Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis self-regulated learning (SRL) siswa kelas V di SDN 2 Kadudampit Imam Subekhi, Andri; Kusmana, Nandang; Indah Pratiwi, Rosi; Rianti, Rima; Selviana, Anisa; Asmariah, Siti
Metakognisi Vol 5 No 1 (2023): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v5i1.45

Abstract

SRL is important for fifth grade students because it becomes a consideration in the learning and teaching process, especially fifth grade students who are faced with the challenges of the next school level. This study aims to analyze the self-regulated learning (SRL) of the fifth grade students of SDN 2 Kadudampit. This study uses a qualitative descriptive approach with a survey method that describes a phenomenon in a particular area. The number of samples used was 33 students of class V. The instrument used was the SRL questionnaire with a Likert scale of 1-5 with alternative gradations of answers strongly agree-strongly disagree. The analysis used is descriptive qualitative analysis. The results of the study show that in general, the SRL ability of class V SDN 2 Kadudampit is in the high category. However, if it is translated based on the indicators, the SRL on the cognitive and self-reflection indicators is indeed in the high category, but the performance indicator shows the medium category. Therefore, efforts are needed from teachers, schools, parents, and students to be able to improve performance in learning through the application of learning models, learning media, parental and teacher guidance, and school policies that support the creation of a positive learning climate.
Analisis Deskriptif Pemanfatan Media Audio Visual Berbantuan Youtube Pada Pembelajaran IPA Di SD Negeri Sodong 2 Handayani, Suci Dwi; Kusmana, Nandang; Widianingsih, Sari
Metakognisi Vol 6 No 2 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i2.122

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurang efektif dan efisiennya proses belajar siswa pada pembelajaran IPA. Hal tersebut terlihat dari banyaknya siswa yang kurang memperhatikan dalam proses pembelajaran karena menganggap pembelajaran IPA adalah pembelajaran yang monoton. Selain itu, dalam pembelajaran guru tidak selalu menggunakan media untuk menunjang pembelajaran. Guru perlu memberikan pembelajaran yang melibatkan pemanfaatan lebih banyak indera seperti halnya pemanfaatan media audio visual berbantuan youtube. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang ditemui dalam pemanfaatan media audio visual berbantuan youtube diantaranya: berkolaborasi dengan guru yang sudah mahir dalam menggunakan IT, memiliki metode dan strategi yang beragam guna mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, mengunduh video sebelum pembelajaran, meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menyampaikan, menjelaskan serta menjabarkan materi pembelajaran, menjelaskan atau menjabarkan materi dari youtube berdasarkan poin-poin pentingnya saja, memilih video yang paling banyak ditonton atau ratingnya tinggi serta melengkapi sarana dan prasarana sebagai alat penunjang proses pembelajaran. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media audio visual berbantuan youtube pada pembelajaran IPA di SD Negeri Sodong 2 dapat membangun semangat dan minat belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semangat, antusias, ketertartarikan dan konsentrasi siswa dalam pembelajaran. Sedangkan kendala yang terjadi selama pemanfaatan media audio visual berbantuan youtube di SD Negeri Sodong 2 sudah dilakukan upaya untuk mengatasinya, sehingga pembelajaran IPA berlangsung dengan baik.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDIT INSAN ATQIYA Kusmana, Nandang; Ardianto, Teguh; Handayani, Suci Dwi; Rifki
Metakognisi Vol 6 No 1 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik di SDIT Insan Atqiya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas V, siswa kelas V, serta orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik yaitu menyampaikan tujuan pembelajaran untuk memotivasi siswa, menjelaskan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran, memberikan stimulus, menggunakan metode dan media pembelajaran yang menarik, melakukan tanya jawab, meerespons pertanyaan siswa, mengadakan evaluasi, dan menyimpulkan materi pelajaran. Faktor pendukung meliputi motivasi belajar siswa yang tinggi, metode pembelajaran yang tepat, dan lingkungan belajar yang nyaman. Sedangkan faktor penghambat adalah guru yang terkadang monoton dalam mengajar. Diperlukan upaya berkelanjutan dari guru dan dukungan dari berbagai pihak untuk terus meningkatkan aktivitas belajar siswa.
The Effect of Story-Based Learning Media on the Formation of Honest Character in Children at SDN Geredug 1 Kusmana, Nandang; Widia, Wila; Susilawati; Arofatusolihah, Lita; Aini; Gozali, Rifki
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i2.2343

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of storybased learning tools in promoting positive character development among elementary school students Honesty is a crucial component that molds human character. This study uses a qualitative descriptive methodology to describe the process of establishing the character value of honesty. The study's subjects were eighteen first-graders from Geredug 1 Public Elementary School in Bojong District, Pandeglang Regency. Data was gathered during the learning process through observation, interviews, and documentation. Stories were the main means of teaching the principle of honesty since they may simultaneously effect students' cognitive, emotive, and psychomotor abilities. The findings demonstrated that telling stories to kids can improve their comprehension and knowledge of the need of honesty. Pupils were more inclined to speak truthfully, own up to their mistakes, and exhibit consistent behavior in both words and deeds. As a result, stories can be utilized as an educational substitute to enhance character education in primary schools, especially when it comes to teaching kids the need of honesty at a young age.
Development of an Ethnorealistic Mathematics-Based Electronic Module Integrated with Assemblr 3D in the Context of Lebak Batik to Improve Students' Conceptual Understanding Subekhi, Andri Imam; Kusmana, Nandang; Ardianto, Teguh; Fariji, Irvan; Junaedi, Yusup
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 6 No 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i3.2642

Abstract

This study aims to develop an Ethno-RME-based e-module integrated with Assemblr 3D in the context of Lebak Batik that is feasible, practical, and effective to improve students' conceptual understanding. This research is included in the research and development referring to the ADDIE development model including the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The testing of the e-module media in learning and testing the ability to understand mathematical concepts was carried out on fifth-grade students at an Elementary School in Banten Province. The trial design of this study used a One Group Pretest-Posttest Design . The results showed that the average percentage of the e-module feasibility score from both validators was 87% with very feasible criteria. The use of the e-module in the limited trial obtained an average score from teachers and students of 75.2% with practical criteria. Ethno-RME-based e-module integrated with Assemblr 3D in the context of Lebak Batik effective in improving students' understanding of mathematical concepts, as indicated by a difference in conceptual understanding test results from 40 to 86.5 with an N-Gain score of 0.77 in the high category. These results indicate that the e-module The developed materials have the criteria of being feasible, practical and effective in improving students' understanding of concepts