Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PRESENSI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA DOHO KABUPATEN MADIUN Yulianto, Susilo Veri; Paksi, Angger Binuko; Syaifuddiin, Gus Nanang; Kusbandono, Hendrik
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i1.7984

Abstract

Pondok pesantren Miftahul Huda merupakan pondok pesantren terletak di Desa Doho Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pondok pesantren Miftahul Huda saat ini dikelola oleh Bapak Dr. Imam Mudofir, S.Pd., M.Pd. yang juga merupakan Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Madiun (PNM). Banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh santri di pondok pesantren Miftahul Huda. Kegiatan tersebut antara lain: mengaji, sholat berjamaah, dan tausiah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan wajib bagi santri, sehingga setiap santri wajib mengikuti kegiatan tersebut. Dalam monitoring kegiatan santri, pondok pesantren perlu mengimplementasikan teknologi alat pemindai sidik jari/fingerprint yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Presensi (SIP). SIP merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan dan diinstall pada suatu server. Data kehadiran santri akan ditarik dan disimpan pada database server. SIP digunakan untuk mengelola data kehadiran tersebut yang tersimpan di database server. Hasilnya dapat digunakan sebagai monitoring atau referensi penilaian bagi santri di pondok pesantren.
Perbandingan Model Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Proyek Tugas Akhir Program Vokasi Paksi, Angger Binuko; Hafidhoh, Nisa'ul; Bimonugroho, Sigit Kariagil
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmasif.14.1.52752

Abstract

Salah satu syarat penyelesaian pendidikan pada perguruan tinggi adalah membuat tugas akhir. Hasil akhir dari tugas akhir pada perguruan tinggi vokasi  diarahkan dalam bentuk produk atau alat. Untuk membuat produk perangkat lunak yang tersistematis maka dibutuhkan sebuah metodologi atau siklus pengembangan yang lebih dikenal dengan  Software Development Life Cycle (SDLC). Secara umum SDLC memiliki beberapa tahapan yang dimulai dari tahap perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian sampai pemeliharaan sistem. Kajian yang dilakukan adalah studi komparatif pada model pengembangan prototype, iterative dan agile. Perbandingan dari ketiga model tersebut menyatakan hasil bahwa model prototype membutuhkan perencanaan kebutuhan lebih matang dibanding kedua model lainnya, sedangkan model iterative dan model agile memiliki fleksibilitas lebih baik dalam menghadapi pengembangan ulang berjangka. Ketiga model cocok untuk perangkat lunak yang bersifat customizable, yang membedakan adalah kapan fase penyesuaian perubahan dilakukan. Dari kajian ketiga model didapatkan bahwa masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, sehingga pengembang dalam hal ini mahasiswa dapat menentukan model mana yang sesuai untuk pengembangan perangkat lunak proyek tugas akhir berdasarkan karakteristik setiap model.
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru Informatika SMP Elemen Computational Thinking pada MGMP-TIK Magetan Hafidhoh, Nisa ul; Atmaja, Ardian Prima; Yulianto, Susilo Veri; Setia, Lutfiyah Dwi; Paksi, Angger Binuko; Syaifuddiin, Gus Nanang; Mustofa, Muhammad Imron Abu; Wulandari, Widya
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i1.2742

