Adityasmara, Farhan
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KONSTRUKSI SOSIAL ATAS PERILAKU POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH: ANALISIS TEKS DAN FOTO TOKOH DI MEDIA MASSA Adityasmara, Farhan; Ishom, Moh.; Sopingi, Sopingi
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 9, No 1 (2024): Vol 9, No. 1
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v9i12024p66-76

Abstract

Kecenderungan perilaku calon pemilih pada pemilihan kepala daerah antara lain dipengaruhi oleh konstruksi sosial atas calon yang dibangun oleh masing-masing tim sukses dengan memberikan pesan berulang yang diberitakan di media massa. Penelitian ini bertujuan untuk mendedah upaya-upaya pembentukan citra positif atas calon kepala daerah yang salah satunya melalui publikasi pada media massa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan desain studi kasus. Data diperoleh dari data publikasi (teks dan foto) tentang calon yang dimuat di media massa selama sekitar 3 bulan (September – Desember) menjelang pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Malang Tahun 2020. Data yang berhasil dihimpun selanjutnya dianalisis melalui analisis wacara (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi proses konstruksi realitas sosial atas calon kepala daerah memberikan kontribusi pada kecenderungan perilaku pemilih yang dapat meningkatkan partisipasi politik masyarakat.
POSE-POSE PRE WEDDING TRADISIONAL ADAT BALI DI MAXHELAR PHOTOGRAPHY Ari, Ni Luh Made Kania Santhi; Candrayana, Ida Bagus; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 2 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i2.2050

Abstract

Foto pre wedding Bali yaitu foto yang mempergunakan kostum adat daerah Bali dengan kreasi dan aturan adat tertentu. Sehingga dalam pembuatannya melibatkan tata rias, tata busana, tata gaya, Fotografer hingga pencipta skenario atau story telling. Arti dari Pose-pose dalam fotografi tradisional adat Bali adalah gaya atau sikap yang ditampilkan ketika dipotret atau dilukis alat psikologis yang kuat dan memainkan peran besar dalam menyampaikan pesan fotografer, karena bahasa tubuh dan ekspresi dapat mengungkapkan banyak hal tentang karakter subjek. Pose dalam fotografi pre weddinng tradisional adat Bali menjadi pelengkap subjek yang harus menyampaikan pesan yang kuat atas potret yang dibuat. Penulis telah menganalisis beberapa pose dari hasil foto pre wedding adat Bali di Maxhelar Photography. Tujuan dilakukan kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui teknik pemotretan fitur di Maxhelar Photography agar terlihat menarik. Mengetahui bagaimana memvisualisasikan Fotografi Pre wedding tradisional adat Bali ke dalam sebuah hasil karya foto, serta mengetahui Teknik-teknik apa saja yang digunakan dalam foto pre wedding tradisional adat Bali. Proyek magang yang penulis lakukan dalam kegiatan magang/praktik kerja di Maxhelar Photography adalah Disamping melakukan wawancara terhadap pemilik perusahaan, penulis juga melakukan metode observasi. Penulis mengamati bagaimana kerja sama dalam tim, pemasangan lighting, ke telitian pakaian pengantin, berkomunikasi terhadap client, dan tentunya memperhatikan setiap pose. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan tujuan dari penelitian dalam proyek magang dalam kegiatan magang/praktik kerja dapat tercapai.
Pemotretan Pakaian Tradisional Adat Bali Dalam Karya Fotografi Prewedding Di Maxhelar Photography Sari, Anindya Ratna; Candrayana, Ida Bagus; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3259

Abstract

Fotografi prewedding telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam perayaan pernikahan modern, dimana pasangan calon pengantin mengabadikan momen-momen indah sebelum hari pernikahan mereka. Budaya Bali dengan segala keunikan dan keelokannya, menjadi daya tarik tersendiri bagi penulis. Pakaian adat tradisional Bali tidak hanya sebuah penanda identitas, tetapi juga merupakan karya seni yang tinggi. Setiap detil pada pakaian ini mencerminkan sejarah panjang dan kearifan lokal masyarakat Bali. Oleh karena itu, penulis merasa terdorong untuk melakukan eksplorasi dan mendalami keindahan pakaian adat tradisional Bali yang terfokus pada fotografi prewedding bukan hanya mencerminkan ketertarikan personal penulis, tetapi juga merupakan upaya untuk merangkul dan memahami perbedaan budaya. Penulis melakukan penelitian ini di Maxhelar Photography dengan pertimbangan memilih tempat magang tersebut karena studio berfokus pada pemotretan prewedding pakaian tradisional adat Bali dan dapat memberikan pengalaman berharga dalam pemahaman proses kreatif di balik karya-karya fotografi prewedding yang mengesankan. Penulis memilih Maxhelar Photography karena studio ini tidak hanya memotret pernikahan dengan pakaian adat, tetapi juga menciptakan konsep foto prewedding yang sangat unik. Keunggulan Maxhelar Photography yaitu menggabungkan nuansa kerajaan dengan bentuk koreo dan komposisi, memberikan sentuhan dramatis yang kuat dalam proses editing. Proses ini ibarat meracik sebuah masakan yang nikmat di pandang mata dengan rasa tersirat, menciptakan karya fotografi yang memukau dan mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan laporan magang ini memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek fotografi prewedding, terutama dalam konteks penggunaan pakaian tradisional adat Bali di Maxhelar Photography.
Foto Keluarga Dalam Fotografi Outdoor Di Artglory Bali Surbakti, Anastasia Anggita; Octaviano, Amoga Lelo; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 2 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i2.5153

