Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN SISWA-SISWI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI PERIKANAN DALAM PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Akhmad Taufiq Mukti; Muhamad Amin; Putri Desi Wulan Sari; Veryl Hasan; Gunanti Mahasri; Puguh Yugo Wijanarko; Lia Oktavia Ika Putri; Salman Aldo Alfaresi
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 01 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no01.a8740

Abstract

The limited knowledge and skills in the hatchery technology application of the freshwater fish to seed production business are obstacles faced by prospective young entrepreneurs in the aquaculture sector. The Community Partnership Program (PKM) was provided as a strategic step to overcome the obstacles faced by the target partner group in this PKM activity in line with the Public Vocational Secondary School's (SMKN) expectations to provide sufficient insight into science and technology for SMKN students as provision for independent entrepreneurship. The aim of this PKM was to transfer the application of freshwater fish (catfish) hatchery technology and the produce fish seeds independently. The activity method was conducted through: a) delivery of material and training related to broodstocks selection and gonad maturation, b) training on the application of freshwater fish hatchery technology (catfish), and c) regular monitoring and assistance to PKM target partner groups by involving related agencies (SMKN). Delivery of material was carried out regularly, both online and face to face (offline). Approximately 40 students of SMKN Ngadirojo, Pacitan Regency who took the flagship program of Aquaculture Agribusiness, attended this activity. This PKM activity was also attended by accompanying teachers. The practical results show an increase in the knowledge and skills of partners in catfish hatchery through the application of semi-artificial catfish broodstocks spawning technology.
Pemberdayaan Usaha Baru Budidaya Udang Vaname Melalui Aplikasi Probiotik Dan Imunostimulan Dengan Sistem RAS Di Desa Pajurangan, Gending, Probolinggo Mahasri, Gunanti; Abdul Manan; Rahayu Kusdarwati; Lia Oktavia Ika Putri; Salman Aldo AlFaresi; Elangga Sony Widiharsono; Farid Nur Salim; Faisol Mas’ud; Endah Sih Prihatini; Fuquh Rahmat Shaleh
Grouper Vol. 16 No. 1 (2025): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v16i1.301

Abstract

Potensi sektor perikanan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menunjukkan angka yang sangat besar, dengan andalan utama adalah udang. Produksi budidaya udang sebagian besar diperoleh dari budidaya lahan tambak intensif yang luasnya mencapai 500 hektare dan luas tambak ini memberikan kontribusi 90 persen dari total produksi udang di Kabupaten Probolinggo. Di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Kabupaten Probolinggo, terdapat 9 orang yang terkena PHK pada saat pandemik Covid 19 dan sedang merintis usaha baru dalam 2 tahun terakhir ini, yaitu budidaya udang vaname (Litopeaneus vannamei) . Permasalahan utama yang terjadi selama merintis usaha baru bahwa para pembudidaya udang yang baru memulai di tambak antara lain adalah :1) Rendahnya pengetahuan teknologi budidaya udang intensif dengan sistem RAS, 2) Gagal panen dan masih mengalami kerugian , 3) Udang yang dipelihara mudah terserang penyakit dan 4) menurunnya kualitas air selama pemeliharaan dan 5) belum bisa mengelola keuangan. Solusi yang diterapkan untuk menyelesaikan masalah terseut adalah penerapan penggunaan probiotik dan imunostimulan dari protein Zoothamnium sp. untuk tujuan peningkatan pertahanan tubuh udang dan penggunaan probiotik untuk memperbaiki dan mempertahankan kualitas air, Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu : (a) tahap sosialisasi metode budidaya dengan imunostimulan dan probiotik, (b) tahap pelatihan imunisasi dan perbanyakan probiotik dan (c) tahap penerapan metode budidaya dengan imunostimulan dan probiotik dengan RAS di tambak dan (d) pendampingan manajemen Budidaya udang dengan RAS.Produksi budidaya udang sebagian besar diperoleh dari budidaya lahan tambak intensif yang luasnya mencapai 500 hektare dan luas tambak ini memberikan kontribusi 90 persen dari total produksi udang di Kabupaten Probolinggo. Permasalahan yang sudah lama terjadi pada para pembudidaya udang di tambak antara lain adalah :1) Rendahnya pengetahuan teknologi budidaya, 2) Gagal panen, jika bisa panen belum bisa memenuhi target dan menglami penurunan, 3) Udang yang dipelihara mudah terserang penyakit dan 4) menurunnya kualitas air selama pemeliharaan. Tujuan dari pengmas ini adalah Meningkatkan hasil panen udang vaname pada kelompok petambak pemula, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, kabupaten Probolinggo.