Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Overview of Food Management in the Nutrition Installation of Madina General Hospital Bukittinggi in 2024 Utami, Patrianisa; Adzkia, Legabina; Susanti, Elsi
Journal of Nutrition and Public Health Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Nutrition and Public Health
Publisher : CV. Dyoqu Publishing Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/jnph.v1i2.77

Abstract

Background: Hospital nutrition installations play an important role in ensuring the safety and quality of patient food through the application of sanitation and hygiene principles. Non-standardized food management can pose serious health risks, especially in a hospital setting. Aims: This study aims to describe food management in the Nutrition Installation of Madina General Hospital Bukittinggi, including aspects of material selection, storage, processing, transportation, and food presentation. Methods: This study used a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected through direct observation and semi-structured interviews with three main informants and triangulation with the head of the nutrition sub-unit. Data analysis techniques followed the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing according to Miles and Huberman. Result: The results show that the selection of food ingredients is done carefully and according to standards. Storage meets FIFO and FEFO principles with separation of dry and wet warehouses. Food processing follows a 10-day menu cycle and is tailored to the patient's diet, although the main kitchen space is still not physically ideal. Food transportation is done on time using closed containers, and serving is done according to dietary standards and patient portions. Conclusion: In general, the Madina General Hospital Nutrition Installation has carried out food management according to food sanitation principles, although improvement is still needed in the aspects of kitchen facilities and supervision of the use of PPE by officers
GAMBARAN PRINSIP PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN KERING DI INSTALASI GIZI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK TAHUN 2025 Nailathul; Adzkia, Legabina; Anggriani, Yuliza
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 6 (2025): jURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada penyimpanan bahan makanan kering perlu mengikuti prinsip yang telah ditetapkan yaitu prinsip ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah, nilai. Hasil observasi RSUD Arosuka pada ruanganpenyimpanan bahan makanankering ditemukanbahwa ruangan disatukan dengan ruangan staff, banyak susu kering expired, stok susu sering melebihi dari jumalh dikonsumsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah dan nilai di instalasi gizi RSUD Arosuka Solok. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrumen penelitian berupa lembaran observasi, panduan wawancara, dokumentasi, dan triangulasi dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip penyimpanan bahan makanankering diInstalasiGizi RSUD Arosuka KabupatenSolok belumsepenuhnya diterapkan sesuai prinsip 5T. Ditemukan bahan makanan kedaluwarsa, ruang penyimpanan yang tidak sesuai, serta pencatatan dan pengawasan mutu yang masih kurang, sehingga berisikomenurunkan kualitas bahan dan menyebabkan pemborosan. Kesimpulan: Penerapan prinsip penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025 belum berjalan secara optimal. Ketidaksesuaian terhadap prinsip 5T masih ditemukan, sepertiruang penyimpanan yang kurang memadai, bahan makanankedaluwarsa, serta kurangnya pengawasan dan pencatatan. Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam manajemen penyimpanan guna menjaga mutu bahan makanan, mencegah kerugian, dan mendukung pelayanan gizi yang aman dan berkualitas bagi pasien.
GAMBARAN ENABLING FACTOR DALAM PEMILIHAN BAHAN MAKANAN DI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK TAHUN 2025 Nurul; Adzkia, Legabina; Silvia Adi Putri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 6 (2025): jURNAL PENELITIAN mULTIDISIPLIN
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Arosuka Kabupaten Solok melaksanakan pelayanan gizi yang mencakup pemilihan bahan makanan sesuai kebutuhan pasien. Enabling factor( faktor pemungkin) seperti ketersediaan sumber daya, akses ke layanan, keterampilan, dan kemampuan fisik menjadi penentu kelancaran proses tersebut. Namun, faktor-faktor ini belum berjalan secara optimal. Tujuan: Untuk menggambarkan enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Penelitian ini dilakukan di Rsud Arosuka Kabupaten Solok pada bulan Mei 2025 di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan rekaman suara,terhadap lima informan yang terdiri dari kepala unit gizi, koordinator pengadaan, juru masak, dan petugas pengantar makanan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aspek sumber daya manusia masih kurang, terutama pada tenaga katering atau penjamah makanan. Akses ke layanan pembelian bahan makanan dilakukan melalui pihak ketiga, sehingga pengendalian mutu bersifat tidak langsung. Keterampilan petugas gizi cukup baik, namun pelatihan formal belum dilaksanakan di rumah sakit . Kemampuan fisik petugas memadai, tetapi beban kerja yang tinggi menjadi kendala. Kesimpulan dan Saran: enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka masih terkendala dalam hal ketersediaan tenaga kerja,akses ke layanan , dan kurangnya pelatihan. Disarankan pihak rumah sakit menambah tenaga katering, melakukan evaluasi berkala terhadap penyedia bahan makanan, serta menyelenggarakan pelatihan rutin untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi.
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Penjamah Makanan tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Solok Tahun 2025 Zain, Noval Aziz; Adzkia, Legabina; Rantih Fadhlya Adri
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1215

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh tenaga penjamah makanan merupakan langkah esensial dalam meminimalkan risiko kontaminasi dan mencegah infeksi di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan petugas bagian gizi dalam tentang alat pelindung diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Solok Tahun 2025. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2025. Populasi dan dalam penelitian ini adalah petugas instalasi gizi di RSUD Arosuka Solok sebanyak 13 petugas. HasilĀ  yang didapat 69.2% petugas dengan pengetahuan yang tinggi tetang alat pelindung diri, 61.5 % petugas sudah dengan sikap positif, 53.8 % petugas dengan tindakan yang patuh terhadap alat pelindung diri. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan tindakan petugas lebih dari separuh sudah baik. Diharapkan rumah sakit memberikan pelatihan dan himbauan tentang alat pelindung diri.
Gambaran Pinsip-Pinsip Komunikasi Efektif Perawat di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2025 rosa; irawati, rosa; putri, Silvia Adi; adzkia, Legabina
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 5 (2025): Jurnal Penelitian Multidisiplin
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58705/jpm.v4i5.383

