Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab Yunitra, Amirah Salsabila; Mappasiara
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 6 No 1 (2024): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v6i1.45573

Abstract

This research aims to determine the application of the discovery learning model in Arabic language learning. This research is a Pre-Experimental quantitative research. This research design is a one-group pretest-posttest, which uses one group without a comparison group. The sample of this research is grade VII, with 22 students in total. The methods of data collection used are tests and documentation. The data analysis technique used is descriptive and inferential statistical analysis with the t-test. Based on the results of the descriptive analysis, the research result of the overall average score before the application of the discovery learning model is 37. Meanwhile, the research result of the overall average score after the application of the discovery learning model is 87. Furthermore, the inferential statistical analysis showed that this discovery learning model could improve Arabic language learning in grade VII at the Darul Aman Takalar Islamic Boarding School. This research implies that the discovery learning model can be used as an alternative in the Arabic language learning process.
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO Murti, Maulidia; La Ode Ismail Ahmad; Syamsuri; Muhammad Rusmin B; Mappasiara
Jurnal Diskursus Islam Vol 12 No 3 (2024): Pendidikan Agama Islam, Menajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v12i3.53962

Abstract

This thesis aims to: 1) Describe the influence of teacher and student attachment on the motivation to memorize the Qur'an of students in the BTQ subject at MTs Madani Alauddin Paopao; 2) Describe the motivation to memorize the Qur'an of students at MTs Madani Alauddin Paopao; 3) Analyze the influence of teacher and student attachment on the motivation to memorize the Qur'an of students in the BTQ subject at MTs Madani Alauddin Paopao. This type of research is quantitative research using the ex post facto method with a simple paradigm research design. The respondents in this study numbered 150 people with a sampling technique of simple random sampling of 30 students. Based on the results of descriptive statistical analysis, it can be concluded that: teacher and student attachment is in the moderate category with a percentage of 70% while the motivation to memorize the Qur'an of students at MTs Madani Alauddin Paopao is also in the moderate category with a percentage of 73%. From the results of the analysis, the real level (α) and table value were obtained at 5% or 0.05. Where the results of the analysis were obtained tcount = 2.930 while the ttable value = 1.701 for 30 samples which can be interpreted that tcount> ttable, namely 2.930> 1.701. Thus, the attachment of teachers and students influences the motivation to memorize the Qur'an of students at MTs Madani Alauddin Paopao, namely 16.8% while the remaining 83.2% is influenced by other variables. The implications of this study are for students to focus more on the relationship between teacher and student attachment. For teachers, to be able to find things that make students not bored during the learning process in memorizing the Qur'an. For schools, to be able to be used as evaluation material for the attachment of teachers and students to increase the motivation to memorize the Qur'an of students.
Membina Kepribadian Islami Masyarakat Pemulung di Kampung Amanah Kelurahan Karunrung Kecamatan Penakukang Kota Makassar Nuryamin; Muhammad Amin Sahib; Abdul Azis Muslimin; Mappasiara
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpk.v6i1.59897

Abstract

Penelitian ini membahas tentang: “Membina Kepribadian Islami Masyarakat Pemulung di Kampung Amanah di Kota Madya Makassar”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi terkait dengan cakupan pembinaan kepribadian Masyarakat Islami komunitas pemulung. Teknik pengumpulan data peneliti langsung bertemu dengan mereka dan ikut terlibat dalam membina kepribadian mereka, Ada wawancara, observasi dan tes langsung untuk mengetahui kemampuan membaca al-Qur’an. Gambaran umum sebagai komunitas Masyarakat yang hidup di zaman kemajuan dengan berbagai macam tantangan. Tantangan untuk hidup layak sebagai makhluk Tuhan, baik untuk memenuhi kebutuhan material maupun kebutuhan spiritual. Kebutuhan material yakni terpenuhinya sandang, papan dan pangan. Mereka bekerja keras dari pagi sampai di malam hari dengan mengumpulkan barang-barang bekas, ditimbang dan dijual. Wawancara penulis dengan informan, bahwa mereka mengumpulkan barang-barang bekas dengan harga Rp. 1.300/kg. Mereka menyebar di sekitar wilayah Kota Makassar mengumpulkan bahan bekas untuk memenuhi kebutuhan anak, dan istri mereka. Hasil wawancara penulis terkait dengan kepribadian Islami. Mereka adalah muslim, tetapi pelaksanaan syareat perlu dibimbing untuk memahami Islam secara kaffah (akidah, syareat dan akhlak).
Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Menggunakan Metode Iqro’ untuk Mengurangi Angka Buta Huruf Al-Qur’an Rappe; Munawwir, Ahmad; Mappasiara; Syarifuddin, Erlangga; Hasriati
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): JULY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/khidmah.v3i2.39910

Abstract

Society is the pioneer, determinant of progress, and the welfare of a state and nation, therefore the government of a country must pay attention to the welfare of the community, especially the young generation that has just grown up among the community. It is this young generation that will determine the fate of the nation and state in the future, because today's youth are the leaders of the future. Our country, Indonesia, has a lot of diversity in religion, culture, and so on, Indonesia is also a religious country, it can be seen in the ideology of the nation, namely Pancasila, in the first principle which reads "Belief in One God", however, many Indonesian people who are the majority of adherents of Islam cannot read the Qur'an, or in other words they are illiterate al-Qur'an with a percentage of 65% of 223 million Muslims unable to read the Qur'an, and this is a serious problem for Muslims in Indonesia. The purpose of this service is to provide guidance and learning to the children of the nation's generation to read the Qur'an properly and correctly, using the Iqro' method which refers to the "Child Centered" education pattern which provides the widest possible opportunity for each learner to develop optimally according to ability, to improve the quality of the younger generation on the religious side in accordance with the first principle of Pancasila, and reduce the number of Qur'an illiteracy in Indonesia.
Pengaruh Kompetensi Dosen Dan Fasilitas Belajar Terhadap Kepuasan Belajar Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Alauddin Makassar Muhammad Yahdi; Andi Achruh; Sitti Nadirah; Mappasiara; Syakilah Fadliyah
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 6 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat membawa informasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung antara pendidik dengan peserta didik. (Asyar, 2011). Belajar menurut pengertian psikologis merupakan suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam menentukan kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut akan nyata dalam seluruh aspek tingkah laku. Menurut psikologi klasik, hakikat belajar adalah all learning is a prosses of developing or training of mind. Belajar adalah melihat objek dengan menggunakan substansi dan sensasi. Menurut teori mental State, Belajar adalah memperoleh pengetahuan malalui alat indra yang disampaikan dalam bentuk perangsang-perangsang dari luar. Pengalaman-pengalaman berasosiasi dan bereproduksi. Oleh karena itu latihan memegang peranan penting. Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi peserta didik dan kreativitas pendidik. Peserta didik yang memiliki motivasi tinggi ditunjang dengan pendidik yang mampu memfasilitasi motivasi tersebut akan membawa pada keberhasilan pencapaian target belajar. Target belajar dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan siswa melalui proses belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang fasilitas yang memandai, ditambah dengan kreativitas pendidik akan membuat peserta didik lebih mudah mencapai target belajar. Kualitas lembaga pendidikan dipandang baik jika kinerja Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana dan atmosfer akademik baik. Mahasiswa akan merasa puas jika kinerja baik, yaitu sesuai yang diharapkan. Tenaga pendidik di perguruan tinggi yaitu dosen memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kinerja perguruan tinggi sebagai penyedia layanan pendidikan. Kinerja perguruan tinggi dapat berjalan dengan baik apabila dosen memiliki kompetensi-kompetensi yang telah ditetapkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional dan kompetensi kepribadian. Kompetensi yang tinggi akan menghasilkan kinerja yang optimal. lembaga pendidikan bekerja dengan. Selain kompetensi dosen, kinerja perguruan tinggi akan berjalan dengan baik jika ditunjang dengan sarana dan prasarana atau fasilitas yang baik untuk proses kegiatan belajar mengajar. Asiabaka (2008) mengemukakan bahwa fasilitas belajar memainkan peran penting dalam aktualisasi tujuan dan sasaran pendidikan dengan memenuhi kebutuhan fisik dan emosional dari staf dan mahasiswa di perguruan tinggi.