Abstract

Foto keluarga merupakan media untuk menyimpan memori bagi sebuah keluarga. Arsipan foto keluarga memiliki sejarah tentang peristiwa, pertumbuhan hingga perubahan suatu keluarga. Foto-foto ini menggambarkan emosi, melalui elemen-elemen pendukung seperti ekspresi, waktu dan latar tempat. Dengan menggunakan latar tempat berbasis outdoor, menjadi Langkah yang tepat untuk menyampaikan pesan visual dari sudut pandang pribadi maupun subjek foto secara sederhana dan ringkas. Penelitian ini bertujuan untuk Meng Kaji bagaimana foto keluarga dapat dihasilkan dan dapat merepresentasikan cerita yang lebih luas dan realistis. Penciptaan ini meggunakan metode observasi, partisipasi, metode studi Pustaka melalui kajian tertulis, dan foto. Hasil dari kajian visual foto keluarga diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan sebuah foto keluarga yang memiliki rasa serta dapat membangkitkan kesan nostalgia.
Scuba Diving Dalam Underwater Photography Bersama Pro Dive Bali Wicaksono, Aswin; Octaviano, Amoga Lelo; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 1 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i1.5166

Abstract

Laporan ini membahas pengalaman magang dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Pro Dive Bali dengan fokus pada scuba diving dan fotografi bawah air. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan teknis dalam scuba diving, seperti kontrol daya apung dan manuver di bawah air, serta tantangan dalam pengambilan gambar bawah air, termasuk pencahayaan minim, distorsi pembiasan, dan pengaruh visibilitas air. Dengan memanfaatkan peralatan khusus, seperti kamera dengan housing dome dan aksesori pendukung, penulis menghasilkan berbagai karya fotografi bawah air yang mencerminkan keindahan ekosistem laut di Bali, seperti Manta Bay dan situs USAT Liberty Wreck. Proyek ini juga mencakup penggunaan perangkat lunak editing untuk memperbaiki warna dan detail, serta mendalami konservasi laut melalui karya visual. Hasil magang menunjukkan peningkatan kemampuan teknis, pemahaman terhadap tantangan fotografi bawah air, dan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Program ini memberikan wawasan tentang bagaimana seni fotografi dapat berperan dalam upaya konservasi dan edukasi lingkungan.
Visualisasi Food Photography Di Lula Kebab Canggu Salu, Jealdi; Yana, Ida Bagus Candra; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 2 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i2.5265

Abstract

Makanan Armenia merupakan masakan yang terbuat dari bahan yang sederhana, namun memiliki cita rasa enak mulai dari appetizer, main course, dan dessert. Hal ini menimbulkan daya tarik penulis untuk memvisualkan makanan Armenia melalui karya fotografi makanan. Metode observasi digunakan untuk mengamati langsung makanan Armenia yang disajikan pada sebuah restoran yang bernama “Lula Kebab Canggu”, serta melakukan wawancara kepada pemilik restoran yang berkebangsaan Armenia. Penulis melakukan metode eksperimen pada saat tahap pemotretan, dengan mencoba menggunakan cahaya buatan dan angle yang berbeda-beda. Proses pemilihan foto dilakukan untuk menghasilkan keserasian hasil pengeditan dengan konsep. Penguasaan nilai-nilai estetika sangat berperan untuk memberi nilai keindahan dalam sebuah karya fotografi. Karya foto ini mengangkat makanan Armenia dengan menonjolkan unsur rasa, tekstur, warna, bentuk dan selera melalui visualnya.
Representasi Aktivitas Sehari-hari Dalam Fotografi Fashion Editorial Riadi, I Putu Ditya; Raharjo, Anis; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 1 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i1.5266

Abstract

Penelitian ini mengkaji "Representasi Aktivitas Sehari-hari dalam Fotografi Fashion Editorial," dengan tujuan memadukan elemen fashion dan rutinitas harian untuk menghasilkan visual autentik dan relevan. Fotografi fashion editorial digunakan untuk menjembatani dunia mode glamor dengan realitas sehari-hari, menciptakan narasi visual yang estetik. Studi ini dilakukan melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Mawilo Studio, menggunakan metode pengamatan, studi pustaka, dan proses penciptaan karya. Alat utama seperti kamera Sony A7II dan software Adobe Lightroom dimanfaatkan untuk menghasilkan 15 karya fotografi yang memadukan estetika fashion dengan kegiatan sehari-hari. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi fashion dengan aktivitas harian dapat menghadirkan visual menarik, sekaligus memperluas cakupan ekspresi individu dalam seni fotografi. Temuan ini menegaskan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga bermakna secara sosial.
KEHIDUPAN PERAJIN GERABAH DI BANJAR BINOH KAJA, KOTA DENPASAR DALAM FOTOGRAFI STORY Sumerta, I Wayan; Pramana, I Made Bayu; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 1 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i1.331

