Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Ali ibn Abi Talib: The Caliphate Conflicts of Ali ibn Abi Talib and Their Relevance to Modern Islamic Politics Siregar, Asri Yanti; Amril M
The Future of Education Journal Vol 4 No 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i5.567

Abstract

This article discusses the leadership of Ali ibn Abi Talib as the fourth caliph in Islamic history, a period marked by political turmoil and internal conflict following the death of Uthman ibn Affan. This crisis was highlighted by major events such as the Battle of the Camel, the Battle of Siffin, and the emergence of the Kharijites. Using a descriptive-qualitative approach based on literature review, this study examines how Ali applied principles of justice, equality, and moral responsibility in responding to these challenges. The findings show that despite the brevity and trials of his rule, Ali remains a model of integrity and steadfast leadership, offering valuable lessons in governing during times of crisis.
Kontribusi Tri-Aspek Al-Nash, Ilmu, Filsafat Terhadap Revitalisasi Hadharah Islam Siregar, Asri Yanti; M, Amril; Dewi, Eva
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 22 No. 2 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ajaip.2025.vol22(2).22533

Abstract

Civilization (Hadharah) in Islam represents a comprehensive reflection of the values of tawhid (monotheism) that underpin human life, not merely material or technological advancement. This article examines the fundamental concept of hadharah and identifies various forms of civilization from an Islamic perspective. By exploring its terminological definition, hadharah is understood as a settled way of life that gives rise to value systems, social structures, and culture grounded in divine revelation. The discussion reveals that Islamic civilization can be categorized into three main types: Hadharah al-Nash, which emphasizes the revealed texts as the source of absolute truth; Hadharah al-‘Ilm, which integrates reason and faith in the pursuit of knowledge; and Hadharah al-Falsafah, which emerges from the dialogue between Islamic thought and global philosophical traditions. This article provides a deeper understanding of the dynamics of Islamic civilization and its relevance in the modern context.
Metodologi Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif :Kajian Konsep, Desain, dan Manfaatnya Siregar, Asri Yanti; Murhayati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman tentang studi kasus sebagai metode utama dalam penelitian kualitatif, terutama untuk menjelaskan fenomena kompleks dalam konteks nyata. Studi kasus memungkinkan peneliti mengkaji hubungan antar variabel secara mendalam dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep dasar studi kasus, merumuskan desain penelitian yang efektif, serta mengidentifikasi manfaat yang dapat diperoleh melalui pendekatan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur, dengan menganalisis teori dan praktik yang relevan terkait penerapan studi kasus. Penelitian ini juga mengulas teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta pentingnya triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa studi kasus menawarkan fleksibilitas, relevansi praktis, dan wawasan mendalam, meskipun terbatas dalam aspek generalisasi dan reliabilitas. Desain penelitian yang baik meliputi penentuan tema, formulasi proposisi, dan analisis data menjadi elemen penting dalam keberhasilan studi kasus. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan penelitian kualitatif, khususnya dalam merancang studi kasus yang dapat diterapkan secara luas pada berbagai fenomena sosial dan pendidikan.
Kaedah Mutlaq dan Muqoyyad Siregar, Asri Yanti; Alwizar, Alwizar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.152

Abstract

Artikel ini mendalami dua konsep mendasar dalam ilmu tafsir Al-Quran, yakni kaedah mutlaq (interpretasi umum) dan kaedah muqoyyad (interpretasi terbatas). Fokus artikel adalah untuk menjelaskan perbedaan esensial antara kedua kaedah ini serta bagaimana mereka diterapkan dalam pemahaman teks-teks Al-Quran. Metode penelitian melibatkan analisis mendalam terhadap literatur tafsir klasik dan kontemporer yang membahas aspek-aspek kaedah ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa kaedah mutlaq memberikan interpretasi yang luas dan universal, sedangkan kaedah muqoyyad memberikan interpretasi yang lebih terfokus dan situasional, sesuai dengan konteks spesifik dalam teks Al-Quran. Artikel ini tidak hanya menguraikan perbedaan teoretis antara kedua kaedah tersebut, tetapi juga mengilustrasikan bagaimana pemahaman yang tepat terhadap mereka dapat memperkaya interpretasi Al-Quran secara keseluruhan.