Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BASHAIR

Analisis Ayat-Ayat Jihad Dalam Rawai’u Al-Bayan fi Tafsir Ayat Al-Ahkam Karya Ali Ash-Shabuni Rafly, Muhammad; Sulthoni, Akhmad; Ridho, Muhammad Mukharom
BASHA'IR: JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN TAFSIR Vol 4 No 2 (2024): Basha'ir: Jurnal Studi Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bashair.v4i2.3311

Abstract

Di tengah keberagaman pemikiran, budaya, dan politik, analisis jihad yang sesuai pedoman menjadi penting untuk menciptakan perdamaian dan keamanan. Tapi sangat disayangkan ketika hakikat sesungguhnya dari jihad dalam Islam diidentifikasikan sebagai bagian radikalisme bahkan terorisme. Maka penelitian ini bertujuan menyingkap hakikat sebenarnya dari jihad yang berdasarkan Al-Qur`an, As-Sunnah, dan penjelasan para ulama tentangnya. Salah satu penjelasan tentang hakikat jihad tersebut bisa di dapatkan di dalam kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam karya Muhammad Ali Ash-Shabuni. Rawai’u Al-Bayan merupakan sebuah kitab yang bernuansa fiqhi yang memaparkan penjelasan kekinian bagi pembacanya. Penelitian ini berjenis kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode tematik (maudhu’i). Sumber utama penelitian berasal dari Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam, sedangkan sumber sekunder diambil dari kitab-kitab yang relevan dengan tema. Al-Qur'an menjelaskan bahwa kaum musyrik dan ahli kitab tidak akan menerima Islam sampai mereka dapat mengembalikan pemeluknya ke kekufuran. Dalam Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam dijelaskan bahwa orang beriman harus berjuang di jalan Allah, demi tegaknya agamanya, dan seorang mukmin hendaknya berani dan perkasa. Nasib tawanan perang berbuat baik to para tawanan. Perang mempunyai norma dan aturan dan wajib bagi seorang mukmin untuk menaatinya.
Etika Bertetangga dalam Al-Qur’an Menurut Tafsir Al-Azhar Karya Hamka dan Relevansinya bagi Masyarakat Modern Azzahro, Farhana Zulfa; Ridho, Muhammad Mukharom; Astuti, Indri
BASHA'IR: JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN TAFSIR Vol 5 No 2 (2025): Basha'ir: Jurnal Studi Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bashair.v5i2.5506

Abstract

This study analyzes the values of neighborly ethics in Islam based on Prof. Dr. Hamka's interpretation in Tafsir Al-Azhar using a thematic interpretation approach and literature study. Neighborly ethics are understood not only as physical relationships but also encompass social and emotional aspects, including interactions with non-Muslim neighbors. Hamka interprets verses such as An-Nisa’ 36, An-Nahl 90, and Al-Ahzab 60–61, emphasizing the values of ihsan (doing good), ‘adl (justice), and ta’awun (mutual assistance) as concrete manifestations of faith with practical implications for maintaining social harmony, strengthening solidarity, and preventing conflict in a pluralistic society. The findings of this study indicate that Hamka’s ethics of neighborliness are contextual and remain relevant in the modern era, which tends to be individualistic. The practical implication is the need to revitalize the values of neighborly ethics through family education, social outreach, and community policies to build inclusive, tolerant, and just social relations, so that these teachings can serve as a guide to strengthen Islamic values and social resilience amid societal pluralism.