Abstract

Saat ini Kemendikbudristek memiliki Kurikulum Merdeka dengan mata pelajaran Informatika yang akan diterapkan secara nasional pada tahun akademik 2024/2025, namun beberapa Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan Provinsi telah memulai melaksanakannya sejak tahun 2021/2022. Guru-guru SMP mata pelajaran Informatika di berbagai daerah memerlukan bekal pengetahuan dalam mengajarkan mapel Informatika. MGMP TIK SMP Kabupaten Magetan beranggotakan semua guru TIK SMP negeri yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, dengan jumlah anggota sebanyak 70 orang guru SMP, yang sebagian besar belum berkualifikasi sarjana komputer tetapi berkualifikasi sarjana selain komputer, sehingga dalam perjalanan kegiatan agak mengalami kendala. Salah satu pondasi dalam Informatika adalah elemen Computational Thinking. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pengembangan kompetensi profesional guru elemen Computational Thinking mata pelajaran Informatika dalam implementasi kurikulum merdeka bagi MGMP TIK Kabupaten Magetan. Workshop ini membantu meningkatkan pemahaman guru terkait implementasi Computational Thinking dalam mata pelajaran serta memberi alternatif alat bantu pembelajaran Informatika.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PRESENSI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA DOHO KABUPATEN MADIUN Yulianto, Susilo Veri; Paksi, Angger Binuko; Syaifuddiin, Gus Nanang; Kusbandono, Hendrik
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i1.7984

Abstract

Pondok pesantren Miftahul Huda merupakan pondok pesantren terletak di Desa Doho Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pondok pesantren Miftahul Huda saat ini dikelola oleh Bapak Dr. Imam Mudofir, S.Pd., M.Pd. yang juga merupakan Dosen Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Madiun (PNM). Banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh santri di pondok pesantren Miftahul Huda. Kegiatan tersebut antara lain: mengaji, sholat berjamaah, dan tausiah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan wajib bagi santri, sehingga setiap santri wajib mengikuti kegiatan tersebut. Dalam monitoring kegiatan santri, pondok pesantren perlu mengimplementasikan teknologi alat pemindai sidik jari/fingerprint yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Presensi (SIP). SIP merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan dan diinstall pada suatu server. Data kehadiran santri akan ditarik dan disimpan pada database server. SIP digunakan untuk mengelola data kehadiran tersebut yang tersimpan di database server. Hasilnya dapat digunakan sebagai monitoring atau referensi penilaian bagi santri di pondok pesantren.
Applying the ADDIE Model to Develop a CAPsMAN-Based Wireless Network Management and Traffic Monitoring System Septianto, Tri; Nurdiansyah, David; Kusbandono, Hendrik; Paksi, Angger Binuko
NJCA (Nusantara Journal of Computers and Its Applications) Vol 10, No 2 (2025): Edisi December 2025
Publisher : Computer Society of Nahdlatul Ulama (CSNU) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36564/njca.v10i2.449

Abstract

The advancement of information technology demands wireless networks that are not only stable but also centrally manageable and efficient. In many medium-scale organizations, such as XYZ Company, manual access point management leads to inefficiencies, configuration inconsistencies, and difficulties in monitoring network traffic. To address these issues, this study proposes the development of a wireless network management system based on CAPsMAN (Centralized Access Point Management) with real-time traffic monitoring features, implemented using the Laravel framework. The development process follows a systematic approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), providing a structured methodology for identifying user requirements, designing system architecture, developing the solution, implementing it in a real-world environment, and evaluating system performance. The developed system is integrated with the MikroTik API for direct data retrieval and utilizes a MySQL database for storing traffic history. Implementation results indicate that the system successfully enables centralized management of six access points, simplifies bulk configuration, and provides an intuitive web interface for real-time monitoring of connected devices, network status, and traffic reports. Quantitative monitoring shows peak traffic of 2 MBps (upload) and 21 KBps (download), with data logged every 30 minutes for historical analysis. Prior to implementation, network administrators relied on manual, device-by-device configuration via Winbox without centralized visibilityleading to inconsistent policies and delayed troubleshooting. Post-implementation, all management tasks are unified, and real-time dashboards reduce monitoring latency to near zero. Black-box testing confirms that all system functions operate according to specifications. The application of the ADDIE model proves effective in ensuring the system’s quality, reliability, and sustainability. This research demonstrates that ADDIE can be successfully adapted beyond educational contexts its novel application in network system development ensures a user-centered, traceable, and evaluable engineering process, which is rarely documented in existing literature.