Abstract

Banjar Binoh Kaja merupakan Banjar yang terletak di kelurahan Ubung Kaja wilayah kecamatan Denpasar Barat. Perajin gerabah di Banjar Binoh Kaja sebagian besar perempuan dengan umur yang relatif sudah tua untuk bekerja sebagai perajin gerabah. Kurangnya peminat generasi muda untuk mempertahankan kerajinan gerabah di Banjar Binoh Kaja menjadi sebuah inspirasi bagi pencipta untuk menciptakan karya fotografi yang berjudul Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja Desa Ubung Kaja Kota Denpasar Dalam Fotografi Story. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan foto story Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja dengan menerapkan unsur-unsur visual dan teknik fotografi dalam mewujudkan ide dari pencipta dalam karya foto, dan selain itu untuk mempromosikan gerabah Banjar Binoh Kaja untuk menjadi pusat wisata kerajinan di Kota Denpasar. Penciptaan karya fotografi ini berawal dari melakukan observasi yang merupakan pengamatan langsung ke lapangan, dan melakukan wawancara terhadap perajin gerabah agar mampu mendapatkan data yang lengkap. Dari hasil pemotretan dilanjutkan dengan proses pemilihan foto yang terbaik, dan pada tahap akhir dilakukannya proses editing dan pencetakan. Melalui karya fotografi Story mengenai Kehidupan Perajin Gerabah Banjar Binoh Kaja ini, diharapkan kepada generasi muda agar mampu melestarikan dan mempertahankan kerajinan gerabah di Banjar Binoh Kaja sebagai kerajinan tradisional Bali yang harus dijaga.
“NGELEBENGANG” TRADISI PEMBUATAN GULA AREN DESA PEDAWA DALAM FOTOGRAFI STORY Pranata, Gusti Putu Richie Efendi; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 2 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i2.787

Abstract

Palm sugar is sugar made from sap or palm tree juice. Most people prefer palm sugar because it is considered more fragrant, tasty and clean. Pedawa Village is a village that still maintains the tradition of making palm sugar known as "Ngelebengang". Palm sugar made by the people of Pedawa Village has clean characteristics, a sweet taste and quite strong resistance to hot temperatures which is the result of the unique process of making sugar by using facilities such as waluh, dadap wood and mangosteen leaves. This uniqueness gives the idea to make Pedawa Village palm sugar as an object in making story photography work with the aim of visualizing the process of making Pedawa Village palm sugar into photographic media in order to provide additional insight for writers and increase knowledge about the Ngelebengang process for the community. The creator applies the observation method regarding palm sugar in Pedawa Village by collecting data through website sources, journals and books and conducting direct interviews. In addition, the creator also uses EDFAT theory and aesthetic theory in the process of creating photo works. After the shooting process, the best photo selection stage is carried out which is continued to the image processing stage to the final stage of the creation process, namely the exhibition. As a result of the creation of this final project, the creator gets 15 pictures from visualization of the Ngelebengang tradition through a series of activities that have existed for generations in Pedawa Village to maintain ancestral traditions. In the process of shooting, the creator applies several photography techniques, including stop action, framing and the application of lighting exposure through the use of an external flash. Keywords : Ngelebengang, Palm Sugar, Pedawa Village, Story Photography
KEGIATAN ANAK-ANAK DOWN SYNDROME SEKOLAH LUAR BIASA SINGARAJA DIMASA PANDEMI DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Mahendra, Kadek Yoga Riska; Saryana, I Made; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 2 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i2.790

Abstract

Down syndrome is a genetic disorder that causes sufferers to have a low level of intelligence and experience a distinctive abnormality on the sufferer's face, the WHO data estimates that 3000 to 5000 babies are born with this condition each year, until now in Indonesia concern for children with Down syndrome is still relatively minimal, especially in Bali, due to lack of knowledge about children with special needs with Down syndrome, so many people still isolate children with Down syndrome. The purpose of the creator of using Down syndrome as an object of research is to change the stigma of people who consider Down syndrome to be small and to visualize "Singaraja Special School Down Syndrome Children's Activities in Documentary Photography" so that they get several benefits, namely for creators, they can apply the knowledge gained in lectures. , for Institutions can provide references, and add insight to each individual, for the community can provide information about the activities of children with Down syndrome. In the process of creating a photographic work, the creator uses several methods, including the observation method, literature study, and the interview method, after carrying out the method used as material for the creation of a photographic work, the creator uses EDFAT theory and aesthetics, after using several methods and theories in the creation process, the creator gets a conclusion and the results of 15 documentary photos, regarding the activities of children with Down syndrome Singaraja SLB School, among others, folding clothes, children's learning activities, playing activities and other activities. Keywords: Down Syndrome Children Activities, Singaraja Special School, Documentary Photography