Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Site Selection Criteria for Designing the Essential Science Techno Park: in Trenggalek Regency Petrisia, Alvania Valen; Rolalisasi, Andarita; Prakasa, Darmansjah Tjahja
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 3 No. 2 (2024): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v3i2.666

Abstract

Abstract: Trenggalek Regency is an area in the south of East Java province with a variety of potential in natural resources in the field of essential plants. Therefore, the government is trying to support the use and development in the Essentials sector by including the development of the Bendungan Trenggalek District Area as an Agricultural Technology Park and Essentials Science Techno Park area in the RPJMD (Regional Medium Term Development Plan) for Trenggalek Regency for 2021 - 2026 by carrying out Science Techno planning Park Atsiri. The planning for the Essential Science Techno Park is a form of effort to increase and support national research and improve the regional economy by carrying out research and development in the field of Essential Oils. The purpose of this research is to carry out landscape design and site analysis for educational tourism and the essential research center in Trenggalek Regency in order to realize a design that is in accordance with the vision and mission of the establishment of the Atsiri Science Techno Park. Selecting and arranging the right site also maximizes land use and creates buildings that stand in strategic and appropriate locations. Keywords: Science Techno Park; Essential; Site Analysis
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ANALOGI Arbiansyah, Frendy; Hastijanti, R.A. Retno; Prakasa, Darmansjah Tjahja
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i1.4601

Abstract

Tambak, persawahan, dan sungai, serta perikanan tangkap (laut) di wilayah Brondong dan Paciran merupakan sebagian besar potensi perikanan Kabupaten Lamongan. Air tawar dan air payau digunakan untuk mengembangkan akuakultur. Sekitar 1.380 hektar pertanian air payau terletak di sepanjang pantai utara. Kabupaten lamongan sendiri memiliki Jumlah persebarana Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah yang masih belum begitu banyak, yaitu mencapai 388 Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah. Oleh karena itu perlu adanya fasilitas pelatihan budidaya ikan air payau dengan konsep yang ideal untuk meningkatakan kualitas budidaya perikanan, meningkatkan jumlah prodiksi perikanan daerah dan Usaha Budidaya Ikan Air Payau Berbasis Rumah,dan meningkatkan kualitas SDM yang sudah ada di bidang budidaya ikan air payau. Metode yang digunakan pada Pelatihan Budidaya Ikan Air Payau adalah metode deskriptif dan pengumpulan data menggunakan sumber primer dan sekunder (melalui kutipan dari beberapa buku, jurnal dan karya ilmiah) lalu setelah data-data tersebut didapatkan maka akan diolah dan dianalisis. Konsep yang digunakan adalah “Alongan” yaitu tangkapan melimpah. Menunjukkan bahwa Kabupaten Lamongan memiliki potensi perikanan tangakap maupun budidayanya. Alongan juga merupakan doa dan harapan untuk kejayaan perikanan kabupaten lamongan. Dengan pengguannan konsep alongan diaharapkan dapat memberikan semngat untuk para nelayan dan petani tambak untuk terus meningkatkan nilai produksi perikanan daerah. Disamping itu fasilitas ini juga sebagai tempat sertifikasi profesi dan tempat wisata pemancingan. Dengan desain menggunakan pendekatan analogi pada bentuk bangunan.
PENERAPAN PENDEKATAN ANALOGI DALAM PENGEMBANGAN TERMINAL KLARI TIPE A KABUPATEN KARAWANG Rezkyansyah Dhiyaul Haq, Dayyan; Faisal, Muhammad; Prakasa, Darmansjah Tjahja
MEDIA MATRASAIN Vol. 22 No. 2 (2025): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Klari, sebagai simpul transportasi utama di kawasan Karawang, menghadapi tantangan fungsional dan spasial karena kondisinya yang eksisting belum memenuhi standar Terminal Tipe A (Permenhub No. 132 Tahun 2015), terutama dalam hal efisiensi tata ruang, kelengkapan fasilitas, dan keteraturan sirkulasi. Penelitian ini menjadi penting karena berupaya mengatasi masalah teknis sirkulasi dan spasial melalui intervensi arsitektural, dengan tujuan merancang pengembangan Terminal Klari Tipe A yang mampu meningkatkan efisiensi spasial dan keteraturan fungsional. Metode penelitian deskriptif kualitatif (observasi, wawancara, studi dokumentasi) digunakan untuk menganalisis data lapangan. Analisis arsitektural dilakukan dengan menerapkan Pendekatan Analogi Sistem Industri, di mana prinsip linearitas, modularitas, dan keteraturan diadaptasi ke dalam elemen desain. Pendekatan ini diterapkan pada penataan zonasi ruang, pengaturan sirkulasi kendaraan, dan pembentukan massa bangunan. Hasilnya adalah rancangan terminal yang mengoptimalkan lahan terbatas melalui sistem sirkulasi satu arah yang tertib dan pemisahan jalur secara tegas, serta menghasilkan ekspresi arsitektur yang geometris, terstruktur, dan efisien, yang secara visual memperkuat identitas fungsional sebagai pusat transfer pergerakan modern.
PENERAPAN PENDEKATAN ANALOGI DALAM PENGEMBANGAN TERMINAL KLARI TIPE A KABUPATEN KARAWANG Rezkyansyah Dhiyaul Haq, Dayyan; Faisal, Muhammad; Prakasa, Darmansjah Tjahja
MEDIA MATRASAIN Vol. 22 No. 2 (2025): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Klari, sebagai simpul transportasi utama di kawasan Karawang, menghadapi tantangan fungsional dan spasial karena kondisinya yang eksisting belum memenuhi standar Terminal Tipe A (Permenhub No. 132 Tahun 2015), terutama dalam hal efisiensi tata ruang, kelengkapan fasilitas, dan keteraturan sirkulasi. Penelitian ini menjadi penting karena berupaya mengatasi masalah teknis sirkulasi dan spasial melalui intervensi arsitektural, dengan tujuan merancang pengembangan Terminal Klari Tipe A yang mampu meningkatkan efisiensi spasial dan keteraturan fungsional. Metode penelitian deskriptif kualitatif (observasi, wawancara, studi dokumentasi) digunakan untuk menganalisis data lapangan. Analisis arsitektural dilakukan dengan menerapkan Pendekatan Analogi Sistem Industri, di mana prinsip linearitas, modularitas, dan keteraturan diadaptasi ke dalam elemen desain. Pendekatan ini diterapkan pada penataan zonasi ruang, pengaturan sirkulasi kendaraan, dan pembentukan massa bangunan. Hasilnya adalah rancangan terminal yang mengoptimalkan lahan terbatas melalui sistem sirkulasi satu arah yang tertib dan pemisahan jalur secara tegas, serta menghasilkan ekspresi arsitektur yang geometris, terstruktur, dan efisien, yang secara visual memperkuat identitas fungsional sebagai pusat transfer pergerakan modern.