Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan dan Kreativitas Ibu-ibu PKK Melalui Pengolahan Limbah Botol Plastik Menjadi Bernilai Ekonomi di Desa Payapuenteut Kota Lhokseumawe AR, Khairina; Rahmaniar, Rahmaniar; Nurlela, Nurlela; Jummaini, Jummaini; Rasyimah, Rasyimah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.17670

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas melalui pengolahan limbah botol plastik menjadi barang yang bernilai ekonomi. Hal ini dilakukan karena limbah rumah tangga, terutama plastik, sangat sulit terurai sehingga mengakibatkan kualitas lingkungan menjadi buruk. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Payapuenteut, Kota Lhokseumawe. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi pemaparan materi, pelatihan praktik, dan evaluasi hasil. Pada tahap awal, pemaparan materi dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan dan potensi ekonomi dari pengolahan limbah plastik. Selanjutnya, dilakukan pelatihan praktik di mana peserta, terutama ibu-ibu PKK, diajarkan cara-cara mengolah limbah botol plastik menjadi produk kerajinan tangan yang memiliki nilai jual. Pelatihan ini mencakup berbagai teknik pengolahan dan pembuatan produk seperti vas bunga, bunga hias, dan hiasan rumah. Evaluasi dilakukan untuk menilai pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah plastik. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK mampu memanfaatkan limbah anorganik dari rumah tangga menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah plastik yang baik dan benar. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui kewirausahaan dan kreativitas dalam pengolahan limbah plastik.
Pelatihan Ekonomi Kreatif melalui Kerajinan Buket Bunga dari Kawat Bulu pada Remaja Putri di Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Maimunah, Siti; AR, Khairina; Putri, Yohana Dian; Fibarzi, Wiza Ulfa
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.22651

Abstract

Permasalahan pengangguran, terutama di kalangan remaja putri usia produktif, masih menjadi isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. Kurangnya akses terhadap lapangan kerja, minimnya keterampilan praktis, serta rendahnya motivasi untuk berwirausaha menjadi beberapa penyebab utama tingginya angka pengangguran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan remaja putri melalui pelatihan pembuatan buket dari kawat bulu, yang merupakan salah satu jenis kerajinan tangan bernilai estetika dan ekonomi tinggi. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Meunasah Mesjid, Kota Lhokseumawe, dengan pendekatan partisipatif dan metode pelaksanaan yang mencakup pemaparan materi, praktik langsung pembuatan buket, serta evaluasi hasil. Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahan, teknik pembuatan, inovasi desain, serta potensi pemasaran produk. Praktik dilakukan secara intensif agar peserta mampu mengolah kawat bulu menjadi berbagai bentuk buket yang menarik dan layak jual, seperti buket bunga, snack, hingga produk tematik lainnya. Evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta dan kualitas produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan teknis, kreativitas, serta tumbuhnya semangat untuk memulai usaha mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan rasa percaya diri dan kesadaran akan pentingnya kemandirian ekonomi bagi remaja putri. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan memberdayakan potensi lokal. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan yang dapat direplikasi di daerah lain guna mendukung pengurangan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan industri kreatif lokal.
Optimalisasi Potensi Masyarakat Melalui Pelatihan Merangkai Seserahan Bagi Remaja Putri di Desa Blang Pulo Putri, Yohana Dian; Maimunah, Siti; AR, Khairina; Fibarzi, Wiza Ulfa
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi remaja putri di Desa Blang Pulo melalui pelatihan merangkai seserahan sebagai upaya pengembangan keterampilan kreatif berbasis budaya lokal. Remaja putri di wilayah pedesaan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan produktif yang dapat mendukung kemandirian ekonomi. Merangkai seserahan dipilih sebagai fokus kegiatan karena memiliki nilai estetika, nilai budaya, serta peluang ekonomi yang menjanjikan dalam tradisi pernikahan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi hasil kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang remaja putri Desa Blang Pulo dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep seserahan, teknik dasar pembuatan pola bentukan, perangkaian bahan seserahan, penyusunan dalam box, hingga proses finishing atau wrapping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merangkai seserahan secara rapi dan menarik. Peserta mampu menghasilkan rangkaian seserahan yang memiliki nilai estetika serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan kreativitas. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peserta terhadap potensi keterampilan yang dimiliki sebagai peluang usaha kreatif. Pelatihan merangkai seserahan diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan produktif yang berkelanjutan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.