Abstract

Introduction: Effective communication is a crucial component in health services, especially in the context of the role of nurses as the front line in inpatient services. Objective: This study aims to determine the frequency distribution of respect in effective communication of nurses in the inpatient ward, to determine the frequency distribution of empathy in effective communication of nurses in the inpatient ward, to determine the frequency distribution of audible in effective communication of nurses in the inpatient ward, to determine the frequency distribution of clarity in effective communication of nurses in the inpatient ward, to determine the frequency distribution of humble in effective communication of nurses in the inpatient ward. Method: This study uses a quantitative descriptive approach with a sampling technique using the Accidental Sampling method for 35 patients who have undergone treatment for more than 24 hours in the inpatient ward of Madina General Hospital Bukittinggi on May 1 to May 16, 2025. The instrument used in this study is a closed questionnaire. Results: The research findings show that most of the principles of effective communication have not been optimally implemented by nurses, with details: Respect (17% less good), Empathy (22% less good), Audible (12% less good), Clarity (20% less good), and Humble (18% less good). Conclusion: It can be concluded that most nurses have not shown adequate respect to patients, nurses still do not understand the emotional conditions and feelings of patients, the nurses' voices when conveying information are not clear and audible to patients, most of the nurses' communications are unclear and not easy to understand, the nurses' humility is also not good towards patients. Communication carried out by nurses in general still needs to be improved, especially in aspects of appreciation, clarity of messages, and openness. Therefore, regular training and periodic evaluation are needed to improve the quality of communication and services in hospitals.
GAMBARAN PRINSIP PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN KERING DI INSTALASI GIZI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK TAHUN 2025 Nailathul; Fadilla, Nailathul; Adzkia, Legabina; Anggriani, Yuliza
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 6 (2025): Jurnal Penelitian Multidisiplin
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada penyimpanan bahan makanan kering perlu mengikuti prinsip yang telah ditetapkan yaitu prinsip ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah, nilai. Hasil observasi RSUD Arosuka pada ruanganpenyimpanan bahan makanankering ditemukanbahwa ruangan disatukan dengan ruangan staff, banyak susu kering expired, stok susu sering melebihi dari jumalh dikonsumsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah dan nilai di instalasi gizi RSUD Arosuka Solok. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrumen penelitian berupa lembaran observasi, panduan wawancara, dokumentasi, dan triangulasi dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip penyimpanan bahan makanankering diInstalasiGizi RSUD Arosuka KabupatenSolok belumsepenuhnya diterapkan sesuai prinsip 5T. Ditemukan bahan makanan kedaluwarsa, ruang penyimpanan yang tidak sesuai, serta pencatatan dan pengawasan mutu yang masih kurang, sehingga berisikomenurunkan kualitas bahan dan menyebabkan pemborosan. Kesimpulan: Penerapan prinsip penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025 belum berjalan secara optimal. Ketidaksesuaian terhadap prinsip 5T masih ditemukan, sepertiruang penyimpanan yang kurang memadai, bahan makanankedaluwarsa, serta kurangnya pengawasan dan pencatatan. Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam manajemen penyimpanan guna menjaga mutu bahan makanan, mencegah kerugian, dan mendukung pelayanan gizi yang aman dan berkualitas bagi pasien.
GAMBARAN ENABLING FACTOR DALAM PEMILIHAN BAHAN MAKANAN DI RSUD AROSUKA KABUPATEN SOLOK TAHUN 2025 Nurul; Silvia Adi Putri; Azizah, Nurul; Adzkia, Legabina; putri, Silvia Adi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol 4 No 6 (2025): Jurnal Penelitian Multidisiplin
Publisher : Jurnal Penelitian Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Arosuka Kabupaten Solok melaksanakan pelayanan gizi yang mencakup pemilihan bahan makanan sesuai kebutuhan pasien. Enabling factor( faktor pemungkin) seperti ketersediaan sumber daya, akses ke layanan, keterampilan, dan kemampuan fisik menjadi penentu kelancaran proses tersebut. Namun, faktor-faktor ini belum berjalan secara optimal. Tujuan: Untuk menggambarkan enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Penelitian ini dilakukan di Rsud Arosuka Kabupaten Solok pada bulan Mei 2025 di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan rekaman suara,terhadap lima informan yang terdiri dari kepala unit gizi, koordinator pengadaan, juru masak, dan petugas pengantar makanan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aspek sumber daya manusia masih kurang, terutama pada tenaga katering atau penjamah makanan. Akses ke layanan pembelian bahan makanan dilakukan melalui pihak ketiga, sehingga pengendalian mutu bersifat tidak langsung. Keterampilan petugas gizi cukup baik, namun pelatihan formal belum dilaksanakan di rumah sakit . Kemampuan fisik petugas memadai, tetapi beban kerja yang tinggi menjadi kendala. Kesimpulan dan Saran: enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka masih terkendala dalam hal ketersediaan tenaga kerja,akses ke layanan , dan kurangnya pelatihan. Disarankan pihak rumah sakit menambah tenaga katering, melakukan evaluasi berkala terhadap penyedia bahan makanan, serta menyelenggarakan pelatihan rutin untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi.