Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JEPENDIMAS

Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Kerja Bakti RT Sebagai Upaya Pembangunan Lingkungan yang Bersih dan Sehat Ali, Mohammad; Muslikun
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): OKTOBER
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v1i4.36

Abstract

Community service activities are one form of community participation in maintaining and improving the quality of the environment at the Neighborhood Association (RT) level. This study aims to analyze the level of community participation in community service activities and its impact on the development of a clean and healthy environment. The method used is a descriptive approach with data collection through observation, interviews, and surveys to RT residents involved in community service activities. The results showed that active community participation plays a significant role in improving environmental cleanliness and health, such as reduced waste volume, maintained sewer cleanliness, and decreased risk of disease spread. However, there are obstacles in participation that are influenced by internal factors, such as low environmental awareness and busyness of residents, as well as external factors such as lack of supporting facilities. Therefore, strategies to increase community participation are needed, including education on the importance of environmental cleanliness, provision of adequate facilities, and more flexible timing of activities. The conclusion of this study is that community participation in community service is a key element in realizing a clean and healthy RT environment, and efforts to increase participation need to be carried out on an ongoing basis.
Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Melalui Sosialisasi Penggunaan Internet Aman dan Bertanggung Jawab di Era AI Ali, Mohammad; Muslikun; Hanifah
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i2.46

Abstract

Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa dampak signifikan terhadap pola interaksi masyarakat dengan internet. Namun, masih banyak pengguna yang belum memiliki literasi digital yang memadai, terutama dalam hal penggunaan internet secara aman dan bertanggung jawab. Penelitian atau kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui program sosialisasi yang menekankan pentingnya etika digital, keamanan data pribadi, serta pemanfaatan internet secara bijak di tengah kemajuan AI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan distribusi materi edukatif kepada berbagai kalangan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap risiko penggunaan internet serta pentingnya bersikap kritis terhadap informasi digital. Dengan demikian, sosialisasi ini berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang lebih sadar dan tanggap terhadap tantangan era digital.
Pemberdayaan Komunitas Pesisir dalam Adaptasi Perubahan Iklim melalui Teknologi Smart-Sensor dan Edukasi Lingkungan Miya Dewi; Teguh; Muslikun
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): OKTOBER
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i4.56

Abstract

Perubahan iklim mengancam keberlanjutan komunitas pesisir yang berpotensi memicu kerentanan sosial-ekonomi yang parah (IPCC, 2022). Penelitian ini mengeksplorasi integrasi teknologi smart-sensor berbiaya rendah dan program edukasi lingkungan sebagai strategi inovatif untuk memberdayakan komunitas pesisir dalam mengantisipasi dan beradaptasi dengan dampak perubahan iklim. Penelitian partisipatoris ini dilakukan (12 bulan) di dua desa pesisir di Jawa Timur, Indonesia, dengan metode mixed-methods, yaitu penerapan jaringan sensor untuk memantau kualitas air, salinitas, dan kenaikan permukaan air; pelatihan capacitation building bagi pemuda setempat mengoperasikan dan memelihara teknologi sensor; serta modul edukasi lingkungan berbasis komunitas. Hasilnya, pendekatan integratif ini secara signifikan meningkatkan pemahaman komunitas tentang risiko iklim lokal dan mekanisme adaptasinya. Partisipasi aktif komunitas dalam pemantauan berbasis sensor meningkatkan rasa kepemilikan dan kewaspadaan dini terhadap ancaman lingkungan, yang sejalan dengan prinsip citizen science untuk membangun ketahanan (Craglia et al., 2021). Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keberlanjutan teknis (perawatan perangkat) dan keterbatasan anggaran untuk replikasi, yang juga dicatat dalam studi serupa di konteks negara berkembang (Ford et al., 2020). Kombinasi teknologi smart-sensor yang terjangkau dan edukasi yang kontekstual terbukti efektif sebagai katalis untuk pemberdayaan komunitas pesisir. Model ini meningkatkan kapasitas adaptif secara teknis dan memperkuat kohesi sosial dan agensi lokal dalam menghadapi perubahan iklim.