modern. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model pendidikan berbasis Al-Qur’an yang dapat diterapkan oleh keluarga Muslim dalam menghadapi tantangan zaman.
Optimalisasi Kinerja Aset Perbankan Syariah Melalui Penerapan Manajemen Moral Berbasis Syariah Nursari, Nina; Nasrudin, Nasrudin
ISLAMICA Vol 8 No 2 (2024): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v8i2.131

Abstract

Perbankan syariah memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dengan mengedepankan transaksi keuangan yang berbasis etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi kinerja aset perbankan syariah melalui penerapan manajemen moral berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis kasus pada lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen moral berbasis syariah dapat meningkatkan kualitas aset, meminimalkan risiko keuangan, dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi prinsip manajemen moral dalam strategi keuangan, memastikan kepatuhan terhadap etika Islam sambil meningkatkan kinerja perbankan. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan sistem keuangan syariah yang berkelanjutan dan beretika.
Implementasi Prinsip Al-Kasb dalam Membangun Daya Saing UMKM Lokal di Tengah Ekspansi Waralaba Asing Nursari, Nina; Nasrudin, Nasrudin
ISLAMICA Vol 9 No 1 (2025): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v9i1.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi prinsip al-kasb dalam membangun daya saing UMKM lokal di Indonesia, khususnya di tengah ekspansi waralaba asing yang kian meningkat. Prinsip al-kasb, yang berarti usaha dan kerja keras dalam kerangka etika Islam, dianggap mampu memperkuat posisi kompetitif UMKM lokal dengan mendorong nilai kejujuran, ketekunan, dan produktivitas berkelanjutan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan fokus pada penelitian studi kepustakaan (library research) yang mengkaji literatur primer dan sekunder terkait dengan prinsip al-kasb terhadap UMKM lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip al-kasb tidak hanya membantu UMKM dalam membangun citra yang beretika, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan lokal terhadap produk mereka. Selain itu, al-kasb mendorong para pelaku UMKM untuk berinovasi secara berkelanjutan, sehingga mampu bersaing secara efektif dengan waralaba asing yang memiliki modal besar. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada integrasi prinsip al-kasb dalam strategi bisnis UMKM sebagai pendekatan kompetitif yang belum banyak dibahas dalam konteks persaingan dengan entitas bisnis global. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kewirausahaan berbasis nilai dan menjadi alternatif konseptual bagi UMKM lokal dalam menghadapi hegemoni waralaba asing.
Sistem Bagi Hasil Sebagai Pondasi Stabilitas Moneter Syariah Putria, Uus; Nasrudin, Nasrudin; Nursari, Nina
ISLAMICA Vol 6 No 1 (2022): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v6i1.6

Abstract

The purpose of this study is to identify a Profit-Loss Sharing System through skim mudharabah, musyarakah or in agriculture called muzara'ah as a solution to replace flowers. This research uses an empirical sociological approach method that is descriptive analysis with the use of qualitative data as the type of research and library research as one of the data collection techniques. This study concluded that: First, this form of business, is seen as fair compared to the form of business in conventional economics, because of the profits and losses that occur, all parties involved have the same rights to the business results obtained. Second, monetary policy determines a country's economic success, which is in line with the objectives of Islamic economic policy, namely maintaining and maintaining the country's economic stability. Third, policy-making measures are taken by policymakers in accordance with sharia principles, namely the profit-sharing system. Where sharia principles do not allow guarantees against face value or rate return (interest rate).
Konsep Bagi Hasil Bidang Industri dalam Ekonomi Islam Putria, Uus; Nasrudin, Nasrudin; Nursari, Nina
ISLAMICA Vol 5 No 1 (2020): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v5i1.10

Abstract

Collaboration is an activity that is familiar to human beings. Cooperation is a demand as an implication of the limitations in human beings, both limited property, abilities, physical, energy, and other human potential. With these limitations, humans are required to depend on other people to complete and help these limitations.Commercial activities in the Islamic conception of profit-oriented is free from usury. The concept of profit sharing in Islamic economics is applied in the industrial sector which is halal and avoids forbidden practices and prohibited by Islam. The advantage of this concept will give justice to both the owner and the employee. Thus the spirit of business will increase. In this case, it will discuss the concept of profit sharing in the industrial sector which uses mudharabah and musyarakah contracts.
Quranic Interpretation Of Halal Food and Its Implementation In The Economic Development Of Sharia Nasrudin, Nasrudin; Ruhendi, Ateng; Nursari, Nina; Jamaludin, Jujun
ISLAMICA Vol 7 No 1 (2023): ISLAMICA
Publisher : STAI Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59908/islamica.v7i1.72

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of halal food described in the Quran for the fulfillment of basic human needs which ultimately intersect with economic activities, one of which is in the development of the sharia economy. This research uses a descriptive qualitative approach, with a review of documents. The results of this paper are more focused on the interpretation of Q.S. al-Baqarah Verse 168 and al-Maidah Verse 88 in the tafsir al-Maraghy and al-Misbah. So that in the explanation describes the extent to which the implementation of this verse can move humans in conducting the economy based on the teachings practiced by the Prophet SAW, especially those related to the development of the sharia economy.Keywords: sharia economics, halal food, qur'anic interpretation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran makanan halal yang dijabarkan dalam al-Quran untuk pemenuhan kebutuhan pokok manusia yang pada akhirnya bersinggungan dengan kegiatan ekonomi, salah satunya dalam pengembangan ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penelaahan dokumen. Hasil penelitian dari tulisan ini lebih difokuskan pada penafsiran Q.S. al-Baqarah Ayat 168 dan al-Maidah Ayat 88 dalam tafsir al-Maraghy dan al-Misbah. Sehingga dalam penjelasannya menjabarkan sejauh mana implementasi ayat ini dapat menggerakkan manusia dalam melakukan perekonomian dengan berlandaskan ajaran yang dipraktikkan oleh Rasulullah SAW terutama yang berhubungan dengan pengembangan ekonomi syariah.
Revitalisasi Dana Menganggur dalam Ekonomi Islam: Analisis Prinsip Iktinaz dan Arah kebijakan moneter Ekspansif Nasrudin; Nursari, Nina; Nurzannah, Firda; Hidayah, Paisah Nurul; Priatna, Elya Nur Awaliyah Fadhilah Fatimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v12i1.19399

Abstract

The phenomenon of idle funds amounting to Rp457.5 trillion stored at Bank Indonesia reflects the inefficiency of the financial system and the weak transmission of monetary policy to the real sector. From an Islamic economic perspective, this condition represents the practice of iktinaz or hoarding of wealth without social benefit, which contradicts the principle of maqāṣid al-syarī‘ah, especially the aspect of tadāwul al-māl (circulation of wealth). This study aims to analyse the concept of iktinaz in the context of modern economics and to offer directions for an expansionary monetary policy grounded in Islamic values. This study uses a qualitative method with a normative approach and content analysis of national macroeconomic data and Bank Indonesia's monetary policy.. The results show that idle funds are not only a technical liquidity issue but also a crisis of values in wealth management. Therefore, the revitalisation of idle funds can be achieved through Islamic monetary instruments such as productive sukuk, qard al-hasan, and cash waqf-linked sukuk, which can encourage the circulation of funds to the productive sector. The novelty of this research lies in formulating a Sharia monetary policy that integrates moral, spiritual, and economic dimensions. Its contribution offers a new paradigm of Islamic monetary policy oriented towards distributive justice and financial sustainability.