Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN PERSON CENTERED THERAPY MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Romiaty; Ria Ihsanti, Elvieda; Nonsihai
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.14033

Abstract

Motivasi belajar merupakan kekuatan pendorong yang memotivasi individu untuk melakukan kegiatan belajar guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalamannya. Namun masih banyak siswa yang sering mengalami kendala dalam motivasi belajar, terbukti dari beberapa perilaku yang ditunjukkan, yaitu: siswa tidak fokus dalam belajar, cepat merasa bosan, siswa kurang mandiri dalam mengerjakan tugas, siswa kurang aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan person centered therapy untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Ini merupakan penelitian Pre- Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel. Penulis juga membagikan angket, untuk mengetahui apakah motivasi siswa untuk belajar telah meningkat atau tidak. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dari Uji Paired Samples T-tes (Program SPSS Versi 25). Dapat dilihat dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan person centered therapy jika dilihat dari nilai pre-test dalam kategori “Rendah” yaitu sebesar 55,69%, setelah mendapatkan perlakuan peneliti memberikan post-test nilai presentase rata-rata siswa meningkat menjadi 76,38% yang termasuk dalam kategori “tinggi”. Perbedaan tingkat motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok sebesar 20,69%. Kemudian dari hasil perhitungan nilai pre-test dan post-test dengan menggunakan Uji Paired Samples T-tes adalah 0,000. Jika 0,000<0,05, maka nol ditolak. Dengan kata lain hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan person centered therapy dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X-11 SMAN 1 Palangka Raya.
DEVELOPMENT OF ARTSTEPS-BASED MEDIA AS AN INFORMATION SERVICE TO PREVENT BULLYING BEHAVIOR IN STUDENTS AT SMA NEGERI 3 PALANGKA RAYA Nurul Asti Seftiana; Fendahapsari Singgih Sendayu; Nonsihai; Herda Fitri Br Ginting
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 13 No. 1 (2025): Journal Balanga Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v13i1.18437

Abstract

This study aims to develop Artsteps-based media as an informational service to prevent bullying behavior. The research adopts a Research and Development (RnD) approach using the Borg and Gall model, which has been simplified into three stages: the pre-development stage, which includes Research and Information Collecting; the development stage, which involves the Development of a Preliminary Form of Product; and the post-development stage, consisting of Preliminary Field Testing and Main Product Revision. The subjects of the product testing and development were evaluated by one media expert, one Guidance and Counseling expert, and two practitioner experts as validators, analyzed using Aiken’s V. The evaluation results from the media expert were 1.00, the Guidance and Counseling expert 1.08, and the practitioner experts 1.18, each indicating a high level of relevance. These scores were calculated based on the coefficient values of each aspect. The results demonstrate that the Artsteps application media is suitable for use as an informational service to prevent bullying behavior based on aspects of acceptability.