Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Implementation of Project-Based Learning Model through ORAI in Recount Material to Enhance English Speaking Skill Kuswahyuningsih, Kuswahyuningsih; Giyoto, Giyoto; Untari, Lilik; Bustany, Zainuddin
Jurnal Lingua Idea Vol 14 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2023.14.1.6466

Abstract

The study objectives are to recognize the application of Project-based Learning (PBL) and utilization of ORAI, which can develop student’s speaking skills and immensity of the progress in recount text for tenth grade in science class 1 at MAN Sukoharjo. The students were in the second semester in Academic Year 2018/2019. More than 40 % students of tenth grade in science class 1 at MAN Sukoharjo encountered obstacles in English learning, especially in conveying recount. The data collection techniques in this research were document collection, observation, interview, and test. The data validity of this study used the triangulation method, which means that there were more techniques and observations of treatment in collecting the data. The finding reveals that the application of PBL and utilization of ORAI can improve student’s speaking skills especially in conveying recount. The average of students’ scores is found to be significantly different from each cycle. The pre-treatment average score is 69.33, the first cycle score is 72.66, and the second cycle score is 77.33. It means that almost all students can reach KKM (minimum completeness criteria). In conclusion, PBL and ORAI can be applied to enhance students’ speaking skills.
Model Pembelajaran Drilling dan Tasking Pada Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Kuswahyuningsih, Kuswahyuningsih; Suyadi, Suyadi; Takbir Rianto; Suparmin, Suparmin; Wiyono, Wiyono; Sri Suciatun
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.8321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dalam penyelesaian soal Tes Kompetensi Akademik, serta mengidentifikasi kendala dan upaya guru dalam mengimplementasikan kedua model tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dilakukan melalui empat langkah utama, yaitu: (1) pemilihan materi pembelajaran yang relevan dan esensial sesuai dengan kompetensi akademik yang diuji; (2) penerapan latihan intensif melalui model drilling untuk memperkuat penguasaan keterampilan dasar siswa; (3) penerapan model tasking melalui pemberian tugas yang menantang dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah; serta (4) evaluasi dan pemberian umpan balik secara berkelanjutan untuk memperbaiki pemahaman dan kemampuan siswa. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa kendala dalam implementasi model pembelajaran Drilling dan Tasking, meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sumber daya pembelajaran, kurangnya kesiapan siswa dalam menerima tugas yang menantang, serta adanya resistensi terhadap pendekatan pembelajaran baru dari guru maupun siswa. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan menyusun latihan soal berulang melalui model drilling dan memberikan tugas-tugas menantang melalui model tasking secara bertahap dan terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Tes Kompetensi Akademik. Model ini tidak hanya memperkuat penguasaan konsep dasar, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, sehingga layak dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif.